*Untuk melihat semua artikel Sejarah Filipina
dalam blog ini Klik Disini
Apakah
ada sejarah Filipina dengan Guam di Pasifik? Tentu saja ada, Namun bagaimana sejarahnya? Yang jelas pada masa ini di Guam banyak bermukim
imigran Filipina
sejak masa lampau. Dalam hubungan sejarah Filipina dan Amerika Serikat, Guam
dan Hawaii ibarat ‘tiang penyangga jembatan Pasifik antara Filipina dan Amerika
Serikat’. Hawaai adalah negara bagian (federasi) Republik Amerika Serikat,
sedangkan Guam masih bersifat teritori Amerika Serikat.

Amerika Serikat di Pasifik. Ibarat Singapoera di Asia. Guam adalah pulau terbesar
di kawasan, ukuran Pulau Guam panjang 50 Km dan memiliki lebar 6 sampai 19 Km
(sebesar 3/4 ukuran Pulau Singapura). Seperti halnya, Guam, teritori Amerika Serikat
di Pasifik adalah Palau (dekat Morotai, Maluku Utara). Namun teritori Amerika
Serikat, Palau pada tahun 1994 telah mendapatkan kemerdekaannya (kini menjadi
Republik Palau). Pada masa kini Guam memiliki populasi sekitar 160.000 jiwa. Ibu
kota Guam berada di Kota Hagatna (dimana Gubernur berada)
Lantas
bagaimana sejarah Guam teritori Amerika Serikat dekat Filipina? Tentu saja menarik karena secara geografis begitu dekat
dengan Filipina (relatif terhadap Hawaii, Amerika Serikat). Lalu apa pentingnya
sejarah Guam bagi Filipina? Seperti disebut di atas pada masa kini diketahui
cukup banyak imigran yang berasal dari Filipina. Seperti kata ahli sejarah
tempo doeloe, semuanya
ada permulaan. Untuk
menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.

sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*.
Nama Guam di Pasifik Sejak Era
Spanyol
Nama
pulau Guam (Eylant Guam) paling tidak sudah diberitakan pada tahun 1697 (lihat Oprechte
Haerlemsche courant, 31-10-1697). Pulau ini disebut berada di bawah yurisdiksi
Spanyol (lihat Oprechte Haerlemsche courant, 06-04-1706). Hingga
tahun 1845 pulau Guam dietahui masih milik Spanyol-Filipina (lihat Javasche
courant, 29-11-1845). Disebutkan ada rute pelayaran dari Batan (di utara pulau
Luzon) ke Guam.
Dalam berita ini disebut penyebutan nama Guam
yang benar adalah Guahan. Nama Guam tampaknya lafal orang Eropa, sedangkan
Guaham adalah lafal penduduk asli pulau. Namun yang menjadi pertanyaan mana
yang lebih dulu eksis. Jika Guam adalah sama dengan Guam (nama Eropa) lalu apa
nama aslinya. Pulau ini kerap dijadikan tempat persinggahan dari kapal-kapal
penangkap (ikan) paus (lihat Nieuwe Rotterdamsche courant : staats-, handels-,
nieuws- en advertentieblad, 26-06-1847). Untuk sekadar catatan pada era itu,
kapal-kapal penangkap paus dari Amerika Serikat dapat mencapau teluk Biak
(Papua, Indonesia). Guam memiliki pelabuhan perdagangan (kerap kapal dari Guam
berlabuh di pelabuhan Belanda di Eropa) dan Sydney, Melbourne (Australia) serta
Hongkong. Pulau Guam termasuk salah satu pulau di Kepulauan Marianne.
Satu
berita penting diterima di Hongkong kapal penangkap ikan paus Amerika
melaporkan terjadi musibah di pulau bahwa dalam tiga bulan terakhir terjadi
kematian anak karena penyakit sebanyak 4.000 orang (lihat Rotterdamsche courant,
06-04-1857). Algemeen Handelsblad, 06-04-1857 menyebut
adanya epidemik berdasarkan surat dari seorang misionaris di pulau itu.
Misionaris itu juga menyebut ada penduduk pulau itu yang kanibal (orang Eropa
ada di pelabuhan dan ada benteng).
Tunggu
deskripsi lengkapnya
Guam: Antara Filipina dan
Amerika Serikat
Hingga
tahun 1898 nama pulau Guam masih kerap dipertukarkan dengan nama pulau Guaham.
Pada tahun ini perang antara Spanyol dan Amerika Serikat yang awalnya di Cuba
meluas hingga ke Pasifik di koloni Spanyol (Filipina). Surat kabar Opregte
Haarlemsche Courant, 14-06-1898 yang mengutip surat kabar Amerika Serikat
Herald bahwa kapal penjelajah Amerika Serikat Charleston dengan bala bantuan Laksamana
Deweg ke Filipina atas nama Amerika Serikat akan menguasai pulau Guahan atau pulau
Guam.
Dalam berita ini juga angkatan laut Amerika
Serikat berangkat dari Havana dengan 11 kapal. Selain Guam juga angkatan laut
Amerika Serikat akan melakukan serangan
di Cavite (baca: Teluk Manila). Alasan Amerika disebutkan serangan ke Pasifik
ini juga sebagai penebusan karena penderitaan rakyat Cuba yang miskin tertindas
(di bawah kekuasaan Spanyol). Amerika Serikat akan tumbuh dengan baik jika
digabungkan kepulauan di Pasifik barat yang membentuk link dalam rantai deposit
batubara dan stasiun maritim yang juga dapat menghubungkan tanah air Monroe
dengan Timur Jauh. Disebutkan bahwa publik masih tidak dapat dipahami mengapa
Paman Jonathan bisa memulai perang dengan begitu tergesa-gesa, begitu sedikit
kesiapannya.
Kehadiran
Amerika Serikat di Pulau Guam pada bulan Juni 1898 ini dapat dikatakan sebagai awal
dari invasi Amerika Serikat ke Pasifik barat. Dunia melongo melihat aneksasi
Amerika Serikat ini di Pasifik. Disebutkan pendudukan pertama Amerika Serikat
di pulau Guam pada tanggal 20 Juni 1898 (lihat Deli courant, 09-07-1898).

Kemerdekaan, mengatakan bahwa rakyat Amerika harus berterima kasih kepada Tuhan
atas kemenangan yang diperoleh melalui darat dan laut dan memohon kepada-Nya
atas bencana besar yang dibawa perang, segera untuk berakhir. Semoga Dia segera
mengembalikan ke tanah air tercinta kita berkat kedamaian, kepada semua
penghuni negeri yang sekarang dinaturalisasi sebagai akibat dari perang,
memulihkan hak istimewa yang tak ternilai untuk keselamatan dan istirahat serta
kemakmuran. Presiden juga menyatakan siap berunding dengan Spanyol (lihat Algemeen
Handelsblad, 10-07-1898). Dalam berita ini juga disebutkan bahwa Gubernur
Ladronon (yang meliputi Guam) ternyata tidak mengetahui bahwa telah terjadi
perang antara Spanyol dan Amerika Serikat selama dua bulan hingga pendudukan
Amerika Serikat di Pasifik barat. Juga disebutkan banyak negara di Eropa
menyatakan kesiapan untuk menengahi perselisihan antara Spanyol dan Amerika
Serikat ini.
Tunggu deskripsi lengkapnya
*Akhir
Matua Harahap, penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok
sejak 1999 hingga ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan
Jakarta Pusat (1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti
di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi
berkebun di seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau.
Menulis artikel di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu
senggang, utamanya jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah),
tetapi ekonom yang memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis
Indonesia. Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang
dibuang sayang (publish or perish). Korespondensi: akhirmh@yahoo.com





