*Untuk melihat semua artikel Sejarah Menjadi Indonesia dalam blog ini Klik Disini
Timor
Leste berbeda dari Indonesia dan Australia, tetapi bermula dari masa lampau era
Portugis (1511-1612). Kehadiran Belanda dan Inggris mengubah peta politik di
wilayah. Sejak Portugis diusir Belanda di Malaka tahun 1641, kedudukan Gubernur
Portugis kemudan dipindahkan ke Dili. Pada tahun 1972 Timor Lester
mengintegrasikan diri ke Indonesia, tetapi terjadi disintegrasi tahun 1999.
Apakah Timor Leste merujuk pada disintegrasi Singapoera di (Federasi) Malaysia?

Timor Leste merupakan koloni Portugal antara tahun 1702 hingga 1975. Pada masa
berkuasanya, Timor Portugis berbagi Pulau Timor dengan Hindia Belanda, lewat
Perjanjian Lisbon tahun 1859,] yang kemudian diteruskan Indonesia. Kehadiran
Portugal di Pulau Timor pertama tercatat berawal dari tahun 1640-an, ketika
ditemukan sebuah Perkampungan Portugis di sebelah barat Kupang. Hingga
pertengahan abad ke-19, Timor Portugis hanya sebatas perkampungan kecil di
Dili, Manatuto, Laleia, Vemasse, dan sejumlah kecil di daerah pesisir utara. Nama
Timor Portugis kemudian tidak dipakai lagi sejak 1975, setelah Indonesia
menyerbu Timor Timur. Timor Portugis pun menjadi Provinsi Timor Timur. Secara
teknis, Timor Portugis baru dinyatakan sebagai sudah tidak ada lagi pada 20 Mei
2002, ketika Timor Leste dideklarasikan sebagai negara merdeka. (Wikipedia)
Lantas
bagaimana sejarah Indonesia vs Timor Leste? Seperti disebut di atas, Negara
Timor Leste sebelumnya integrasi dengan Indonesia, tetapi kemudian terjadi disintegrasi.
Sejarah Timor Leste terkait dengan sejarah masa lalu dimana Gubernur Portugis
di Malaka dan kemudian Gubernur Portugis di Dili. Lalu bagaimana sejarah Indonesia
versus Timor Leste? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada
permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe..
Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*.
Indonesia vs Timor Leste:
Negara Integrasi-Disintegrasi, Gubernur Portugis di Malaka, Pindah di Dili
Tunggu
deskripsi lengkapnya
Indonesia vs Timor Leste:
Singapoera vs Federasi Malaysia dan Timor Leste vs Negara Kesatuan Republik
Indonesia
Tunggu
deskripsi lengkapnya
*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi: akhirmh@yahoo.com







