Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Kalimantan (34): Ir. Gusti Mohamad Noor, Bangsa Dayak dan Tokoh Kalimantan; Tjilik Riwut, Pejuang Utama Orang Dayak

Tempo Doelo by Tempo Doelo
23.10.2020
Reading Time: 28 mins read
0
ADVERTISEMENT




false
IN


























































































































































 

*Untuk
melihat semua artikel Sejarah Kalimantan Selatan di blog ini Klik Disini

Ir.
Goesti Mohamad Noor bukan orang biasa. Ir. Goesti Mohamad Noor adalah
berpendidikan dan memiliki dedikasi dalam pembangunan bangsa. Ir. Goesti
Mohamad Noor dapat dikatakan tokoh modern dari pulau Kalimantan. Ir. Goesti
Mohamad Noor menyelesaikan pendidikan tinggi THS di Bandoeng (kini ITB),
menjadi anggota Volksraad (DPR) dan diangkat menjadi Gubernur Kalimantan pada awal
era Republik Indonesia. Lantas apakah Ir. Goesti Mohamad Noor adalah seorang
Republiken
?

Nama Ir. Goesti Mohamad Noor menjadi lebih
penting karena pada tanggal 8 November 2018, Pemerintah Republik Indonesia menganugerahkan
gelar Pahlawan Nasional kepada Ir. Goesti Mohamad Noor. Itu berarti menambah
daftar pahlawan nasional dari pulau Kalimantan. Sebelumnya sudah terdapat tiga
pahlawan nasional asal daerah Kalimantan Selatan yakni Pangeran Antasari (1968);
Hasan Basri (2001); dan Idham Chalid (2011). Sementara pahlawan nasional lainnya
asal Kalimantan adalah Tjilik Riwut dari Katingan, Kalimantan Tengah (1998);
dan Abdul Kadir dari Melawi, Kalimantan Barat (1999). Lantas siapa lagi yang
dapat diusulkan?
Bagaimana dengan Kalimantan Timur
?

Bagaimana
sejarah Ir. Goesti Mohamad Noor
? Tentu saja sudah ditulis. Namun sejauh fakta
dan data terus ditemukan, narasi sejarah Ir. Goesti Mohamad Noor harus tetap
ditambahkan. Namun perlu disadari bahwa sejarah adalah narasi dan fakta dan
karena itu penulisan baru sejarah Ir. Goesti Mohamad Noor haruslah dipandang
sebagai pemurnian sejarah. Ir. Goesti Mohamad Noor berjuang ketika bangsa Dayak
juga sedang berjuang yang dipimpin oleh Tjilik Riwut. Lantas bagaimana Ir.
Goesti Mohamad Noor terhubung dengan Tjilik Riwut
? Seperti kata ahli
sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan.
Untuk menambah pengetahuan dan
meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo
doeloe.

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*.

Ir. Goesti Mohamad Noor

ADVERTISEMENT

Goesti
Mohamad Noor lulus HBS lima tahun di Soerabaja pada bulan Mei 1923 (lihat De
Indische courant, 26-05-1923). Disebutkan lima siswa lulus, hanya Goesti
Mohamad Noor pribumi, sementara lima siswa mengulang dan satu siswa gagal. Ini
dapat dikatakan Goesti Mohamad Noor dapat bersaing dengan orang Belanda. Goesti
Mohamad Noor kemudian lulus seleksi di Technische Hoogeschool (THS) te
Bandoeng. THS mulai dibuka tahun 1920 sebagai perguruan tinggi pertama di
Hindia Belanda.

Selama ini siswa-siswa lulusan Hindia Belanda
melanjutkan studi ke Belanda. Mahasiswa pribumi pertama di Belanda adalah Raden
Kartono pada tahun 1896 (lulusan HBS Semarang). Raden Kartono adalah abang dari
RA Kartini. Mahasiswa kedua adalah Radjioen Harahap gelar Soetan Casajangan
(1905), lalu disusul oleh Abdoel Rivai dan F Laoh. Pada tahun 1908 jumlah
mahasiswa pribumi di Belanda sekitar 20 orang, Soetan Casajangan berinisiatif
mendirikan organisasi mahasiswa yang disebut Indische Vereeniging (pada tahun
1924 Mohamad Hatta dkk namanya diubah menjadi Perhimpoenan Indonesia).

Pada
tahun 192
5 Goesti
Mohamad Noor lulus ujian tahun kedua (lihat
Algemeen
handelsblad voor Nederlandsch-Indie, 08-05-1925). Ini menunjukkan bahwa Goesti
Mohamad Noor selama kuliah Goesti Mohamad Noor lancar-lancar saja. Hal serupa
juga pada Raden Soekarno yang masuk pada tahun 1922 (setahun lebih awal dari Goesti
Mohamad Noor).

Pada tahun 1925 belum ada yang lulus mahasiswa
pribumi. Hal ini karena dua mahasiswa pribumi yang masuk angkatan pertama tahun
1920 gagal ujian di tahun pertama. Oleh karena itu, Raden Soekarno, M Anwari,
RM Koesoemaningrat, JAH Ondang dan M Soetoto yang masuk tahun 1922 adalah yang
senior. Mereka ini lulus ujian tahun ketiga (candidaat-examen). Yang lulus
ujian tahun kedua bersama Goesti Mohamad Noor adalah H Laoh dan M Putuhena.
Sedangkan yang lulus ujian tahun pertama adalah BRM Saloekoe dan AM Semawie,

Akhirnya
Goesti Mohamad Noor lulus di THS pada tahun 1927 dengan gelar insinyur. Kemudian
Ir. Goesti Mohamad Noor diangkat pemerintah sebagai insinyur kelas ketiga
(lihat De koerier, 04-07-1927). Ir. Goesti Mohamad Noor ditempatkan sebagai hoofd
der Irrigatieafdeeling Pemali-Tjomal yang juga merangkap sebagai insinyur kelas
3 berkedudukan di Tegal.

Tunggu
deskripsi lengkapnya

Tjilik Riwut dan Orang Dayak

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post
Oposisi Kalahkan Petahana di Pilpres Maladewa

Harga TERBARU Tiket Masuk Wisata Aek Sijorni Sumatera Utara 2024

Soekarno bertemu Laksamana Tadashi Maeda dan pejabat sipil dan militer Jepang lain di Makassar, 1945

Iklan

Recommended Stories

Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank Seabank Indonesia di Semarang

Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank Seabank Indonesia di Semarang

15.06.2021

NIKMAT WAKTU JANGAN DIHABISKAN UNTUK URUSAN DUNIA

19.05.2021

Resep Sup Tahu Jamur Spesial

02.11.2013

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026
Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?