Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (16): Belanda Menyatukan Tanah Jajahan Tapi Menentang Persatuan di Hindia; Pecah Belah NKRI

Tempo Doelo by Tempo Doelo
05.02.2019
Reading Time: 12 mins read
0
ADVERTISEMENT




false
IN



























































































































































*Untuk melihat semua artikel Sejarah Menjadi Indonesia dalam blog ini Klik Disini

Hanya satu motif Belanda sejak era VOC dan Pemerintah
Hindia Belanda yakni keuntungan. Investasi besar bukan untuk biaya meningkatkan
kesejahteran penduduk pribumi di tanah jajahan tetapi untuk meratakan jalan
dalam meraih keuntungan. Biaya besar untuk membangun benteng-benteng besar,
belanja senjata dan membayar serdadu untuk menghancurkan perlawanan penduduk
dan berperang melawan pesaing (Poertugis, Inggris dan lainnya). Bagi penduduk
yang patuh dikenakan retribusi dan pajak untuk baiya pengadministrasian wilayah
dan membayar gaji pejabat dan pegawai.

Semua itu dimaksudkan untuk memfasilitasi para investor
swasta dan investor pemerintah dalam berusaha di bidang perdagangan, pertanian,
industri dan perusahan=persuahan jasa. Keuntungan perusahaan menjadi keuntungan
bagi pemerintah dan kerajaan Belanda dalam bentuk-bentuk pajak perusahaan.
Hanya perusahaan yang menguntungkan yang didukung oleh pemerintah. Dalam hal
ini, hanya sebagian kecil keuntungan pemerintah tersebut yang dialokasikan
untuk pembangunan infrastruktur dan pengembangan sosial (kesehatan dan
pendidikan penduduk). Penduduk menyumbang tenaga yang seharusnya dihitung
sebagai biaya untuk membangun infrastruktur jalan dan jembatan.

RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

Untuk mencapai misi tersebut secara maksimal,
VOC dan Pemerintah Hindia Belanda (melalui Menteri Koloni) berusaha menyatukan
semua tanah jajahan dalam satu administrasi tanah jajahan. Gubernur Jenderal
VOC/Belanda di Batavia dapat mengirim militer ke Malabar, Ceylon atau Afrika
Selatan. Demikian juga Pemerintah Hindia Belanda dapat mendorong pengusaha yang
patuh dan penduduk yang tunduk untuk mengumpulkan sumbangan untuk membantu
kesulitan orang Belanda di India atau di Afrika Selatan. Pemerintah hanya
menghitung keuntungan dari investasi para insvestor utama di Belanda (termasuk
invesasi keluarga kerajaan).

Persatuan yang muncul diantara penduduk pribumi adalah
lawan dari pemerintah untuk mencapai keuntungan. Terbentuknya persatuan harus
dihalangi dan bila perlu dikenakan pasal yang dianggap melawan pemerintah.
Pembentukan persatuan penduduk pribumi di tanah jajahan, seperti Hindia Belanda
adalah dianggap gejala penyakit yang dapat menggerogoti tubuh pemerintah.
Sebelum persatuan menjadi penyakit yang mematikan pemerintah melakukan tindakan
preventeif dan kuratif.. Oleh karena itu persatuan penduduk adalah kegiatan
kontra-pemerintah, karena itu harus diminimalkan.
Hanya satu yang mampu mengatasi kekuatan
investasi Belanda yakni pendudukan Jepang. Ada perbedaan besar antara kebijakan
Belanda dan Jepang di Indonesia. Seperti disebutkan, Belanda ingin mengeruk
keuntungan melalui pembentukan pemerintahan, sedangkan Jepang bukan motif
keuntungan tetapi membangun partner untuk menyokong pembangunan kekuasaan yang
lebih besar melawan sekutu-sekutu Belanda. Karena itu Jepang tidak menghalangi
munculnya persatuan di Indonesia dan bahkan ikut mendukungnya. Yang diinginkan
Jepang, persatuan Indonesia dapat memperkuat posisinya di dunia internasional. Kebutuhan
utama Jepang hanya menjaga ladang-ladang dan kilang-kilang minyak agar tetap
beroperasi untuk mendukung pergerakannya dalam melawan musuh-musuhnya.
Hukum alamiah ‘rantai makanan’ dipraktekkan. Siapa yang
lebih buas dia yang dapat memangsa yang lebih lemah. Pemerintah Kerajaan Belanda
memakan (penduduk) Indonesia. Lalu Kerajaan Jepang memakan Kerajaan Belanda.
Ternyata masih ada yang lebih buas Sekutu (sebagai induk Kerajaan Inggris dan
Kerajaan Belanda) memakan Kerjaan Jepang. Pihak Sekutu lalu mendistribusikan
makanan kepada anak-anaknya: Inggris dan Belanda. Amerika Serikat yang menjadi
anggota Sekutu, tidak mendapat bagian dalam distribusi makanan berupa tanah
jajahan dan hanya mendapat uang preman terhadap musuh bebuyutannya, yakni
Jepang (konvensasi serangan Jepang terhadap Pearl Harbour di Hawaii.
Ketika tanah jajahan (dalam hal ini
Indonesia) dikembalikan kepada Pemerintah Kerajaan Belanda (pasca Perang Dunia
II), langkah pertama yang dilakukan Belanda/NICA adalah memecah persatuan yang telah
mengkristal di Indonesia pada era pendudukan Jepang, suatu supra persatuan yang
kemudian diproklamirkan sebagai Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pemecahan persatuan dimulai dengan menguasai kembali
kota-kota utama (sebagai wujud baru kolonialisasi). Kota-kota utama antara lain
Batavia, Semarang, Sorabaja, Medan, Bandoeng, Palembang, Padang, Pekanbaru,
Banjarmasin, Balikpapan dan Makassar. Tentu saja muncul perlawanan dari
Pemerintah RI sebagai wujud lambang persatuan di Indonesia. Langkah kedua
dilakukan Belanda/NICA adalah melakukan tindakan yang lebih agresif dengan
melancarkan dua kali agresi militer. Pada fase inilah memecah peratuan
Indonesia Belanda/NICA dengan membentuk negara-negara boneka.
Pemerintah Kerajaan Belanda tidak membutuhkan
Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dalam bentuk Negara Kesatuan Republik
Indonesia (NKRI). Pemerintah Kerajaan Belanda hanya membutuhkan wilayah-wilayah
yang dapat menciptakan keuntungan besar. Praktek tanah jajahan dimulai lagi.
Praktek tanah jajahan itu dijalankan dengan membentuk negara-negara boneka yang
memisahkan bagian Belanda dengan bagian RI. Negara-negara boneka yang dibentuk
dan menjadi bagian Belanda adalah Negara Sumatra Timur, Negara Sumatra Selatan,
Negara Pasundan, Negaras Jawa Timur plus negara penghubung setelah semuanya
lebih dahulu terbentuk Nagara Indonesia Timur yang berpusat di Makassar.
Di semua negara bomeka itu terbentuk karena hanya satu parameternya,
yakni wilayah yang telah menguntungkan sejak era kolonial (sebelum pendudukan
Jepang). Di wilayah-wilayah tersebut industri pertanian dan industri manufaktur
sudah terbentuk. Suatu wilayah-wilayah yang harus dikuasai yang dapat
menjanjikan keuntungan yang besar berapapun besarnya biaya yang harus
dikeluarkan jika pun terjadi perang antara Belanda dan Indonesia.  
Namun
yang tetap menjadi pertanyaan dalam terbentuknya negara-negara boneka adalah
mengapa ada orang Indonesia yang berpartisipasi aktif dalam membentuk
negara-negara boneka tersebut, ketika para pejuang-pejuang Indonesia (yang
dipimpin TNI) masih berperang melawan serdadu-serdadu Belanda di berbagai
tempat. Jawabnya adalah diantara penduduk dan pemimpin Indonesia banyak yang
tidak menginginkan persatuan. Hanya ingin mementingkan diri sendiri dengan
mengorbankan persatuan Indonesia. Mereka ini dapat dianggap sebagai penghianat
NKRI. Siapa mereka itu sangat mudah diidentifikasi pada masa kini. Untuk menghindari
munculnya penghianatan bangsa kembali TNI selalu berada di depan. Karena itulah
muncul slogan NKRI: Hidup atau Mati! Mengapa? Karena dalam rantai makanan para
pemangsa selalu bersiap memakan pada saat Indonesia melemah. Peratuan dan
kesatuan adalah musuh terbesar negara-negara pemangsa.
Tunggu
deskripsi lengkanya

*Dikompilasi oleh Akhir Matua Harahap berdasarkan
sumber-sumber tempo doeloe. Sumber utama yang digunakan lebih pada ‘sumber
primer’ seperti surat kabar sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya
digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga
merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam setiap
penulisan artikel tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di
artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja.

ADVERTISEMENT
Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetSendShare
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11.07.2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10.07.2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

09.07.2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

08.07.2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

07.07.2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

06.07.2024
Next Post

Ternyata Alasan Naik Kereta Api Menjadi Pilihan Backpacker Melakukan Traveling Telah Terungkap Sebagai Transportasi Terbaik

Air Terjun di Kabupaten Mamasa

Iklan

Recommended Stories

GOWES BLUSUKAN KE MBULAK WILKEL, LERENG SENTONO, SITUS MAKAM RATU MALANG, DAN KOTAGEDE

07.11.2024
Banggai Cardinal Fish, Salah Satu Ikan Endemik Sulawesi Tengah

Banggai Cardinal Fish, Salah Satu Ikan Endemik Sulawesi Tengah

16.02.2021
Malam Ini, Resepsi Luna Maya dan Maxime Bouttier Digelar

Alwahono: Jadikan Safety Budaya Pekerja Indonesia

23.09.2021

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?