*Untuk
melihat semua artikel Sejarah Kalimantan Utara di blog ini Klik Disini
Kalimantan
termasuk salah satu target pertama pendudukan militer Jepang. Itu terjadi pada
akhir tahun 1942 dimana kota minyak Tarakan menjadi sasaran pemboman pasukan
udara Jepang. Lantas mengapa kota Tarakan yang dijadikan target pertama? Itu
satu hal. Hal yang juga penting, bagaimana sejarah pendudukan militer di pulau
Kalimantan. Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan.

Tenggara, selain Indonesia juga termasuk Semenanjung Malaya, Filipina, Vietnam
dalam lainnya. Pendudukan militer Jepang baru berakhir pada bulan Agustus 1945 setelah
kerajaan Jepang mengaku takluk pada Sekutu. Hal ini setelah dua kota di Jepang
(Hirosima dan Nagasaki) dibom oleh pasukan militer Amerika Serikat. Untuk
melakukan tugas pelucutan senjata dan evakuasi militer Jepang serta pembebasan
para interniran Eropa di Indonesia dilakukan oleh pasukan Sekutu-Inggris.
Sudah
barang tentu sejarah pendudukan Jepang di Kalimantan sudah banyak ditulis.
Namun tentu saja tidak pernah cukup sejauh fakta dan data masih ditemukan. Seperti
kata ahli sejarah tempo doeloe, sejarah adalah narasi fakta dan data. Oleh
karena itu untuk
menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita
telusuri sumber-sumber tempo doeloe.
Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*.
Kota Tarakan: Militer Jepang
Tunggu
deskripsi lengkapnya
*Akhir
Matua Harahap, penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok
sejak 1999 hingga ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan
Jakarta Pusat (1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti
di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi
berkebun di seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau.
Menulis artikel di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu
senggang, utamanya jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah),
tetapi ekonom yang memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis
Indonesia. Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang
dibuang sayang (publish or perish). Korespondensi: akhirmh@yahoo.com





