Guru Madong Loebis di Pematang Siantar juga pernah bertugas di kepulauan
Riau yang lalu dipindahkan ke Medan, Pada Kongres Bahasa Indonesia di Medan
tahun 1954, Madoeng Loebis, yang telah banyak menulis buku pelajaran tentang
bahasa Melayu, menjadi panitia inti Kongres dan menjadi salah satu pembicara
kunci dalam kongres.
wilayah sisa bahasa Melayu dapat dikatakan hanya terdapat di Kepulaun Riau. Sementara
wilayah bahasa Melayu lainnya di Indonesia (Hindia Belanda) termasuk di wilayah
federasi Malaysia (Hindia Inggrsi( dapat dianggap telah tercemar dari pengaruh
bahasa lainnya). Namun seperti kata pepatah lama, orang yang berada di barisan
belakang mengetahui semua apa yang terjadi di depan.
Pada masa ini, bahasa Melayu di kepulauan Riau
seakan terlihat sebagai origin bahasa Melayu, tetapi dalam sejarahnya yang
panjang tidak demikian. Bahasa Melayu di kupulauan Riau memang terkesan masih
asli, saat mana Bahasa Indonesia terus berkembang dan dikembangkan. Sebagaimana
disebut bahwa Bahasa Indonesia terbentuk merujuk pada bahasa Melayu pasar yang
telah berkembang lama di Jawa khususnya Batavia. Dalam hal ini Bahasa Melayu
sejatinya tidak ada pertalian (lagi) dengan Bahasa Indonesia. Bahasa Melayu
Riau adalah satu hal, dan Bahasa Indonesia (cikal dari bahasa Melayu Pasar)
adalah hal lain lagi. Namun posisi bahasa Melayu Riau yang dapat dianggap masih
murni dapat dijadikan sebagai rujukan bahasa Melayu di seluruh Nusantara,
bahkan rujukan untuk Bahasa Indonesia sendiri (yang memang berasal dari bahasa
Melayu). Anda ingin mempeljari bahasa Melayu dan bahasa Indonesia? Jangan lupa
masih ada kawasan bahasa Melayu yang masih terbilang orisinal di Kepulauan
Riau.
Tunggu deskripsi lengkapnya
Â
Â
*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi: akhirmh@yahoo.com
Â






