Benteng
Spanyol yang berada di Manila adalah tipikal dengan benteng-benteng besar di
Hindia Timur seperti benteng-benteng Belanda. Benteng Belanda di Jawa, Kasteel
Batavia sejak 1619 telah dijadikan sebagai ibu kota, yang juga tempat gubernur
jenderal berkedudukan. Kedudukan benteng Manila tampaknya telah menggantikan
posisi benteng San Miguel (di Cebu).

Cavila. Benteng ini lebih kecil berada di suatu tanjung di sisi kanan teluk.
Benteng ini diduga adalah benteng awal sebelum dibangun benteng Manila. Namun
yang jelas dua benteng ini saling memperkuat di teluk untuk kepentingan
Spanyol. Benteng Cavila ini lebih dekat ke pintu masuk teluk, ini
mengindikasikan benteng pada barus pertahanan terdepan, yang boleh jadi sangat
berguna untuk melindungai pertahanan utama di stad Manila, Ini ibarat benteng
Belanda di pulau Onrus di teluk Batavia untuk menjadi benteng terdepan untuk
mengawal benteng Kasteel Batavia di muara sungai Tjiliwong.
Tunggu deskripsi lengkapnya
Â
*Akhir
Matua Harahap, penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok
sejak 1999 hingga ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan
Jakarta Pusat (1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti
di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi
berkebun di seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau.
Menulis artikel di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu
senggang, utamanya jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah),
tetapi ekonom yang memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis
Indonesia. Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang
dibuang sayang (publish or perish). Korespondensi: akhirmh@yahoo.com
Â





