Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Makassar (9): Kesultanan Gowa dari Masa ke Masa; Petualangan Aroe Palakka di Jawa serta Sumatra dan Pahlawan Belanda

Tempo Doelo by Tempo Doelo
26.12.2017
Reading Time: 14 mins read
0
ADVERTISEMENT



false
IN



























































































































































Kesultanan Goa [Gowa] adalah
salah satu kerajaan yang sudah eksis sejak lampau (bahkan sebelum kedatangan
pelaut-pelaut Belanda). Kerajaan/kesultanan di nusantara mulai dari Atjeh di
barat hingga Maluku di timur, mulai di utara dari hingga di selatan. Kesultanan
Goa termasuk salah satu kesultanan yang banyak dibicarakan dalam sejarah
kolonial Belanda. Kerajaan Goa secara heroik menentang imperialis barat (Eropa/Belanda).
Macassar, 1636
Kerajaan Goa berubah sebutan menjadi Kesultanan Goa sehubungan dengan
penggunaan istilah yang mana kerajaan-kerajaan yang menganut agama Islam
disebut kesultanan. Gelar kerajaan adalah Raja dan gelar kesultanan adalah
Sultan. Kedua gelar ini diterjemahkan sebagai King.
Gambaran awal tentang Macassar dapat dilihat lukisan oleh yang dibuat
tahun 1636.


Kesultanan Goa beribukota
(stad) di Sombaopoe, suatu pelabuhan yang tumbuh dan berkembang seiring dengan
semakin tingginya intensitas perdagangan rempah-rempah dari Maluku ke Eropa.
Perdagangan rempah-rempah ini dimulai sejak era Portugis hingga berlanjut dan pada
gilirannya era Belanda. Posisi Kesultanan Goa dalam hal ini cukup unik, posisi
geografis yang berada di tengah antara empat penjuru nusantara (barat, timur,
utara dan selatan). Secara geopolitik kala itu, Kesultanan Goa memiliki hal
yang juga unik dan berbeda dengan kerajaan/kesultanan yang lain: Kesultanan Goa
berseteru dengan Kesultanan Bone.

Gubernur
Celebes: Abraham Verspreet

Ibukota kerajaan/kesultanan
adalah tempat pertama dan terpenting kemana pelaut-pelaut dan pedagang-pedagang
Eropa/Belanda menuju. Ibukota kerajaan/kesultanan terutama di pesisir pantai
adalah pusat (transaksi) perdagangan utama di suatu kawasan. Pada tahun 1607
seorang Belanda ditempatkan di pelabuhan Kesultanan Goa di Sombaopoe (lihat De opkomst
van het Nederlandsch gezag in 1595-1610). Sejak itulah Kesultanan Goa menjadi
penting bagi Belanda (VOC dan Pemerintah Hindia Belanda).

Francois Valentyn by Joannes van Braam, 1726

Daftar nama-nama kerajaan/kesultanan di nusantara dapat dibaca pada buku Almanak
1871. Kontrak atau perjanjian dari sebagian kerajaan/kesultanan yang sudah
takluk kepada Pemerintah Hindia Belanda dapat dibaca pada buku Overeenkomsten
met inlandsche vorsten in den Oost-Indischen Archipelb 1861.
Sejarah awal (sejak era Portugis) secara lengkap tentang Macassar op
Somboepo dapat dibaca pada Oud en nieuw Oost-Indien: vervattende een
naaukeurige en uitvoerige verhandelinge van Nederlands mogentheyd in die
gewesten, benevens eene wydlustige beschryvinge der Moluccos …, alsook een
keurlyke verhandeling van ‘t wezentlykste, dat men behoort te weten van
Choromandel …Francois Valentyn by Joannes van Braam, 1726.

Kota Sombaopoe, Kesultanan Goa (lukisan 1665)

Abraham Verspreet ditugaskan
sebagai gubernur (landvoogden) di Makassar tahun 1655. Namun belum lama
bertugas Abraham Verspreet harus ditarik ke Batavia. Tidak diketahui mengapa
penarikan gubernur ini dilakukan. Terjadi kekosongan gubernur (landvoogden) di
Makassar sejak 1655 (dan baru difungsikan seorang gubernur di Makassar pada
tahun 1669, Johan van Opzijnen).
Gambaran tentang
Kesultanan Goa beribukota Sombaopoe dapat dilihat lukisan oleh Johannes
Vingboons yang dibuat tahun 1665

RELATED POSTS

Dari album foto Bali-Jawa sekitar tahun 1920 (31): Kawasan pegunungan Jawa Timur

Aneka wajah Nusantara dalam lukisan Josias Rappard, 1888 (5)

Sejarah Menjadi Indonesia (325): Pahlawan Indonesia Tadjuddin Noor, Borneo; Indische Vereeniging di Leiden, Volksraad di Batavia

Gubernur Jenderal kesembilan, Anthony van Diemen mengangkat seorang
pedagang (koopman) di Makassar N van Vliet sebagai gubernur (landvoogden). N
van Vliet terbunuh pada tahun 1638 lalu digantikan oleh oleh kepala pedagang
(opperkoopman) VOC di Makassar, Johan van Suijdewijk. Pengangkatan Johan van
Suijdewijk sebagai gubernur hanya berlangsung hingga 1646. Setelah itu fungsi
gubernur VOC di Makassar ditadakan, Namun pada tahun 1651 fungsi gubernur
diaktifkan kembali dengan mengangkat Evert Jansz. Ruijs. Pada tahun 1655 Ruijs
digantikan oleh Abraham Verspreet. Namun belum lama menjabat sebagai gubernur,
Abraham Verspreet harus ditarik kembali ke Batavia. Hal ini sehubungan dengan
perubahan kebijakan VOC
Petualangan Aroe Palakka dan Pahlawan Belanda

Sebelas tahun kemudian,
1666, Abraham Verspreet memimpin sebuah ekspedisi kedua di Sumatra’s Westkust. Abraham
Verspreet bertindak sebagai Komisaris (civiel) merangkap komandan (militair)
untuk menumpas pelawanan Paoeh di muara sungai Batang Araoe yang beberapa bulan sebelumnya
telah memberi perlawanan kepada ekspedisi Belanda pertama dibawah pimpinan Jacob
Grujs. Abraham Verspreet membawahi
pasukan ‘multi nasional’ yang dibawa dari Batavia pada bulan Agustus 1666 yang
terdiri dari 300 orang Belanda, 130 orang Bugis dibawah komando Aroe Palakka
dan 100 orang Ambon dibawah komando Kapitein Jonker.

Pada bulan Desember 1660 Aroe Palakka melarikan diri ke Boethon karena
dianggap Kerajaan Goa (Makassar) melakukan pemberontakan di Bone. Boethon yang
berada di bawah perlindungan Ternate (yang telah bekerjasama dengan VOC) berseberangan
dengan Makassar. Pasukan Bone atas nama Makassar mengejar Aroe Palakka hingga
ke Boethon. Lalu Boethon meminta Aroe Patodjo (dan Aroe Palakka) ke Batavia.
Sekitar satu bulan kemudian Aroe Palakka dengan
keluarganya bergabung dengan warga Ambonsch yang bersekutu dengan orang-orang
VOC. Aroe Palakka tinggal di Angke (bersama dengan orang-orang Bugis). Aroe
Palakka menawarkan pasukannya 250 orang untuk bergabung dengan ekspedisi di
bawah komando Poolman ke Sumatra’s Westkust tahun 1666 yang berjumlah 1.000
orang. Aroe Palakka telah melayani dengan baik ekspedisi dan kembali ke Batavia
3 November 1666 dengan banyak penghormatan. Persahabatan Poolman dan Aroe
Palakka semakin intens dan menjadi sahabat.
Delapan belas hari setelah
di Batavia, Aroe Palakka berangkat dengan salah satu kapal yang menuju Makassar
untuk bergabung dengan Speelman yang akan mengeksekusi Goa-Tallo yang telah
melanggar perjanjian (contract).
Armada
Speelman meninggalkan Batavia pada tanggal 24 September 1666 dan berlayar
terlebih dahulu ke Makassar, sementara Speelman tiba pada tanggal 10 Desember. Sehari
sebelumnya, Aroe Palakka telah menangkap beberapa orang Badjore, subyek Gowa,
di pulau Tanakéké, dan dengan demikian benar-benar memulai perang sebelum
diumumkan.
Bukti yang ditunjukkan Aroe Palakka dengan pasukannya di Sumatra’s Westkust
menjadi pasword untuk bergabung dengan pasukan Speelman yang akan menghukum
Goa-Tallo. Cornelis Speelman memang membutuhkan sekutu baru untuk bisa
mengalahkan kekuatan Goa-Tallo. Rekomendasi Poolman memperkuaat penerimaan
Speelman terhadap Aroe Palakka.
Speelman tidak menyukai
pangeran Makassar karena telah melakukan banyak pelanggaran teritorial
(menyerang kapal-kapal VOC dan mengganggu pegawai-pegawai VOC) dan segera melakukan
serangan dengan menaikkan bendera merah. Armada Speelman berlayar ke Boethon
setelah mengetahui pasukan Makassar ingin menyerang Boethon karena telah
membantu Aroe Palakka. Boeton tertolong karena armada Speelman berada tiba pada
tepat waktu.
 Pada tanggal 1 Januari 1667 dengan
meningkatnya ekskalasi suhu perang, 5.000 Bonéerér, Soppengers dan Boeginer
lainnya merapat kepada Aroe Palakka (yang datang dari Batavia). Pasukan lawan yang
tersisa menyerah pada tanggal 3 Januari.
Setelah ‘pertempuran’ Speelman
dan Gowa-Tallo di Boethon, Aroe Palakka ‘ngepos’ di Boethon. Sementara Speelman
melanjutkan pelayaran ke Maluku untuk tujuan tertentu. Aroe Palakka mendapat
pesan dari Spoelman untuk mengutus pasukan untuk membebaskan Boné, Soppeng dan
Adjatappareng melawan Gowa. Namun semua pasukan di Bone dihabisi oleh Makassar,
tetapi Soppeng dan Adjatappareng terhindar karena pasukan Speelman yang sudah
kembali mendekat. Speelman sendiri kembali ke Boeton pada bulan Juni 1667 yang didampingi
oleh Soelthan Ternate, Mandarsjah, serta pasukan pembantu dari Ternate, Tidore
dan Batjan.
Setelah membuat kontrak
dengan Boethon, Speelman pada bulan Juni itu ke Makassar yang diikuti semua
pasukan yang berafiliasi dengan Speelman dari Maluku, pasukan Aroe Palakka dan
ditambah 1.000 pasukan dari Boethon. Total, Speelman di Makassar membawahi
11.000 pasukan dan siap melawan Goa-Tallo (lihat Sejarah Bone pada surat kabar Soerabaijasch
handelsblad,           16-08-1905).
Tunggu deskripsi lengkapnya

Petualangan Karaeng Galesong dan Pahlawan Jawa

Tunggu deskripsi
lengkapnya

*Dikompilasi oleh Akhir
Matua Harahap
berdasarkan sumber-sumber tempo doeloe. Sumber utama yang
digunakan lebih pada ‘sumber primer’ seperti surat kabar sejaman, foto dan
peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena
saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber
primer. Dalam setiap penulisan artikel tidak semua sumber disebutkan lagi
karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang
disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan
kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan saja.
ADVERTISEMENT
Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari album foto Bali-Jawa sekitar tahun 1920 (31): Kawasan pegunungan Jawa Timur

31.12.2021
Sejarah

Aneka wajah Nusantara dalam lukisan Josias Rappard, 1888 (5)

30.12.2021
Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (325): Pahlawan Indonesia Tadjuddin Noor, Borneo; Indische Vereeniging di Leiden, Volksraad di Batavia

30.12.2021
Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (324): Pahlawan Nasional Sultan Aji Muhammad Idris Asal Kutai; Pantai Timur Borneo pada Era VOC

30.12.2021
Sejarah

Dari album foto Bali-Jawa sekitar tahun 1920 (30): Enam foto dari Jawa Timur

29.12.2021
Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (323): Pahlawan Nasional Pengeran Mohamad Noor, Banjar; THS te Bandoeng, Volksraad dan BPUPKI

29.12.2021
Next Post

First Time Using 35 mm Analog Camera in UK and Morocco

Ibumu Masih Hidup?

Aparat sipil pemerintahan pendudukan Jepang di Indonesia (5)

Iklan

Recommended Stories

Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank Sinarmas di  Jakarta Timur

Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank Sinarmas di Jakarta Timur

20.11.2020

Air Terjun Tegan Kiri: Dari Suara Tangis sampai Keindahannya

10.04.2012

Khutbah Idul Adh-ha (Renungan Terhadap Keadaan Kita)

08.10.2013

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?