Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Aceh (30): Sejarah Pendidikan di Aceh Bermula di Singkil; Kisah Pendidikan Tinggi Anak-Anak Petinggi Asal Atjeh

Tempo Doelo by Tempo Doelo
29.12.2020
Reading Time: 52 mins read
0
ADVERTISEMENT




false
IN


























































































































































 

RELATED POSTS

Karikatur karya Leo Jordaan tentang Mbok Indonesia, 1949

Koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di utara Sumatera — Album II: Gajah dan orang utan

Sejarah Aceh (32): Sejarah Surat Kabar di Kota Radja, Sejarah Pers Aceh; Riwayat Dja Endar Moeda, Makam Pionir di Banda Aceh

*Untuk
melihat semua artikel Sejarah Aceh dalam blog ini
Klik Disini

Pendidikan
modern (aksara Latin) di nusantara sesungguhnya sudah dimulai pada era VOC
khususnya yang diselenggarakan misionaris Portugis. Namun hanya tumbuh terbatas
di Maluku tetapi tidak berkembang. Pemerintah VOC mulai mengintroduksi
pendidikan modern aksara Latin di Batavia namun hanya orang-orang Cina yang
meresponnya. Para pemimpin pribumi berusaha memotivasi penduduk pribumi tetapi umumnya
para orang tua menganggap kurang atau belum berguna karena tenaga anak-anak
mereka masih diperlukan untuk membantu pekerjaan dan usaha keluarga.

ADVERTISEMENT
Pendidikan pada tingkat keluarga orang-orang
Eropa tidak terlalu masalah. Meski pada era VOC belum secara terstruktur
penyelenggaraan pendidikan, orang-orang Eropa bisa baca tulis dalam aksara
Latin. Jika mereka di tempat terpencil, para orang tua mengajari sendiri anak-anak
mereka. Kalau ada guru yang bisa diundang untuk mengajar secara privat mereka mampu
membiayainya. Begitulah kisah pendidikan di era VOC. Pada awal era Pemerintah
Hindia Belanda, dimana banyak populasi orang Eropa didirikan sekolah untuk
anak-anak Eropa-Belanda. Tiga kota yang pertama adalah di Batavia, Semarang dan
Soerabaja. Sehubungan dengan pembentukan cabang-cabang pemerintahan di berbagai
wilayah diadakan pendidikan untuk anak pribumi seperti di Buitenzorg, Chirebon
dan Padang. Namun respon para orang tua masih seperti di era VOC, kurang
termotivasi dan hanya segelintir siswa yang mengikutinya. Penyelenggaraan
pendidikan pribumi sepi sendiri tetapi penyelenggaraan pendidikan untuk
anak-anak Eropa terus berkembang. Baru pada tahun 1848 program pendidikan untuk
pribumi diundangkan dan akan semakin diperluas. Di Sumatra, introduksi
pendidikan modern dimulai di afdeeling Agam di Fort de Kock oleh Residen
Steintmez pada tahun 1846 dan kemudian disusul oleh Asisten Residen AP Godon di
Afdeeling Mandailing en Angkola pada tahun 1849.

Lantas
kapan introduksi pendidikan modern diulai di Atjeh
? Yang jelas sebelum Pemerintah Hindia Belanda
membentuk cabang pemerintahan di (Groot) sudah lebih dahulu diintroduksi
pendidikan di Singkil. Bagaimana bisa lebih dahulu di Singkil daripada Kota
Radja
? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya
ada permulaan.
Untuk
menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*.

Pendidikan di Aceh Dimulai di
Singkil

Setelah
situasi dan kondisi mulai kondusif, sejak Perang Atjeh 1873 dan setelah cukup
banyak orang Eropa (Belanda), di Kota Radja mulai ditempatkan seorang guru yang
bertugas terhitung sejak 8 Juni 1878 (lihat Almanak 1879). Guru yang
ditempatkan itu adalah guru kepala (Hoofdonderwijzer kelas-2 P Schippers, lalu
kemudian menyusul guru bantu (hulponderwijzer) J van Buuren yang terhitung
sejak tanggal 31 Agustus 1878. Dua guru ini bukan untuk pendidikan pribumi
tetapi akan bertugas sebagai guru Openbare Lager School untuk anak-anak Eropa
(Belanda).

Untuk memulai pengembangan (sistem) pendidikan
di Groot Atjeh en Onderhoorigheden mulai dibentuk komisi sekolah
(schoolkommissie) yang langsung diketuai oleh Gubernur dan para angggotanya
yang mulai bertugas sejak 4 Oktober 1878. Mereka yang duduk sebagai anggiota
komisi sekolah tersebut adalah A Sol, WA Schneider, JV van Vooren dan RK
Schomerus (yang juga bertindak sebagai sekretaris komisi). Pola in berlaku
umum, guru dan penyelenggaraan pendidikan berjalan lebih dahulu baru dibentuk
(badan) komisi yang memberi arahan, membuat kisi-kisi kurikulum dan juga
bertugas untuk pengawasan penyelenggaraan pendidikan.

Lantas
mengapa pendidikan untuk pribumi belum diselenggarakan
? Besar kemungkinan penduduk Atjeh masih trauma
perang (hancurnya kraton dan masjid Atjeh pada tahun 1873) sementara cabang
pemerintahan lokal belum lama terbentuk. Tentu saja rasa benci kepada Belanda
masih ada sehingga menganggap pendidikan modern aksara Latin dianggap hal yang
masih tabu apalagi diajarkan oleh guru-guru Belanda.

Pendidikan modern aksara Latin untuk pribumi sudah
beberapa dasawarsa berlangsung. Untuk menambah jumlah guru, pada tahun 1851 di
Soeracarta Dr. Palmer van den Broek mendirikan sekolah guru (kweekschool) yang
siswanya direkrut dari lulusan sekolah dasar yang ada. Pada tahun 1856 Residen
JAW van Oppuijsen juga mendirikan sekolah guru (kedua) di Fort de Kock. Pada
tahun 1857 seorang lulusan sekolah dasar di Mandailing, Sati Nasoetion
melanjutkan studi ke Belanda untuk mengikuti pendidikan guru. Sati Nasoetion
yang telah mengubah namanya menjadi Willem Iskander (merujuk pada nama Radja
Belanda Willem III dan penyair Rusia yang berdomisili di Londoen Iskander
Herzen) lulus dan mendapat akte guru pada tahun 1860 dan kembali ke tanah air
pada tahun 1861. Pada tahun 1862 Willem Iskander mendirikan sekolah guru
(ketiga) di Tanobato (Afdeeling Mandailing en Angkola, Residentie Tapanoeli).
Willem Iskander merekrut lulusan sekolah dasar dari enam sekolah negeri yang
didirikan di Afdeeling Mandailing en Angkola. Pada tahun 1864 Inspektur
Pendidikan Pribumi Mr JA van Chijs mengakui sekolah guru Tanobato yang diasuh
Willem Iskander adalah yang terbaik di Hindia Belanda. Lalu pada tahun 1865
sekolah guru Tanobato diakuisisi pemerintah untuk dijadikan sekolah guru negeri
yang ketiga. Pada tahun 1866 sekolah guru yang keempat dibuka di Bandoeng. Sekolah
guru Tanobato yang lama studi dua tahun inilah yang menambah jumlah guru di
Afdeeling Mandailing en Angkola khususnya dan Residentie Tapanoeli umumnya.
Guru alumni sekolah guru Tanabato inilah yang kemudian ada yang ditempatkan di
Singkil [Catatan: Cabang pemerintahan dibentuk di Singkil (Residentie
Tapanoeli) pada tahun 1846 dengan Controleur pertama AP Godon (sebelumnya
Controleur di Bondjol). Pada tahun 1848 AP Godon dipromosikan menjadi Asisten
Residen di Afdeeling Mandailing en Angkola. Pada tahun 1857 AP Godon (yang
masih lajang) cuti dua tahun ke Belanda setelah mengabdi 12 tahun. AP Godon dan
Sati Nasoetion alias Willem Iskander yang berangkat bersama ke Belanda pada
tahun 1857].

Tunggu deskripsi lengkapnya

Pendidikan Tinggi Anak-Anak
Petinggi Atjeh

Tunggu
deskripsi lengkapnya

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Karikatur karya Leo Jordaan tentang Mbok Indonesia, 1949

31.12.2020
Sejarah

Koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di utara Sumatera — Album II: Gajah dan orang utan

30.12.2020
Sejarah

Sejarah Aceh (32): Sejarah Surat Kabar di Kota Radja, Sejarah Pers Aceh; Riwayat Dja Endar Moeda, Makam Pionir di Banda Aceh

30.12.2020
Sejarah

Sejarah Aceh (31): Societeit ‘Atjeh Club’, Organisasi Sosial Eropa-Belanda di Kota Radja; Organisasi Kebangsaan Indonesia

30.12.2020
Sejarah

Karikatur karya Johan Braakensiek tentang Mbok Indonesia, 1905-1920

29.12.2020
Sejarah

Sejarah Aceh (29): Sejarah Kesehatan di Aceh dan Pendidikan Kedokteran di Hindia Belanda; Endemik, Epidemik dan Pandemik

29.12.2020
Next Post

Lima Hal Ini Bang Sandi Utarakan di Jumpa Pers Akhir Tahun Kemenparekraf

Rapot

Iklan

Recommended Stories

Hizbut Tahrir Wilayah Bangladesh Beraksi Memprotes Pembantaian Atas Muslim Di Selandia Baru

Hizbut Tahrir Wilayah Bangladesh Beraksi Memprotes Pembantaian Atas Muslim Di Selandia Baru

19.03.2019
Alamat lengkap dan Nomor Telepon Kantor Cabang J Trust Bank di Pontianak

Alamat lengkap dan Nomor Telepon Kantor Cabang J Trust Bank di Pontianak

12.03.2021

Sejarah Sukabumi (28): Sejarah Pegadaian di Soekaboemi dan Hari Jadi Pegadaian 1 April 1901; Bank van Leening dan Pandhuis

03.11.2019

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?