Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (611): Malaka, Pernah Jadi Bagian Hindia Belanda; Tukar Guling Antara Bengkulu vs Malaka (1824)

Tempo Doelo by Tempo Doelo
25.05.2022
Reading Time: 15 mins read
0
ADVERTISEMENT




false
IN


























































































































































 

RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

*Untuk melihat semua artikel Sejarah Menjadi Indonesia dalam blog ini Klik Disini

Ada
Kota Malaka di Semenanjung (Malaysia). Kota kuno sejak zaman lampau. Di
Indonesia juag ada nama Malak, yakni Kabupaten Malaka di pulau Timor provinsi
NTT dan nama tempat di Jakarta (Roa Malaka). Mengapa bisa begitu. Yang jelas
Malaka di Semenanung pernah menjadi bagian dari Indonesia (baca: VOC dan
Pemerintah Hindia Belanda) antara tahun 1641 hingga tahun 1824 (183 tahun).

ADVERTISEMENT

Melaka sering pula dieja Malaka
merupakan salah satu negara bagian di Malaysia. Pada tahun 2008, Melaka
dinyatakan oleh UNESCO sebagai Bandar Warisan Dunia (World Heritage). Walaupun
merupakan negeri pertama mendirikan kesultanan Melayu, Melaka kini tidak
mempunyai seorang sultan, sebaliknya negeri ini diketuai oleh seorang Tuan Yang
Terutama (TYT) Negeri. Berbagai adat etnis dan tradisi bercampur dengan
sempurna di Melaka. Kehidupan aman rakyat Melaka bersumber dari kehidupan
berbagai kaum yang telah melahirkan orang-orang Melayu, Cina, India, Baba dan
Nyonya, Portugis, Chitty dan Eurasia. Di antara budaya Melaka yang unik adalah
Dondang Sayang yang diakui oleh UNESCO. Dondang Sayang adalah seni Melayu
tradisional yang masih dipraktekkan di Melaka oleh empat komunitas: masyarakat
Melayu, Baba Nyonya, Chitty dan Portugis. Praktik ini menggabungkan unsur-unsur
musik (biola, gong dan tamborin atau tambor), lagu dan dikir, fitur-fitur puisi
merdu yang indah. Juga dikenal sebagai balada cinta, lagu-lagu yang digunakan
oleh masyarakat untuk menyampaikan perasaan kasih sayang dan memberi saran
tentang topik-topik khusus seperti kasih sayang dan kebaikan. Kesultanan Melaka
atau Kesultanan Malaka adalah sebuah Kerajaan Melayu yang pernah berdiri di
Melaka, Malaysia. Kerajaan ini didirikan oleh Parameswara, kemudian mencapai
puncak kejayaan pada abad ke 15 dengan menguasai jalur pelayaran Selat Melaka,
sebelum ditaklukan oleh melaka tahun 1511. Kejatuhan Malaka ini menjadi pintu
masuknya kolonialisasi Eropa di kawasan Nusantara. Kerajaan ini tidak
meninggalkan bukti arkeologis yang cukup untuk dapat digunakan sebagai bahan
kajian sejarah, tetapi keberadaan kerajaan ini dapat diketahui melalui dan k.
Dari perbandingan dua sumber ini masih menimbulkan kerumitan akan sejarah awal
Malaka terutama hubungannya dengan perkembangan agama Islam di Malaka serta
rentang waktu dari pemerintahan masing-masing raja Malaka.

(Wikipedia)

Lantas
bagaimana sejarah Malaka di Semenanjung? Seperti disebut di atas, Malaka pernah
menjadi bagian dari Hindia Belanda (baca: Indonesia). Namun sejarah ini jarang
dinarasikan. Lalu bagaimana sejarah Malaka di Semenanjung? Seperti kata ahli
sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan
meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo
doeloe.
.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*.

Sejarah Malaka: Pernah Bagian
Hindia Belanda Sejak Era VOC

Tidak
ada wilayah penguasaan Inggris yang direbut oleh Belanda. Sebaliknya sangat
banyak wilayah penguasaan Belanda yang direbut oleh Inggris. Sesama Eropa
bersaing di Asia hingga Pasifik, Inggris adalah ‘parampok’ bagi orang-orang
Belanda. Persaingan diantara mereka inilah yang pada akhirnya terbentuk wilayah
Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan negara federasi Malaysia,

Diantara Belanda dan Inggris, jauh di masa
lampau, ketika pelaut-pelaut Inggris belum keluar kandang, yang bersaingan di
wilayah Nusantara adalah Portugis, Spanyol dan Belanda. Belanda, sipendatang
baru, sejak ekspedisi Belanda pertama yang dipimpin oleh Cornelis de Houtman
(1595-1597), persiangan dimulai di Banten. Portugis yang bercikol di Banten,
membuat Belanda tersingkir ke Bali. Sejak tewasnya Cornelis de Houtman di Atjeh
dalam ekspedisi kedua Cornelis de Joutman (1598-1599), pada tahun 1605 satu
skuadron Belanda yang dipimpin Admiral van Hagen dari Belanda berangkat ke
Maluku dan menaklukkan Portugis di Ambon. Sejak itu Portugis bergeser ke
Ternate (tertapi Portugis bentrok dengan Spanyol)..Pada tahun 1605 ini Belanda
menjadikan Ambon sebagai pusat pos perdaganagn dimana guberrnu pertama adalah
Frederik de Houtman (adik Cornelis de Houtman). Armana Belanda yang semakin
kuat, untuk meratakan jalan antara Banten dan Ambon, Belanda menyerang Portugis
di Solor dan Koepang tahun 1612. Orang-orang Portugis menyingkir ke bagian
timur pulau Timor (kini Timor Leste). Pada tahun 1619 Belanda memindahkan pos
utama dari Ambon ke Batavia (VOC).     

Sebelum
terjadi persaiangan Inggris vs Belanda, persaingan yang ada adalah antara
Belanda dan Portugis. Pada tahun 1641 Belanda (VOC) yang berpusat di Batavia
dengan pasukan pribumi menyerang Malaka. Orang-orang Portugis hengkan ke
Kamboja, tetapi terius dikejar hingga memusat di Macao. Tamat sudah Portugis
(hanya tersisa di Timor bagian timur dan di Makao). Sejak 1641 ini Belanda/VOC
sangat digdaya. VOC telah menguasai seluruh wilayah Nusantara minus sisa
penguasaan Portugis dan Spanyol.

VOC/Belanda melihat Spanyol menjadi
pengganggu. Lalu VOC/Belanda menyerang Spanyol di Ternate dan di Manado. Pada
tahun 1657 wilayah Manado menjadi berada di bawah kekuasaan Belanda
(orang-orang Spanyol bergeser dan memusat ke Filipina). Pada tahun 1642
ekspedisi Belanda yang dipimpin oleh Abel Tasman menyisir seluruh wilayah
Australia dan Pasifik bagian barat. Wilayah penguasaan Belanda begitu luas dari
Jazirah Arab, Afrika Selatan hingga ke Pasifik di timur dan hingga Kamboja di
utara.

VOC/Belanda
menikmati wilayah yang luas ini sebagai sumber perdagangan yang memperkuat
keuangan VOC semakin kuat.

Tunggu
deskripsi lengkapnya

Sejarah Malaka: Tukar Guling
Antara Bengkulu dan Malaka 1824

Tunggu
deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

 

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetSendShare
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11.07.2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10.07.2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

09.07.2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

08.07.2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

07.07.2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

06.07.2024
Next Post

Sejarah Menjadi Indonesia (612): Bahasa Melayu Riau Bukan Origin, Lantas Dimana? Asal Bahasa Malaysia vs Bahasa Indonesia

Bukankah yang Penting Substansi, Bukan Simbol?

Ulasan The Perfect Couple by Dea Zoraya

Iklan

Recommended Stories

Mengenal Dosa-Dosa Besar

08.09.2016

Soeharto bersama keluarga di rumah, 1967

09.04.2014

Vegetarian Lumpia dengan Saus Pedas a la Thai

15.10.2014

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?