Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Pulau Bali (4): Awal Pembentukan Pemerintahan1908; Penaklukan Bali Selatan dan Puputan di Badoeng dan Kloengkoeng

Tempo Doelo by Tempo Doelo
07.06.2020
Reading Time: 12 mins read
0
ADVERTISEMENT




false
IN



























































































































































*Untuk
melihat semua artikel Sejarah Bali dalam blog ini Klik Disini

 

Sejarah Bali dan Sejarah Tapanoeli berada dalam
rentang waktu satu masa, namun memiliki riwayat yang berbeda. Ekspedisi pertama
Belanda yang dipipin Cornelis de Houtman (1595-1597) sudah mengidentifikasi nama
(wailayah) Bali dan Batak (kemudian disebut Tapanoeli). Cornelis de Houtman hanya
melewati perairan Tapanoeli sebelum berakhirnya pelayaran di Bali. Pada era
VOC, dua wilayah ini tidak begitu menarik perhatian pemerintah VOC ke pedalaman
dan hanya melakukan perdagangan yang longgar di (kota-kota) pantai. Situasinya menjadi
berbeda ketika Belanda memasuki dua wilayah ini untuk membentuk pemerintahan.
Pada
tahun 1938 Pemerintah Hindia Belanda berhasil membebaskan tirani di Tapanoeli
bagian selatan yang kemudian membentuk pemerintahan pada tahun 1840 dengan ibu
kota di Panjaboengan. Namun tidak semua penduduk dan pemimpin lokal menerima
kehadiran Belanda, lalu terjadi perang pada tahun 1842. Pemimpin penduduk
ditangkap (lalu diinternir), sebagian penduduk eksodus ke Semenanjung
(Inggris). Dua tokoh penting dalam pembebasan dan permulaan pemerintahan di
Tapanoeli bagian selatan ini adalah [Luitenant Kolonel] AV Michiels. Di Bali
mulai bergejolak tidak lama setelah Pemerintah Hindia Belanda membuka agen
perdagangan di Bali tahun 1840 dan kemudian terjadi kasus Tawan Karang (kliprecht)
1841. Perang antara Belanda dan Bali tidak terhindarkan, kembali [Majoor
Generaal] AV Michiels aktif memimpin pasukan. Seperti halnya Tapanoeli (Selatan)
sudah dibebaskan Belanda, tetapi menemui kesuliran di utara, sementara di Bali
(Utara) sudah berhasil dibebaskan tetapi tidak mudah membebaskan di selatan.
Setelah Sisingamangaradja XII tewas tertembak tahun 1905 pemerintahan di (Residentie)
Tapanoeli terbentuk seluruhnya; lalu menyusul di (pulau) Bali terbentuk
pemerintahan keseluruhan tahun 1908 setelah peristiwa poepoetan di Badoeng
(1906) dan peristiwa poepoetan di Kloengkoeng (1908). Pembebentukan pemerintahan
Belanda secara keseluruhan di Bali dan Tapanoeli membutuhkan waktu
masing-masing 55 tahun.
Bagaimana proses pembentukan pemerintahan di (pulau)
Bali
? Pembentukannya dimulai
pada tahun 1908. Jika di Tapanoeli ibu kota tetap berada di selatan, di Bali
ibu kota justru dipindahkan dari utara ke selatan (Denpasar). Mengapa? Setiap
wilayah di Indonesia (baca: Hindia Belanda) memiliki alasan sendiri-sendiri.
Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita
telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Sumber
utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat
kabar sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja*.
Ekspedisi 1906 dan Pembentukan Pemerintahan di Bali, 1908

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

Secara geografis, pulau Bali adalah wilayah
paling mudah diakses. Semua pintu (pelabuhan) terbuka dan dari pantai sangat
dekat ke pedalaman. Namun secara mental, pertempuran (ekspedisi) Belanda tidak
selalu mudah. Ada jiwa yang sangat kuat di dalam tubuh sejumlah pemimpin Bali
(raja-raja Bali). Setelah setengah abad, Bali tidak bisa sepenuhnya dijinakkan
Belanda. masih ada tiga raja yang tersisa untuk menjaga harga diri: Badoeng, Tabanan
dan Kloengkoeng. Pendaratan ekspedisi dimulai di Gianjar dan kemudian Badoeng.
Situasi
dan kondisi saat ekspedisi 1906 dimulai kehidupan sehari-hari berjalan normal
di Gianjar dan Badoeng. Kehadiran orang asing (Eropa, Cina dan pribumi non-Bali
sudah ada) di Bali. Dalam hal ini kehadiran ekspedisi militer di Bali (Selatan)
lebih tepat disebut militer Pemerintah Hindia Belanda melawan pemberontakan
pribumi. Koresponden perang juga menyertai ekspedisi termasuk koresponden surat
kabar yang terbit di Semarang dan yang terbit di Soerabaja. Pada tanggal 13
September ekspedisi dari laut mulau mendarat (lihat De locomotief, 20-09-1906).
Disebutkan beberapa kapal sudah berada di perairan Sanoer dimana Komisaris
Pemerintah (pimpinan ekspedisi) tetap berada di kapal MS Wilhelmina. Pendaratan
tanpa perlawanan sukses sore hari menjelang malam jauh yang diperkirakan angkatan
laut. Pelukis dan fotografe Nieuwkamp juga ikut berada di TKP, Tidak ada orang
Bali yang muncul dan pasukan dengan tenang menaiki pantai yang sedikit naik.
Pasukan didistribusikan di Pabean Sanoer di kompleks perumahan Cina. Tampaknya
muncul sikap baik orang Gianjar yang secara mengejutkan tidak diduga militer
mendapat tawaran sebanyak 400 kuli angkut dan 40 kuda beban. Militer merangsek
sepanjang pantai menuju Badoeng. Pada tanggal 15 mulai ada serangan. Mayor
Biyan diperintahkan untuk menggunakan Batalyon ke-11, Kavaleri ke-4, dan bagian
artileri cepat untuk membersihkan area dari kompleks kampung Sanoer hingga
Sindoe dari musuh.
Sebanyak
20 hingga 30 Baliers (pasukan Bali) ditangkap dibaringkan. Saat itu pukul 1 siang
bendera putih dinaikkan dimana-mana dan penduduk Sanoer kemudian dikumpulkan.
Awal ekspedisi berjalan sukses dan dengan situasi dan kondisi di Sanoer, milter
semakin percaya diri untuk maju melawan Den Pasar. Belum diketahui kapan pasukan
bergerak. Yang jelas saat ini Puri (Den Pasar) ditembaki setiap hari oleh
angkatan laut. Namun, belum diketahui secara jelas hasilnya.
Koresponden surat kabar De Telegraaf mengirim
pesan bahwa Angkatan Laut membakar Den Passar. Pawai umum pasukan disana
berlangsung kemarin pagi [20 September]. Ibu kota (hoofdplaats) kerajaan Badoeng
terdiri dari dua bagian yang dipisahkan oleh sungai Badoeng: Pametjoetan dan
Den Passar. Ibu kota ini memiliki penduduk sekitar 2,000 jiwa. Poeri (sterkte)
di Den Passar, kediaman kepala pangeran Badoeng adalah sebuah bangunan kolosal
dengan panjang sekitar 200 meter dan lebar 175 meter dan dikelilingi oleh
tembok batu besar setinggi sekitar 4 meter dan tebal 1.5 meter.
Sebelumnya,
Komisioner Pemerintah di Bali kemarin sore mengirim ke pemerintah dan diterima di
Buitenzorg surat kedua dari raja Tabanan, yang menyatakan bahwa dia bersedia
membayar setengah biaya perang dan bahwa jumlahnya telah diminta. Raja tidak
berbicara tentang tuntutan lain yang dibuat dalam ultimatum (lihat De
locomotief, 20-09-1906).

Tunggu deskripsi lengkapnya

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

ADVERTISEMENT
Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post

Sejarah Pulau Bali (5): Dimana Origin Kota Denpasar? Penghancuran Puri Badung 1906 dan Membangun Baru Kota Denpasar, 1908

Beberapa wajah budaya Tionghoa di akhir abad 19, awal abad 20 (2)

Iklan

Recommended Stories

Martabak Har, Martabak Har Telur Ayam

19.03.2013

10 Resep Praktis Masakan Indonesia Sehari-hari

13.11.2015

Jalan-Jalan di Kota Solo

05.01.2010

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?