Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Papua (19): Awal Mula Penyebaran Kristen dan Zending di Papua; Sejarah Lama Penyiaran Agama Islam di Wilayah Papua

Tempo Doelo by Tempo Doelo
13.03.2021
Reading Time: 18 mins read
0
Walau Kekurangan Fisik, Pria ini Komitmen Jalan Kaki ke Jakarta Hadiri Aksi Bela Islam III
ADVERTISEMENT




false
IN


























































































































































 

RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

*Untuk melihat semua artikel
Sejarah Papua dalam blog ini Klik Disini

Sejarah
peradaban baru (Hindoe, Islam, Eropa) di wilayah Indonesia yang sekarang
berbeda dari satu wilayah dengan wilayah lain. Oleh karenanya berbagai kemajuan
yang ada (eksis) ditanggapi oleh orang-orang Eropa secara berbeda, sejak era
Portugis-Spanyol. Kontak pertama orang Eropa dengan berbagai ragam penduduk di
Hindia Timur  juga terjadi dalam waktu
yang berbeda dengan skala prioritas yang berbeda (yang dimulai di Malaka).
Tujuan orang Eropa hanyalah semata-mata untuk berdagang, lalu dengan terbentuknya
koloni Eropa dimungkinkan para misionaris (zending) Kristen mengambil peran.

ADVERTISEMENT
Penyebaran Kristen di Hindia Timur (nusantara)
terbilang masih baru relatif dengan Islam (setelah eksisnya Hindoe-Boedha). Itu
baru dimulai pada era Portugis, sejak pelaut-pelaut Portugis menaklukkan (kota)
Malaka tahun 1511. Jauh sebelum kehadiran orang Portugis, sudah sejak lama
agama Islam berkembang di nusantara (dapat dikatakan menggantikan Hindoe).
Orang-orang Islam yang datang dari Timur Tengah via India (Suratte dan Goa) ke
Hindia Timur diperankan oleh pedagang-pedagang Arab dan pedagang-pedagang orang
Moor (dari Afrika Utara). Setelah Eropa Selatan takluk, orang-orang Moor
menyebar ke berbagai penjuru hingga mencapai Semenanjung Malaya (terbentuk
kesultanan Malaka) dan kepulauan Maluku via pantai utara Borneo dan Mindanao
(terbentuk kerajaan-kesultanan di Ternate dan sekitar). Seperti  halnya di bagian utara Sumatra dan
Semenanjung, melalui orang-orang Ternate yang diperkaya oleh orang-orang Moor,
agama Islam menyebar ke (wilayah) Papoea. Proses ini sudah berlangsung
berabad-abad hingga pelaut-pelaut Portugis menemukan jalan ke Semenanjung dan
Maluku mengikuti rute dimana orang Moor sudah lama eksis. Orang Moor adalah
pendahulu (predecessor) orang-orang Portugis.

Lantas
bagaimana sejarah awal penyebaran Kristen di wilayah Papua
? Seperti disebut di atas, sebelum munculnya para
misionaris, agama Islam sudah sejak lama tersebar di wilayah Papua melalui
orang-orang Ternate dan Tidore (pada era Portgis) dan lebih masif pada era VOC
(Belanda). Jejak Hindoe di wilayah Papoea terbilang sangat minim. Penyebaran
Kristen di wilayah Papua baru muncul pada era Pemerintah Hindia Belanda
(sebagaimana di Tanah Batak dan wilayah lainnya). Lalu mengapa ajaran Injil baru
belakangan memasuki wilayah Papua
? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya
ada permulaan.
Untuk
menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*.

Katolik (Portugis) di Maluku
dan Protestan (Belanda) di Papua

Adanya
misionaris di wilayah Papoea, mulai mencuat sejak Pemerintah Hindia Belanda
membentuk cabang pemerintahan dengan ibu kota di Manokwari (afdeeling Noord
Nieuw Guinea) dan di Fakfak (afdeeling Zuid West Nieuw Guinea) pada tahun 1898.
Para misionaris sudah beberapa waktu bekerja di sekitar teluk Geelvink
(misionaris Bink). Ini dapat dibaca surat pembaca yang dimuat pada surat kabar
yang terbit di Semarang.

De locomotief : Samarangsch handels- en
advertentie-blad, 14-07-1899: ‘Di teluk Dorei, Residen (Ternate) menerima kabar
bahwa teman lamanya, misionaris Bink, telah meninggal dunia di Roon pada
tanggal 3 Mei. ZHEG secara pribadi telah menyusun surat wasiat untuk Bink pada
tahun 1895, ia menganggap dirinya berkewajiban untuk mewakili kepentingan ahli
waris, menjadi janda yang tinggal di Belanda, dan akibatnya hampir seluruh sisa
hidupnya dipindahkan ke Ternate, untuk dikerjakan oleh agen zending. Bink
bekerja selama sekitar 30 tahun di Geelvinkbaai untuk kepentingan misi. Awalnya
seorang tukang kayu dan pekerja yang teliti, dia membangun kehidupan misionaris
dan gereja yang rapi di Roon. Ia langsung menarik perhatian saat tiba di jalan
dan membuat kesan yang menyenangkan. Pekerjaan terakhirnya, sesaat sebelum
kematiannya adalah pembangunan gereja di Mansinam. sebuah bangunan kokoh yang
belum selesai seluruhnya. Kebetulan, Bink bukanlah orang yang optimis tentang
misi di Nieuw Guinea dan telah kehilangan semua ilusinya dalam hal ini. Dia
dimakamkan di samping gereja dan mungkin disana dia menemukan istirahat yang
layak setelah kehidupan yang sulit. Nemo. Ternate, I8 Juni 1899’,

Dari
surat pembaca itu (yang ditulis oleh Nemo) pada bulan Juni 1899 disebutkan misionaris
Bink di teluk Geelvink sekitar 30 tahun itu berarti dimulai sekitar tahun 1869.

Tunggu deskripsi lengkapnya

Hindia Belanda: Pemerintah
Memandang Islam, Kristen dan Pagan Sama Pentingnya

Tunggu
deskripsi lengkapnya

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11.07.2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10.07.2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

09.07.2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

08.07.2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

07.07.2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

06.07.2024
Next Post
Jesus Menikah dan Punya Anak, Ditemukan Manuskrip Kuno di Inggris

Sejarah Papua (20): Sejarah Pendidikan di Papua; Introduksi Pendidikan di Fakfak dan Manokwari hingga Universitas Cendrawasih

5 Manfaat Berwisata di Pusat Perbelanjaan

5 Manfaat Berwisata di Pusat Perbelanjaan

Iklan

Recommended Stories

Halangan Waris Mewarisi – Hukum Dalam Islam

04.12.2012

Download Beberapa Kitab Bermanfaat (B. Arab)

11.02.2013
Alamat dan Nomor Telepon Kantor Asuransi Taspen life di Gorontalo

Alamat dan Nomor Telepon Kantor Asuransi Taspen life di Gorontalo

07.09.2022

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Hayati Kamelia Bantah Cekcok dengan Irish Bella di Medsos: Kenal Saja Enggak

Hayati Kamelia Bantah Cekcok dengan Irish Bella di Medsos: Kenal Saja Enggak

23.01.2026
Insanul Fahmi Akhirnya Minta Maaf pada Wardatina Mawa, Akui Khilaf Lakukan Poligami

Insanul Fahmi Akhirnya Minta Maaf pada Wardatina Mawa, Akui Khilaf Lakukan Poligami

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?