Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Singapura (26): Sejarah Antara Manila dan Singapoera; Peran Pedagang Moor dalam Perdagangan Internasional

Tempo Doelo by Tempo Doelo
10.12.2020
Reading Time: 50 mins read
0
ADVERTISEMENT




false
IN


























































































































































 

RELATED POSTS

Karikatur karya Leo Jordaan tentang Mbok Indonesia, 1949

Koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di utara Sumatera — Album II: Gajah dan orang utan

Sejarah Aceh (32): Sejarah Surat Kabar di Kota Radja, Sejarah Pers Aceh; Riwayat Dja Endar Moeda, Makam Pionir di Banda Aceh

*Untuk
melihat semua artikel Sejarah Singapura dalam blog ini Klik Disini

Semasa
kota (pelabuhan) Singapoera masih berada di daratan Semenanjung Malaya, dua
pelabuhan penting adalah Malaka (Belanda) dan (kesultanan) Djohor. Jalur
navigasi perdagangan masih melalui selat Singapoera lama (Staat Out
Singapoera). Salah satu jalur perdagangan internasional di kawasan dari dan ke
Manila (Spanyol). Yang berperan penting dalam menghubungkan Manila dengan
Djohor dan Malaka adalah pedagang-pedagang Moor. Mengapa
?

ADVERTISEMENT
Pada awal era VOC (Belanda) kawasan
Semenanjung Malaya terbilang ramai. Untuk perdagangan internasional dari
kawasan ke Eropa diperankan oleh pedagang-pedagang Portugis, Spanyol dan Belanda
serta Inggris. Namun untuk perdagangan internasional secara regional (termasuk
antara Djohor dan Manila) juga termasuk pedagang-pedagang Banten dan Ternate
serta pedagang-pedagang Moor. Lantas mengapa pedagang-pedagang Moor fokus di
perdagangan regional tidak terlibat dalam perdagangan ke Eropa? Orang-orang Moor adalah pedagang-pedagang
beragama Islam yang berasal dari Afrika Utara di laut Mediterania (sekitar
Tunisia dan Morocco yang sekarang). Mereka adalah pedagang-pedagang yang sudah
sejak lama eksis jauh sebelum kedatangan orang-orang Portugis dan Spanyol.
Mereka tidak kembali lagi ke Afrika Utara dan sudah menjadikan nusantara
sebagai basis baru mereka.

Lantas
bagaimana sejarah orang-orang Moor dalam berperan dalam perdagangan
internasional antara Manila dan Singapoera
? Lalu apakah pedagang-pedagang Moor masih eksis
setelah orang-orang Inggris terkonsentrasi di Semenanjung Malaya
? Yang jelas orang-orang Moor semakin memusat di
Manilan dan sekitarnya (terbentuknya bangsa Moro). Bagaimana hal itu terjadi
? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya
ada permulaan.
Untuk
menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah
internasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*.

Orang-Orang Moor di
Semenanjung Malaya

Orang-orang
Moor bukanlah pelaut biasa, tetapi pelaut-pelaut tangguh yang berdagang dari
barat (Afrika Utara) hingga mencapai Hindia Timur. Orang-orang Moor awalnya
membangun pusat-pusat perdagangan di Gujarat, Surate dan Goa. Dari tiga kota di
pantai barat India inilah orang-orang Moor mengikuti jalur navigasi pelayaran
hingga mencapai pantai barat Sumatra dan pantai barat Semenanjung Malaya.

Seperti halnya kota pelabuhan Baroes di pantai
barat Sumatra, kota pelabuhan Malaya di timur pulau Sumatra didominasi oleh
pedagang-pedagang India. Nama Malaya berasal dari nama Himalaya, nama gunung
tinggi di India. Orang-orang Moor menyebut Malaya di muara sungai Melaya
sebagai Malaka. Orang-orang Moor tidak bermukim di Malaya (Malaka) tetapi lebih
memilih ke arah tenggara di suatu muara sungai yang lain. Seperti halnya Goa
(di India Barat), pemukiman di Semenanjung Malaya ini kemudian disebut sebagai pemukiman
orang-orang Moor. Nama tempat dan nama sungai Moor ini menjadi Moar, Moear dan
terakhir Muar.

Pada
tahun 1511 orang-orang Portugis menaklukkan Malaka dan mendudukinya. Sebelum
kedatangan orang-orang Portugis di Malaka, orang-orang Moor sudah menyebar ke berbagai
perjuru seperti ke pantai timur Sumatra (kerajaan Aroe di daerah aliran sungai
Baroemoen), pantai utara Borneo, Mindanao, Celebes (Amoerang) dan Ternate
Batachini del Moro (Morotai). Orang-orang Moor inilah yang mengirimkan produk
rempah-rempah dari timur melalui Semenanjung Malaya terus ke India barat (Goa)
hingga diteruskan ke Eropa. Jalur perdagangan orang-orang Moor inilah yang
kemudian diikuti oleh orang-orang Portugis dan Spanyol.

Orang Moor adalah orang beragama Islam keturunan
Arab di Afrika Utara (Mauritania, Morocco dan Tunisia) yang di era Dinasti
Ummayyah menduduki Spanyol dan Portugal yang kemudian mendirikan kota Andalusia
dan Cordoba. Dengan tingkat kosmolitan yang tinggi dan kemampuan navigasi yang
mumpuni di lautan berhasil menemukan jalan laut mengelilingi Afrika hingga
sampai ke pantai barat India. Ibnu Batutah seorang Morocco-Tunisia pada abad
pertengahan melakukan perjalanan jauh melalui darat dan laut hingga ke India.
Pada tahun 1345 Ibnu Batutah diketahui sampai ke pantai timur di Atjeh. Tentu
saja bagi Ibnu Batutah tidak sulit karena orang-orang Moor sudah tersebar di
berbagai tempat termasuk di kerajaan Samudra Pasay (Atjeh).

Tunggu
deskripsi lengkapnya

Orang-Orang Moor di Filipina

Kedatangan
orang-orang Portugis, tidak hanya menduduki kota Melaka, tetapi juga sebelumnya
telah menduduki kota Goa, pemukiman orang-orang Moor. Kerajaan Aroe di daerah
liaran sungai Baroeoemoen di pantai timur Sumatra sudah sejak lama diperkuat
oleh orang-orang Moor. Menurut laporan seorang penulis Portugis Mendes Pinto
(1535) kerajaan Aroe pernah menyerang kerajaan Malaka sebelum kedatangan orang
Portugis. Kerajaan Aroe sudah sejak lama memiliki hubungan diplomatik dengan
Tiongkok. Kerajaan Aroe menurut Mendes Pinto tentaranya sebagian berasal dari
Indragiri, Djambi, Borneo dan Luzon (Manila) dan orang-orang Mandarin di
sekitar muara sungai Baroemoen bermukim sebagai pedagang. Kerajaan-kerajaan di
Atjeh juga diperkuat oleh orang-orang Moor. Penaklukkan Malaka oleh Portugis
menjadi ancaman bagi orang-orang Moor.

Orang Portugis dan orang Moor sudah barang
tentu tidak akur. Orang Portugis boleh jadi mengingat bahwa di masa lampau
orang-orang Moor pernah menjajah Spanyol dan Portugal. Namun demikian,
orang-orang Moor sangat percaya diri, meski orang-orang Portugis sudah mulai
berdatangan ke Hindia Timur yang berpusat di Malaka. Orang-orang Moor sudah
sejak lama menyatu (juga menyiarkan agama Islam) dengan penduduk pribumi baik
dipantai timur Sumatra maupun di Semenanjung Malaya serta wilayah-wilayah yang
jauh seperti di Indragiri, Djambi, Borneo, Manila (Luzon), Mindanao, Paragoa, Celebes
dan Ternate. Akan tetapi, meski populasi orang Moor jauh lebih banyak, kemajuan
sistem navgiasi dan persenjantaan Portugis membuat kekuatan orang-orang Moor
tidak berdaya. Kedatangan orang-orang Spanyol yang menyusul orang-orang
Portugis juga membuat orang-orang Moor di Manila (Luzon) bergeser ke
pulau-pulau di selatan seperti Mindanao, Paragoa dan Solok (Soeloe).

Kemajuan
perlengkapan navgiasi laut dan persenjataan Portugis (Eropa) membuat Portugis
dan Spanyol menjadi radja di lautan, tidak hanya di laut Mediterania dan lautan
Atlantik juga di di jalur perdagangan utama di timur mulau dari India hingga
Hindia Timur. Jaman keemasan orang-orang Moor di Eropa sudah lama berlalu dan
kini jaman keemasan orang-orang Moor di India dan Hindia Timur mulai diambil
alih oleh orang-orang Portugis dan Spanyol. Namun demikian, pelaut-pelaut yang
berasal dari Moor juga masih menjadi ancaman bagi pelaut-pelaut Portugis dan
Spanyol.

Courante uyt Italien, Duytslandt, &c., 25-05-1624:
‘Venice tanggal 10. Dari Genoa tiba dari Corsica, melaporkan bahwa di Laut Galleyen
of Algier menguntungkan Bajak Laut Tunis dan beberapa tempat mengalami
kerusakan yang sangat besar, Hal ini tidak berlanjut di kota Goa yang menjadi
pos perdagangan Belanda’.

Kedatangan
orang-orang Belanda setelah hampir satu abad Portugis berjaya, mulai mengancam
posisi Portugis. Orang-orang Moor mulai mendapat angin kembali, karena
orang-orang Moor dan orang-orang Belanda lebib akrab di Hindia Timur. Pada
tahun 1605 Belanda menaklukkan Portugis di Amboina dan tahun 1612 menaklukkan
Portugis di Timor. Setelah Belanda (VOC) memindahkan pos perdagangan di Amboina
ke Batavia, Belanda kemudia menaklukkan Portugis di Malaka. Musuh orang-orang
Moor dapat diatasi oleh orang-orang Belanda. Kerajaan Johor yang juga diperkuat
orang-orang Moor mulai menjalin kerjasama dengan VOC Belanda di Malaka.
Kerajaan Djohor adalah suksesi kerajaan Malaka yang ditaklukkan oleh Portugis
tahun 1511.

Tunggu
deskripsi lengkapnya

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Karikatur karya Leo Jordaan tentang Mbok Indonesia, 1949

31.12.2020
Sejarah

Koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di utara Sumatera — Album II: Gajah dan orang utan

30.12.2020
Sejarah

Sejarah Aceh (32): Sejarah Surat Kabar di Kota Radja, Sejarah Pers Aceh; Riwayat Dja Endar Moeda, Makam Pionir di Banda Aceh

30.12.2020
Sejarah

Sejarah Aceh (31): Societeit ‘Atjeh Club’, Organisasi Sosial Eropa-Belanda di Kota Radja; Organisasi Kebangsaan Indonesia

30.12.2020
Sejarah

Karikatur karya Johan Braakensiek tentang Mbok Indonesia, 1905-1920

29.12.2020
Sejarah

Sejarah Aceh (30): Sejarah Pendidikan di Aceh Bermula di Singkil; Kisah Pendidikan Tinggi Anak-Anak Petinggi Asal Atjeh

29.12.2020
Next Post

Koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di utara Sumatera — Album I: Medan dan sekitarnya

ALLAH TA'ALA MENGHARAMKAN PERBUATAN ZHALIM

Iklan

Recommended Stories

Membataskan sumber hukum rugikan umat Islam

17.11.2009
Rekomendasi Restoran Khas Bali di Ubud yang Bersertifikat CHSE

Rekomendasi Restoran Khas Bali di Ubud yang Bersertifikat CHSE

22.09.2021

Pemkab Sergai Serius Kembangkan Destinasi Wisata Desa Bartong

01.05.2023

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?