*Untuk melihat seluruh artikel Sejarah Banten, klik Disini
Bagaimana
bisa terjadi perang saudara di Banten, bahkan antara ayah dan anak? Biasanya
yang berselisih adalah diantara yang bersaudara. Dalam hal ini kita tidak
menyelidiki sebab-musabab perselisihan satu keluarga di Kraton Banten, tetapi mencoba
memahami orang-orang asing yang dapat dihubungkan dengan Banten saat itu.
Mereka itu antara lain Kapitein Jonker, Majoor Saint Martin dan Hendrik Lucasz
Cardeel.

Goens digantikan oleh Cornelis Speelman 25 November 1681 (dan berakhir 11
Januari 1684). Cornelis Speelman adalah admiral angkatan laut yang berperan
penting dalam menaklukkan Kerajaan Gowa pada tahun 1869. Dalam hal kasus di
Kesultanan Banten, tentu saja Cornelis Speelman tidak turun tangan, tetapi
mengirim para komandan yang dimilikinya, seperti Kapitein Jonker dan Majoor
Saint Martin. Dalam situasi perselisihan di kraton Banten sudah beberapa lama Hendrik
Lucasz Cardeel dan putrinya Christin Helena Cardeel. Mereka berdua telah
menjadi mualaf.
Soal
perang saudara di kraton Banten sudah barang tentu telah ditulis. Namun
bagaimana situasi dan kondisi di kraton dan orang-orang asing kurang
teriformasikan. Lantas apa pentingnya kehadiran orang-orang asing ini? Tentu saja diperlukan untuk mendapatkan gambaran
situasi dan kondisi di Banten pada masa kejadian perkara (cover both side). Okelah
kalau begitu. Seperti
kata ahli sejarah
tempo doeloe, semuanya
ada permulaan. Untuk
menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.
Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’
seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya
digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga
merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan
artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel
saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah
pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk
lebih menekankan saja*.
Kapitein Jonker dan Hendrik
Lucasz Cardeel
Tunggu
deskripsi lengkapnya
Majoor Saint Martin dan Letnan
Moody
Tunggu
deskripsi lengkapnya
*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi: akhirmh@yahoo.com





