Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (670): Bahasa Indonesia Dibina Baik dan Benar; Mengapa Bahasa Melayu Belum Terurus di Malaysia?

Tempo Doelo by Tempo Doelo
23.06.2022
Reading Time: 15 mins read
0
ADVERTISEMENT




false
IN


























































































































































 

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

*Untuk melihat semua artikel Sejarah Menjadi Indonesia dalam blog ini Klik Disini

Federasi
Malaya di Semenanjung Malaya (bersama koloni Inggris di Malaka dan Penang) telah
mendapatkan kemerdekaan (dari Inggris) tahun 1957. Kemerdekaan artinya mendapat
kebebasan di tanah air sendiri dalam membangun bangsa (Melayu). Kemerdekaan
Federasi Malaya 1957 imperialisme terbebas di Tanah Melayu di Semenanjung
Malaya. Sebagai suatu negara (baru) yang telah merdeka, tentu saja artibut
dalam bernegara sudah ditetapkan termasukan soal bahasa nasional (bahasa resmi
bernegara: bahasa Melayu). Namun mengapa kini urusan bahasa Melayi di (negara)
Malaysia belum selesai?

ADVERTISEMENT

Bangsa Indonesia merebut kemerdekaannya dengan
memproklamasikan kemerdekaan (bangsa) Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.
Kemerdekaan itu menandai awal bernegara, negara yang harus dipertahankan
(sebagai negara). Artibut bernegara ditetapkan (dalam bentuk undang-undang)
pada tanggal 18 Agustus 1945. Dalam undang-undang dasar negara (UUD 1945)
ditetapkan dan dinyatakan bahasa nasional (resmi) negara Republik Indonesia
adalah Bahasa Indonesia. Nama bahasa Bahasa Indonesia merujuk pada hasil
perjuangan para pemuda yang berkongres pada tahun 1928. Dalam hal ini negara
menghargai hasil upaya para pemuda, dan perjuangan para pemuda di masa lampau
tidak sia-sia karena sudah dilegalkan dalam konstitusi Negara Republik
Indonesia. Sinergi inilah yang kemudian Bahasa Indonesia di negara Reepublik Indonesia
salah satu yang spesial. Oleh karenanya Bahasa Indonesia tidak hanya dijunjung
tinggi, juga terus dikembangkan dengan baik dan benar. Upaya perbaikan pertama
setelah terbentuk Negara Republik Indonesia yakni yang dimulai pada tahun 1954
dimana Kongres Bahasa Indonesia diselenggarakan.

Lantas
bagaimana sejarah Bahasa Indonesia dibina dengan baik dan benar? Seperti
disebut di atas, upaya pembinaan Bahasa Indonesia dimulai pada tahun 1954
sebagai tindak lanjut di dalam UUD 1845 ditetapkan Bahasa Indonesia sebagai
bahasa negara Republik Indonesia. Bagaimana dengan di Malaysia? Apakah sudah
terurus dengan baik dan benar? Lalu bagaimana sejarah Bahasa Indonesia dibina
dengan baik dan benar? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada
permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*.

Bahasa Indonesia Dibina dengan Baik
dan Benar: Mengapa Bahasa Melayu Belum Terurus di Malaysia?

Soal
bahasa di Malaysia, ibarat judul lagu ‘Kau yang mengawali, kau yang mengahiri’.
Ada dua isu soal kebahasaan di Malaysia. Pertama, Malaysia sebagai sebuah
negara federasi (kini hanya Federasi Malaya, Sarawak dan Sabah), menjunjung
tinggi bahasa Melayu (sebagai bahasa resmi) tetapi negara tidak berhasil
menyatukan satu bahasa persatuan (seperti di Indonesia adalah Bahasa
Indonesia). Akibat dari itu, ada warga negara Malaysia tidak bisa berbahasa
nasional (bahasa Melayu), alhasil, antar warga negara Malaysia tidak jarang
harus menggunakan bahasa Inggris. Kedua, bahasa Melayu sendiri, apakah karena
ada dampak dari tidak menyatunya bahasa Melayu pada seluruh warga, maka orang
Melayu sendiri lebih biasa berbahasa Inggris daripada bahasa Melayu sendiri.
Hal itu terlihat jelas dalam pergaulan, administrasi penmerintahan maupun
pendidikan. Akibatnya pembinaan bahasa Melayu tidak berjalan dengan baik dan
benar. Kini, semuanya dirasakan masalahnya. Seperti disebut di atas, masalah
itu justru bersumber dari awal.

Dalam pembentukan negara Federasi Malaysia
yang merdeka dan otonomi penuh Singapoera pada tahun 1957 (antara Inggris
dengan Federasi Malaya di sati sisi dan antara Singapoera dan Inggris di sisi
lain)), pasal yang mendasari permasalahan, yang terus menjadi masalah, adalah
bahwa di dua wilayah itu golongan minoritas harus dijamin terlindungi. Dalam
hal ini di negara Federasi Malaya (Semenanjung Malaya) orang Melayu adalah
dominan dan di negara Singapoera (pulau) orang Cina yang dominan. Lalu, orang
Cina dan orang India harus dijamin di wilayah Semenanjung Malaya, sebaliknya
orang Melayu dan India di Singapoera harus dijamin. Dalam hal ini jaminan  itu adalah hak-hak minoritas (Het Parool, 02-04-1957).
Sudah barang tentu termasuk penggunaan bahasa dari bangsa masing-masing
(Melayu, Cina dan India).

 

Tunggu deskripsi lengkapnya

Mengapa Bahasa Melayu Belum
Terurus di Malaysia? Apakah Tidak Mempelajari di Indonesia Pembinaan Bahasa
Indonesia?

Pertanyaan
tentang apakah pejuang bahasa Melayu di Malaysia tidak mempelajari di Indonesia
mengenai pembinaan Bahasa Indonesia, jelas tidak perlu dan tidak relevan. Hal
ini karena Bahasa Indonesia adalah bahasa nasional di Indonesia, demikian juga
bahasa Melayu adalah bahasa nasional di Malaysia. Masing-masing negara
berdaulat dengan nama bahasa yang dipilih dan bagaimana mengembangkannya. Hal
itu menjadi tidak ada (lagi) hubungan pembinaan bahasa di Indonesia dan
Malaysia.

Bagaimana dengan bahasa Mandarin untuk bangsa
Cina di Federasi Malaya dan di Singapoera, dan bagaimana pula dengan bahasa
Tamil yang digunakan untuk bangsa India? Jelas dalam hal ini bahasa Mandarin di
Malaysia bukan bahasa nasional, demikian juga bahasa Tamil bukan bahasa
nasional (tetapi keduanya dijamin hak-haknya). Bahasa Melayu di Malaysia adalah
bahasa nasional dan juga bahasa resmi. (bahasa India, Cina dan Inggris adalah
bahasa tidak resmi). Sebaliknya di Singapoera, terdapat empat bahasa resmi yang
digunakan: Melayu, Mandarin, Tamil, dan Inggris sedangkan yang dijadikan
sebagai bahasa nasional adalah bahasa Inggris. Strategi yang digunakan dengan
menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa nasional menjadi sangat masuk akal.
Bagaimana dengan di Malaysia? Di Malaysia bahasa nasional adalah bahasa Melayu
yang juga satu-satunya sebagai bahasa resmi (tetapi seperti disebut di atas,
bahasa-bahasa lain dijamin hak-haknya dalam berbagai aspek). Sedangkan di
Indonesia, bahasa Mandarin, Tamin, Jawa, Batak,Melayu dan lainnya dijamin
haknya, tetapi hanya sebatas diantara komunitas penuturnya saja, tidak menjadi
bahasa pengantar di dalam bentuk kelembagaan (seperti sekolah, kantor atau
organisasi).   

Belum
terurusnya bahasa Melayu di Malaysia secara optimal, dan tidak adanya relasi
pembinaan bahasa Melayu di Malayasia dan bahasa Indonesia di Indonesia, pada
akhir-akhir ini menyebabkan bahasa Melayu di Malaysia dan Bahasa Indonesia di
India, selain berjalan sendiri-sendiri, fakta menunjukkan Bahasa Indonesia semakin
jauh berkembang dibanding bahasa Melayu di Malysia, dan penutur asing Bahasa
Indonesia semakin meluas dari waktu ke waktu, tidak hanya di Indonesia juga di
manca negara (termasuk di Malaysia). Bagaimana dengan bahasa Melayu di Malaysia
sendiri?

Tunggu
deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

 

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post
Menjaga Anak dari Bahaya Internet dan Media Sosial

Wisata Perahu Kalimas Surabaya Yang Sedang Hits

Hukum Meringkas Hadits

Wisata Kali Pepe Land Boyolali, Wisata Keluarga dengan Spot Foto Menarik

Iklan

Recommended Stories

Teori Politik Islam, Rujukan Bagi Pemikir dan Politikus Islam

AMF 2014 Hari Kedua. Have much FUN!

22.10.2014
Santri Entrepreneurship di HAQIN

Santri Entrepreneurship di HAQIN

19.10.2022

Rumah Citayam: Mansion Meester Cornelis di Depok ‘Tempoe Doeloe’

26.07.2013

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?