*Untuk melihat semua artikel Sejarah Ternate dalam blog ini Klik Disini
Apakah
ada sejarah (pulau) Sula? Nah, itu yang ingin diketahui. Sejarah pulau Sula
pada era Portugis dan VOC (Belanda)
tetapi mulai mendapat perhatian pada awal era Pemerintah Hindia Belanda. Namun
dari namanya (Sula), pulau tersebut adalah nama kuno yang merujuk nama India
(era Hindoe-Beodha). Satu yang menjadi penting pada awal era Pemerintah Hindia
Belanda bahwa di pulau Sula ditemukan penduduk asli yang berkulit gelap di
pedalaman (lihat Bijdragen tot de taal-, land- en volkenkunde van
Nederlandsch-Indie, 1854). Diduga penduduk asli tersebut telah lama punah.

Kepulauan Sula di provinsi Maluku Utara. Kabupaten Kepulauan Sula dibentuk dari
pemekaran kabupaten Halmahera Barat pada tahun 2003. Dengan menetapkan Sanana
sebagai ibu kota. Kabupaten Kepulauan Sula terdiri dari tiga pulau besar yakni Pulau
Taliabu, Pulau Sulabesi dan Pulau Mangole. Pada tahun 2013 kabupaten Kepulauan
Sula dimekarkan dengan membentuk kabupaten Pulau Taliabu dengan ibu kota di Bobong.
Lantas
bagaimana sejarah (ke)pulau(an) Sula? Yang jelas sejarahnya baru terinformasikan sejak di
kepulauan Sula dibentuk cabang pemerintahan Hindia Belanda: Onderafdeeling Sula
Eilanden, Afdeeling Batjan, Residentie Ternate dengan ibu kota di Sanana. Tentu
saja itu tidak cukup, seperti disebut di atas nama Sula adalah nama kuno. Seperti
kata ahli sejarah
tempo doeloe, semuanya
ada permulaan. Untuk
menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.

gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya
sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi,
sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti
surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya
digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga
merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan
artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel
saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah
pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk
lebih menekankan saja*.
Nama Sula dan Sulawesi: Dari
Sulu hingga Sula
Tunggu
deskripsi lengkapnya
Pembentukan Cabang
Pemerintahan di Kepulauan Sula
Tunggu
deskripsi lengkapnya
*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi: akhirmh@yahoo.com




