Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (634): Nama Semenanjung Malaya, Melayu dan Negara Malaysia; Hindia Timur hingga Indonesia

Tempo Doelo by Tempo Doelo
05.06.2022
Reading Time: 22 mins read
0
ADVERTISEMENT




false
IN


























































































































































 

RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

*Untuk melihat semua artikel Sejarah Menjadi Indonesia dalam blog ini Klik Disini

Kapan
nama Malaysia muncul? Masih banyak yang bertanya-tenya. Ada yang menulis nama
Malaysia muncul pada tahun 1833. Dalam hal ini nama Malaysia harus dibedakan
dengan nama Malay dan nama Malajoe/Malayu. Nama Malaysia dihubungkan dengan
nama yang dipilih sebagai nama federasi Malaya plus Singapoera, Sarawak dan
Sabah.Nama Malaya mengindikasikan nama lama (Semenanjung), sementara nama Malayu
adalah nama suku bangsa atau nama bahasa. Sedangka nama Malaysia nama lain,
yang kemudian diadposi menjadi nama negara federasi (Malaysia).

ADVERTISEMENT

Francois Valentijn adalah penulis geografi yang tinggal
lama di Amboina. Satu karyanya terkenal adalah Oud en nieuw Oost-Indiën yang
terbit tahun 1724 dan 1726 dalam empat volume. Buku Valentijn ini terbilang
lengkap untuk nama-nama geografi dari India hingga Hindia Timur. Dalam buku ini
ditemukan frase Orang Malajoe dan nama tempat Malacca atau Malaka. Tidak
ditemukan nama Malay maupun nama Malatsia.Lantas sejak kapan nama Malaysia atau
Malaisia atau Malaijsia muncul? Nama Malay dan nama Malaysia tampaknya bukan
terminologi (dalam bahasa) Belanda, tetapi bahasa lainnya, Inggris atau
Prancis. Lalu apakah nama Malay atau Malaysia sudah muncul sebelum buku
Francois Valentijn terbit?

Lantas
bagaimana sejarah nama Malaysia? Seperti disebut di atas, dari berbagai tulisan
disebutkan nama tertua Malaysia muncul tahun 1833. Apakah masih ada sumber lain
yang mengindikasikan tahun yang lebih tua? Lalu bagaimana sejarah nama Malaysia?
Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah
pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.
.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*.

Nama Semenanjung Malaya,
Bangsa Melayu dan Negara Malaysia:
Hindia
Timur
hingga Indonesia

Sejarah
Hindia Timur sudah ditulis sejak lama. Seperti disebut di atas, salah satu
diantara penulis yang menulis topik tersebut adalah Francois Valentijn dengan
judul bukunya Oud en nieuw Oost-Indiën yang terbit tahun 1724. Penulis lainnya
adalah John Crawfurd dengan judul bukunya berjudul History of the Indian
Archipelago yang terbit 1820.

Wilayah Nusantara oleh orang Eropa disebut
India Orienteal (Portugis dan Spanyol), Oost Indien (Belanda), yang mana pada
awalnya Inggris mengikuti India Oriental lalu kemudian menjadi East India
(Inggris). Orang pribumi kemudian mengikuti terminologi tersebut dengan nama
Hindia Timur. Ini mengindikasikan bahwa nama Hindia Timur merujuk dari (anak
benua) India karena jalur navigasi pelayaran perdagangan dari barat (Eropa).
Orang Tiongkok mengidentifikasi Nusantara dengan nama (pulau-pulau) Laut
Selatan.

Nama
Oost Indien atau East Indian yang eksis. Lalu kemudian wilayah tersebut disebut
Indiaen Archipel (Belanda) yang kemudian diikuti oleh penulis Inggris dengan
nama India Archpelago. Lantas dalam hubungan ini, sejak kapan nama Malaysia
muncul kali pertama.

Dalam buku John Crawfurd dengan judul bukunya
berjudul History of the Indian Archipelago yang terbit 1820 juga terdapat nama
Malay sebagai Malay Peninsula (Semenanjung Malaya). Nama Malaya sendiri sebagai
semenanjung sudah disebut dalam peta-peta pada era VOC. Namun nama Malay juga
disebut ada di India (lihat Haagsche courant, 29-08-1806).

Pada
tahun 1830an sudah banyak yang menulis nama Malaysia misalnya judul suatu
laporan Japan and Malaysia,their claims upon christendom, exhibited iu Notes of
 voyages made from Canton in i837 (lihat Nieuwsblad
voor den boekhandel jrg 6, 1839, no 21, 23-05-1839). Nama Malay atau Malaysia
adalah terminologi yang masih ‘melayang’.

Dari sisi orang-orang Belanda memiliki
persepsi sendiri. Dalam kamus Hollands rijkdom, behelzende den oorsprong van
den koophandel,1780 disebut Malacca atau Malay adalah area di bawah hukum
orang-orang Belanda  yang tergabung dalam
VOC. Satu abad kemudian di dalam ensiklopedia Beknopte en volledige
encyclopedie, behandelende alle takken van wetenschap, nijverheid en kunst yang
ditulis George Lodewijk Kepper (1875) disebutkan Malaisie atau Malaysia adalah
nama yang digunakan Prancis dan Inggris untuk menamai pulau-pulau di Indische
Arcbipel dari Oceania hingga Barat Utara (NW) di dalam hubungannya ras Melayu.

Dalam
hal ini disebut ‘melayang’ karena orang-orang Inggris juga mengartikannya nama
Malaysia bermacam-macam. Misalnya di dalam The Edinburgh Review, 1863
disebutkan ‘route from New Guinea through Malaysia and the Philipines Islands,
Formosa and Japanese Islands. Sementara itu di dalam The Saturday Review of
Politics, Literature, Science and Art (1869) ‘We certainly know no other book
which gives us so complete a survey, historical and scientific, of the islands
which together form what is now called Malaysia, Sumatra and Java , Celebes and
Timor, Ceram and Buru, Gilolo, and…’.

Sebaliknya, dalam hubungan tersebut,
orang-orang Belanda tidak pernah menyebut nama Malay atau Malaysia, tetapi
tetap dengan nama Indien, Indie atau Indischen seperti Indiens Archepel, Oost
Indien dan Nederladsch Indie. Namun tidak hanya orang-orang Belanda, yang
menggunakan nama Indien juga orang-orang Inggris sebagai nama Indian Archipelago.
Suatu jurnal yang terbit di Singapoera diberi nama The Indian Archipelago.

Dengan
mengikuti soal penamaan nama Malay dan Malaysia bukan datang dari orang-orang
Belanda. Nama yang sebelumnya diakui oleh orang-orang Inggris sebagai East
India, Indian Archipelago, kemudian muncul nama Malay dan Malaysia dari pihak
Inggris. Seperti disebut di atas, George Lodewijk Kepper penulis eksiklopedia (1875)
hanya menyebut Malaisie atau Malaysia adalah nama yang digunakan Prancis dan
Inggris untuk menamai pulau-pulau di Indische Arcbipel dari Oceania hingga Barat
Utara (NW) di dalam hubungannya ras Melayu. Demikian juga dalam kamus Hollands
rijkdom, behelzende den oorsprong van den koophandel (1780) disebut Malacca
atau Malay adalah area di bawah hukum orang-orang Belanda  yang tergabung dalam VOC.

Nama Malay menjadi semakin menguat dengan
munculnya nama The Malay Archipelago sebagai judul buku yang ditulis oleh
Alfred Russel Wallace yang diterbitkan pada tahun 1869. Pada masa ini, judul
buku inilah yang kerap dirujuk, terumana dari orang Malaysia yang
dialihbahasakan ke dalam bahasa Melayu sebagai Kepulauan Melayu..

Jelas
dalam hal ini nama Malay atau Malaysia adalah nama baru, sementara nama lama
Indien atau Indian yang kemudian menjadi Indonesia (Richard Logan, 1850) tetap
eksis. Tampaknya orang-orang Inggris ingin memiliki nama sendiri untuk menyebut
Indian Oriental, Oost Indie, East Indian dengan nama Malay atau Malaysia.

Lantas apa sebenarnya yang melatarbelakangi
orang-orang Inggris memperkenalkan nama Malay atau Malaysia ketika nama Oost Indien
dan Indiens Archipel atau East India dan Indian Archipelago? Boleh jadi ini
bermula ketika nama Oost Indie (VOC) dibubarkan tahun 1799, kerajaan Belanda
mengakuisisi wilayahnya dengan membentuk pemerintah Hindia Belanda (Nederladsch
Indie), yang lalu kemudian muncul nama British India untuk nama wilayah India.
Oleh karena nama Nederladsch Indie kurang lebih sama dengan British India, maka
orang-orang Inggris merasa perlu untuk membedakan Oost Indien atau Nederlandsch
Indie dengan nama Malaysia atau Malay Asrchipelago. Padahal jika memperhatikan
yang disebut di atas dalam kamus Belanda 1780, Malay atau Malaya hanya disebut
sebatas (area) Malacca atau Malaka.  

Tunggu
deskripsi lengkapnya

Nama Negara Malaysia: Nusantara,
Hindia Timur hingga Nama Indonesia

Pada
masa ini, orang Malaysia mengartikan The Malay Archipelago (Kepulauan Melayu)
merujuk pada Semenanjung Malaya yang juga meliputi wilayah Indonesia dan
Filipina. Tentu saja orang Indonesia memiliki pandangan sendiri bawa pengertian
seperti tidak ada, sebab yang dimengerti orang Indonesia adalah wilayah
Kepulauan Indonesia (merujuk pada Indiens Archipel atau Indian Archipelago).
Dari segi umur tentu saja Indiens Archipel atau Indian Archipelago jauh lebih
tua dari penyebutan Malay Archipelago dan nama ini terus eksis (tidak pernh
menghilang).

Seperti disebut di atas, Richard Logan
memperkenalkan nama Indonesia untuk menyebut nama Indiens Archipel atau Indian
Archipelago pada tahun 1859, Nama baru ini dalam perkembangannya eksis dan
kerap digunakan para penulis Belanda maupun Inggris. Lalu pada tahun 1917 di
Belanda diadakan Kongres Hindia (Indisch Congres) yang diketuai oleh HJ van
Mook. Perwakilan mahasiswa pribumi yang tergabung dalam Indisch Vereeniging
(Perhimpunan Hindia) berinisitif untuk menamakan diri sebagai Indonesier (orang
Indonesia). Pada saat kongres berikutnya tahun 1918 nama kongres telah disebut
Indonesia Congres sebagai nama lain Indisch Congres. Sejak 1917 inilah nama
Indonesia diadopsi orang pribumi Hindia yang kemudian semakin mantap pada tahun
1928 saat diadakan Kongres Pemuda di Batavia dengan keputusan kongres: Satu
Nusa, Satu Bangsa dan Satu Bahasa: Indonesia.

Nama
Indonesia menjadi nama resmi dari berbagai perhimpunan-perhimpunan orang
pribumi di Hindia Belanda (Nederlansche Indie). Sementara nama resmi negara
adalah Nederlandsch Indie. Dalam hal ini nama Indonesia menjadi nama tidak resmi
dari Nederlandsch Indie. Orang-orang Indo/Belanda juga kerap menggunakan nama
Indonesia untuk menyebut sebagai pengganti nama Nederladsche Indie.

Pemerintah Hindia Belanda tidak melarang
penggunakan nama Indonesia. Tapi bagi orang pribumi nama Indonesia adalah
semacam nama perjuangan nasional. Gerakan nasional yang terus berkembang,
kemudian juga didukung oleh orang-orangAran dan Cina dengan menyebut partai
mereka dengan nama Indonesia. Sampai sejauh ini tidak terlalu masalah bagi
Pemerintah Hindia Belanda. Namun situasi cepat berubah, invasi Jepang telah
membuat khawatir orang-orang Belanda sehingga berupaya menjalin hubungan
kerjasama yang erat dengan orang-orang Indonesia (orang pribumi). Akhirnya
Pemerintah Hindia Belanda menyeraj kepada Jepang bulan Maret 1942. Sejak
kehadiran Jepang, orang Jepang mengadopsi nama Indonesia untuk seluruh eks
Hindia Belanda.

Nama
Indonesia telah menjadi melembaga sejak lama dan menjadi resmi pada era
(pendudukan) Jepang. Namun tidak lama, Jepang haru mengakuai takluk kepada
Jepang pada tanggal 14 Agustus 1945. Saat vakum ini, para pejuang Indonesia
memproklamirkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Keesokan
harinya ketikak statuta negara (UUD) disahkan, nama resmi negara disebutkan
nama Indonesia (hingga ini hari).

 

Lantas bagaimana dengan di Malatsia yang
sekarang? Pada era Inggris sudah terbentuk Federasi Malaya yang merupakan
federasi wilayah di Semenanjung Malaya. Lalu pada tahun 1957 Federasi Malaya
merdeka. Pada saat ini ada negara-negara lainnya yakni Singapoera, Sabah dan
Sarawak. Lalu kemudian pada tahun 1963 dibentuk Federasi Malaysia (Semenanjung
Malaya, Singapoera, Sabah dan Sarawak). Nama yang didugnakan dalam hal ini
adalah nama Malaysia, nama yang sudah eksis sejak lama. Akan tetapi, pada tahun
1965 Singapoera melepaskan diri dari Federasi Malaysia dengan membentuk
Republik Singapoera.

Pada
masa kini, wilayah yang doeloe disebut Oost Indien, East India, Indiaens
Archipel, Indian Archipelagi, Indonesia dan Malaysia atau Malay Archipelago,
telah terdiri dari beberapa negara, setelah terbentuk negara Filipina, adalah
negara Indonesia, negara Brunai, negara Federasi Malaysia dan negara Republik
Singapoera. Lalu bagaimana dengan klaim orang Malaysia dengan nama Malay
Archipelago (Kepulauan Melayu)? Orang Indonesia memiliki pandangan dan sikap
sendiri dengan kukuh atas nama Indonesia atau Kepulauan Indonesia (Indien
Archipel atau Indian Archipelago).

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

 

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11.07.2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10.07.2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

09.07.2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

08.07.2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

07.07.2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

06.07.2024
Next Post
Inilah 6 Akibat Maksiat

Inilah 6 Akibat Maksiat

Ini Enam Keuntungan Bikin Event di Sungai dalam Kemasan Festival

Ini Enam Keuntungan Bikin Event di Sungai dalam Kemasan Festival

Iklan

Recommended Stories

Masjid Sultan Kasimuddin, Bulungan – Kaltara (Bagian-2)

22.12.2012
Mengenal Tiga Macam Kitab Fikih

Peristiwa 17 Oktober 1952: Pengunjuk rasa dan tentara di Istana Merdeka

13.01.2019
Alamat BCA Ciamis

Alamat BCA Ciamis

16.07.2013

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026
Hayati Kamelia Bantah Cekcok dengan Irish Bella di Medsos: Kenal Saja Enggak

Hayati Kamelia Bantah Cekcok dengan Irish Bella di Medsos: Kenal Saja Enggak

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?