Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Kupang (31): Detik-Detik Berakhir Belanda di Nusa Tenggara Timur; Portugis di Timor Leste Bagaikan Spanyol di Filipina

Tempo Doelo by Tempo Doelo
13.02.2021
Reading Time: 23 mins read
0
ADVERTISEMENT




false
IN


























































































































































 

RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

*Untuk melihat semua artikel Sejarah Kupang dalam blog ini Klik Disini

Sejarah
kolonial di Asia Tenggara, juga tergambar sejarah kolonial di Pulau Timor.
Terutama di Pulau Timor keberadaan Portugis dan Belanda sangat bersifat
historis. Portugis ibarat lirik lagu ‘kau yang memulai, kau yang mengakhiri’.
Sedangkan Belanda mirip teman saya pergi ke kondangan ‘tidak mau telat dua kali’
yang artinya sudah telat datang akan duluan pulang. Namun kedua bangsa (negara)
kolonial tersebut banyak perbedaan daripada persamaan. Untuk sekadar catatan: Inggris di Timor hanya
seumur jagung (Amerika Serikat di Filipina juga tidak lama).

ADVERTISEMENT

Sisa-sisa kehadiran Portugis dan Belanda di Timor
(Timor Groep) hingga ini hari dapat dilihat sebagai dua penumpang satu perahu
tapi berbeda tujuan. Portugis menemukan Timor pada tahun 1511 dan satu abad
kemudian yang tiba di Timor 1598 akhirnya mengusir Portugis dari Solor.
Portugis yang menyingkir ke Koepang terus dikejar Belanda hingga akhirnya
Portugis bergeser ke bagian timur pulau (kini Timor Leste). Lalu di ujung kisah
mereka, Belanda yang terus bertahan di Hindia Timur )baca: Indonesia) plus
Suriname dan Portugis yang masih punya tiga koloni di Asia (Goa, Macao dan
Timor) harus berakhir di Timor pada saat invasi Jepang (1942). Amerika Serikat
sudah lebih dahulu keluar dari Filipina sebelum kehadiran Jepang, sedangkan
Portugis masih berada di Timor Timur pasca perang kemerdekaan (1945-1949).
Namun keberadaan Portugis di Timor Timur ibarat Spanyol di Filipina (sama-sama
mati suri atau nafsu besar tenaga kurang) dan akibatbatnya Spanyol menyerahkan
nasib Filipina dan menghbahkan kepada Amerika Serikat (1898-1935) dan Portugis
menyerahkan nasib Timor Timur dan terjadilah integrasi Timor Timur ke NKRI
(1974-2002).

Belanda
yang telah memulai tahun 1596 harus mengakhiri pada tahun 1942 di Indonesia.
Lalu bagaimana sejarah detik-detik berakhirnya Belanda di Residentie Timor’ Tidak
sepeti Portugis di Timor Timur, sebaliknya Belanda masih sangat bernafsu untuk
mempertahankannya. Hal itulah yang membedakan Portugis dan Belanda tentang
pulau Timor (Portugis acuh tak acuh, tetapi Belanda sangat menangisinya).
Tragis bagi Belanda. Mengapa
? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya
ada permulaan
. Untuk
menambah
pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe
.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*.

Detik-Detik Berakhirnya
Belanda: Invasi Jepang

Residentie
Timor en Onderhoorigheden (kini wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur) pada
tahun 1940 normal-normal saja. Perdagangan antara pulau, lalu lintas pos
berjalan seperti biasa. Demikian juga administrasi dan mutasi pegawai pemerintah
dan militer berjalan rutin. Kehidupan masyarakat berjalan seperti biasanya.
Tidak ada kesan pertikaian politik atau bencana yang dialami oleh penduduk. Kegiatan
misionaris juga berjalan normal. Namun di luar dunia sana hiruk pikuk politik
dan memanasnya suhu perang Pasifik tidak terlalu terasa di Koepang maupun
kota-kota lain di berbagai pulau di Residentie Timor.

Sementara penduduk di Residentie Timor
(Belanda) dan penduduk Timor Timur (Portugis), secara khusus aparatur pemerintah
di Residentie Timor tenang-tenang saja. Namun berbeda dengan di Koepang, di
Batavia muncul desas-desus dan kecurigaan tentang minat (negara) asing di Dili
(Timor Timur). Ini dapat dibaca pada surat kabar De Indische courant, 17-01-1941:
‘Dalam koran Java Bode kita membaca: Pulau Timor menerima banyak minat dari
pihak maskapai penerbangan pada jalur yang lama menghubungkan Singapura,
Batavia dan Soerabaia dengan Sydney dan kini, Dilly, ibu kota Timor Portugis
juga mulai menarik perhatian. Beberapa bulan yang lalu sebuah jalur udara
dibuka antara Kupang dan Dilly. Sementara itu Jepang diizinkan untuk membuat
sambungan kabel (telegraf dan telepon) reguler antara Kepulauan Palau dan Timor
Portugis. Meskipun layanan kabel itu belum dibuka secara resmi, beberapa
penerbangan uji coba telah dilakukan dan orang Jepang menunjukkan minat mereka
di bidang ini juga dengan menaruh minat finansial yang kuat di Timor Portugis. Koran
Java Bode sekarang mengetahui bahwa Timor Portugis juga cukup diminati di
kalangan Australia. Secara signifikansi dipertimbangkan untuk membuat jalur
penerbangan antara Sydney dan Dilly secara terpisah. Kemungkinan layanan
semacam itu setidaknya sedang disurvei saat ini. Mengenai masalah penerbangan,
saat ini sedang dalam perjalanan ke Australia di Dilly muncul pertanyaan secara
lokal. Karena Dilly tidak memiliki pelabuhan pesawat amfibi- ada rencana untuk
pendiriannya-jalur antara Sydney dan Timor Portugis harus dioperasikan dengan
pesawat darat. Layanan semacam itu tidak terlalu menarik sebagai objek
komersial, kami yakin kami tahu bahwa layanan reguler koneksi udara antara
Sydney dan Dilly kemungkinan besar akan segera dibangun’.

Berbeda
dengan di Koepang (Residentie Timor), tiba-tiba di Dili (Timor Timur) menjadi
menarik bagi dua negara (Australia dan Jepang). Seperti disebutkan Dili tidak
terlalu menarik secara komersil bagi dua negara itu dan hanya ada pengembangan
jalur perdagangan normal antara Koepang dan Dili. Ada apa
? Tidak ada angin dan tidak ada hujan, tiba-tiba
Jepang ingin menarik kabel dari Palau dan membuka jalur penerbangan ke Koepang,
dan sebaliknya Australia tiba-tiba ingin menggeser jalur rute normal Singapoera-Sydney
via Soerabaja dengan memperluas via Dilli dan bahkan akan membangun jalur
penerbangan khusus antara Dilli dan Sydney.

Begitu luasnya Indonesia (baca: Hindia Belanda),
Pemerintah Hindia Belanda yang sedikit goyah (karena invasi Jerman ke Belanda
di Eropa) dan suhu politik dalam negeri dari para pemimpin pribumi yang semakin
kencang membuat Pemerintah Hindia Belanda tidak seteliti sebelumnya. Jepang
dengan maksud tertentu (yang mungkin tidak diketahui pemerintah) sebelumnya
sudah membuka hubungan kabel ke Manado dan semakin banyaknya kapal-kapal dagang
Jepang yang mengambil hombase di Kema. Sebaliknya dalam situasi dan kondisi
yang dihadapi Pemerintah Hindia Belanda, pemerintah Inggris di Singapoera juga
seakan melakukan persiapan diam-diam untuk mengantisipasi kemungkinan
terjadinya perang Pasifik yang sudah terlihat di horizon. Pemerintah Hindia
Belanda dalam hal ini sesungguhnya dalam masalah besar: putus hubungan dengan
ibu pertiwi (negeri Belanda) dan Inggris (di Semenanjung) melihat ancaman
Jepang dari satu sisi dan juga melihat jalur keluar di Australia di sisi lain.
Pemerintah Hindia Belanda yang dari dalam oleh para revolusioner Indonesa terus
diganggu, dalam posisi yang dapat dikatakan sudah setengah menjerit. Sedangkan
di Timor Timur sendiri kerajan Portugal di Eropa sudah lupa-lupa ingat, di
Timor Timur hanya Gubernur Portugis yang bersifat swadaya (tidak ada bantuan
apapun lagi dari Portuga) mengambil keputusan. Niat Jepang dan Australia di
Dilli hanya berada di bawah keputusan Gubernur Timor Timur (yang sangat lemah).
Uji coba ketiga penerbangan Jepang antara Palau dan Timor dapat akan dilakukan
pada tanggal 23 dengan 17 penumpang (lihat Bataviaasch nieuwsblad, 22-01-1941).

Tunggu
deskripsi lengkapnya

Pendudukan Jepang: Situasi dan
Kondisi di Timor Groep

Minat
Jepang dan Australia terhubung dengan Dili (Timor Timur) akhirnya setelah pecah
perang Asia Pasifik di kawasan Asia Tenggara, dimana Jepang memborbadir
Indochina dan Semenanjung Malaya sejak minggu pertama Desember 1941, Singapoera
yang menjadi benteng Inggris masih mampu bertahan. Australia segera menduduki
Dilli (Timor Leste).

Pendudukan Australia atas Timor Timur
dilakukan pada tanggal 17 Desember secara diam-diam (sambil mengirim delegasi
runding kepada Gubernur untuk alasan penjegahan invasi Jepang ke Indonesia,
karena menurut intelijen Timor Timur dicantumkan dalam rencana strategis Tokyo).
Gubernur Timor Timur memprotes, karena dia mengatakan belum menerima instruksi
apapun dari Lisbon, tetapi tidak ada perlawanan terhadap pendaratan Belanda-Australia
di Dilli.

Lalu
sepenuhnya pulau Timor diduduki oleh Belanda dan Australia (lihat Onze
toekomst, 14-01-1942). Lalu apakah Jepang telah didahului oleh Australia di
Timor
? Tampaknya demikian.
Namun Australia segera terdesak.

Pada tanggal 11
Januari sebelumnya Jepang telah menyerang kilang minyak Tarakan dan pasukan
Belanda di Kakas (Minahasa). Saat ini Australia telah menduduki Timor Timur.
Ini seakan Australia ingin menyambut kehadiran Jepang dan juga tentu untuk
berjaga-jaga agar Jepang tidak terlalu jauh ke selatan di Australia. Militer
Jepang sudah menyerang Sorong dan Ternate.

Sebelum
militer Jepang mengarahkan serangan ke Jawa, militer Jepang ingin menyingkirkan
Australia dari Dili (Timor Timur) dan tentu saja Belanda di Timor Barat
(Koepang). Inggris yang telah terusir dari Singapoera dan Semenanjung, di pulau
Timor membentuk koalisi perang (sekutu) antara Belanda di Timor Barat,
Australia plus Inggris di Timor Timur.

Pada tanggal 15 Februari Singapoera diduduki
militer Jepang. Pada waktu yang sasma meiliter Jepang menduduki Palembang dan
Anambas dan keesokan harinya Singapura disebut Sjonan (ko). Ini menjadi
indikasi bahwa ibu kota telah direlokasi dari Saigon ke Singapoera. Pada hari
Minggu dilaporkan di London bahwa Singapoera telah jatuh ke tangan Jepang (lihat
Onze toekomst, 18-02-1942). Catatan: surat kabar ini terbit di Michigan,
Amerika Serikat. Kejatuhan Singapoera ini sembilan hari setelah Inggris
menyingkir dari Malaya dan meledakkan jalan lintas yang menghubungkan
semenanjung ke Singapura. Jepang akan bersiap untuk serangan baru menuju
jantung Hindia Belanda, Perlawanan Amerika Serikat di Filipina masih kuat.
Serangan ke Filipina, dimana Jenderal Mac Arthur bertahan. Pada tanggal 19
Denpasar Bali diduduki militer Jepang.

Lalu
pada tanggal 20 Februari 1942 terjadi pertempuran di Selat Lombok dan militer Jepang
mendarat di Timor. Pada tanggal 21 Februari Soerabaya dan Koepang dibom oleh
Jepang. Namun meski Jepang telah berhasil menduduki pulau Timor, tetapi taktik
gerilya Australia yang disuplai dari Darwin terus dilancarkan ke Timor.
Setelah jatuhnya Singapoera dan Palembang, praktis
bagian utara Indonesia (baca: Hindia Belanda) telah dikuasai oleh Jepang.
Demikian juga militer Jepang sudah menduduki Bandjarmasin. Militer Jepang mulai
menatap tajam Jawa (pusat dan konsentrasi kekuatan Belanda). Dari Palembang ke
Batavia dan dari Bandjarmasin ke Soerabaja.

Australia semakin
was-was, apalagi Inggris di Singapoera sudah kalah. Australia masih berharap
Jawa dapat dipertahankan. Hal itulah mengapa Australia ikut membantu Belanda
seperti di Timor. Jika Jawa jatuh dan tidak bisa mengharapkan Inggris,
Australia tampaknya masih bisa melirik Amerika Serikat (yang basis tyerdekatnya
di Filipina).

Pemerintah
Hindia Belanda sudah mempersiapkan invasi Jepang ke Jawa (lihat Onze
toekomst,  25-02-1942).  Namun persiapan itu tampaknya akan sia-sia.
Sebelumnya pada serangan militer Jepang di Soerabaja dan Koepang, militer
Jepang juga melakukan manuver di atas udara Batavia. Singkat cerita, akhirnya
Pemerintah Hindia Belanda menyerah pada tanggal 8 Maret 1942. Lantas bagiamana
selanjutnya di pulau Timor dan khususnya Koepang
?

Pulau Jawa dan Sumatra tampaknya tidak
tersentuh, tetapi pulau-pulau di bagian timur Indonesia masih menjadi wilayah
pertempuran.

Tunggu
deskripsi lengkapnya

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11.07.2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10.07.2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

09.07.2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

08.07.2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

07.07.2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

06.07.2024
Next Post

Wisataku Seru di Sumber Sira Kecamatan Kepanjen Malang, Ini Puluhan Foto dan Videonya

Poster partai politik Belanda yang mendukung dan menolak kemerdekaan Indonesia, 1929/1933/1948

Iklan

Recommended Stories

Metode Belajar Klasikal di Era Milenial

Metode Belajar Klasikal di Era Milenial

27.09.2018
Biografi Abu Zur’ah Ar Razi

Biografi Abu Zur’ah Ar Razi

28.08.2020

Jatuhya pesawat militer Belanda Dakota DC3 di Padalarang, 1948

26.12.2015

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?