Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Makassar (6): Gemeente Makassar, Gemeenteraad dan Burgemeester; Dari JE Dambrink (1918) Hingga HF Brune (1942)

Tempo Doelo by Tempo Doelo
22.12.2017
Reading Time: 71 mins read
0
ADVERTISEMENT



false
IN




























































































































































Kota
(Gemeente) Makassar dibentuk pertama kali pada tahun 1906 berdasarkan
Staatsblad tahun 1906 Nomor 171. Jumlah anggota dewan kota (gemeenteraad)
sebanyak 17 orang. Namun demikian yang memimpin Gemeente Makassar bukan Wali
Kota (Burgemeester) melainkan tetap dijabat oleh Asisten Residen.
Gemeentehuis te Makassar (1906)

Pembentukan
Gemeente (Kota) Makassar merupakan bagian dari proses desentralisasi
berdasarkan Staatsblad tahun 1903 Nomor 329. Kota yang pertama dibentuk adalah
Batavia tahun 1903. Kemudian dibentuk Kota Soerabaja pada tahun 1905 bersama
dengan dua kota lainnya Buitenzorg dan Chirebon. Pada tahun 1906 bersamaan
dengan pembentukan Gemeente Makassar dibentuk gemeente Bandoeng, Samarang,
Cheribon, Tegal, Pekalongan, Magelang, dan Palembang (lihat Het nieuws van den
dag voor Nederlandsch-Indie, 03-03-1906).

Kota
Medan dibentuk pada tahun 1909,

Pada
tahun ditetapkannya kota sebagai gemeente, dibentuk dewan kota (Gemeenteraad).
Anggota dewan kota dipilih/diangkat dan langsung bekerja. Yang menjadi ketua
dewan kota adalah Asisten/Residen.

Burgemeester
Usulan
Burgemeester di Gemeente baru muncul pada akhir tahun 1915. Wali Kota Gemeente
Makassar baru diangkat secara definitif pada tahun 1918 (bersamaan dengan Kota Medan).
Wali Kota pertama di Makassar adalah JE Dambrink.  
Tiga kota yang pertama
diangkat Burgemeester adalah Batavia, Semarang dan Soerabaja. Tiga wali kota
pertama Indonesia (baca: Nederlandsch Indie) tersebut yakni sebagai walikota
Batavia Mr. Bisschop, untuk Semarang D. de Jong dan untuk Soerabaja Mr.A.
Medjroos (De Sumatra post, 20-07-1916).
Kota Bandung memiliki
wali kota definitif pada tahun 1817.
Daftar Wali Kota (Burgemeester) Gemeente Makassar, 1918-1942

Burgemeester
JE Dambrink cukup lama menjabat, mulai dari tahun 1918 hingga tahun 1927. JE
Dambrink berhenti karena alasan sakit (Bataviaasch nieuwsblad, 20-04-1927).
Pengganti JE Dambrink adalah JH de Groot. Nama-nama wali kota Makassar hingga
berakhirnya era kolonial Belanda adalah GHJ Berekenkamp, FC van Lier, Ch H ter
Laag, J Leewis dan HF Brune. Wali Kota Ir. FC van Lier yang baru menjabat tahun
1932 meninggal dunia pada tahun 1933 (lihat De Tijd: godsdienstig-staatkundig
dagblad, 28-01-1933).

Loco-Burgemeester
Pada
tahun 1921 jumlah gemeente di Nederlandsch Indie sebanyak 31 kota. Namun tidak
semua burgemeester didampingi oleh wakil wali kota (Loco-Burgemeester). Semakin
besar sebuah kota (Gemeente), wali kota didampingi oleh wakil wali kota.
Kota-kota yang lebih kecil hanya dipimpin oleh seorang burgermeester saja. Kota
Makassar salah satu gemeente yang memiliki Loco-Burgemeester. Penetapan Makassar
memiliki wakil wali kota terjadi pada tahun 1921. Loco-Burgemeester Makassar
yang pertama adalah Mr. Rutgers yang saat pengangkatan adalah anggota dewan
(gemeenteraad) Makassar (lihat Bataviaasch nieuwsblad, 20-07-1921).
Anggota dewan kota (gemeenteraad), seperti
halnya di gemeenteraad Kota Medan, dari kalangan pribumi yang dipilih secara
demokratis (pemilu) baru terjadi pada tahun 1918. Tidak semua warga memiliki
hak memilih, hanya penduduk pribumi yang memiliki golongan pendapatan tertentu.
Anggota dewan kota Medan pertama yang terpilih berdasarkan pemilu (1918) adalah
Kajamoeddin Harahap gelar Radja Goenoeng, seorang penilik sekolah di Kota Medan
kelahiran Kota Padang Sidempoean.
Hampir semua kota (gemeente) yang memiliki Loco-Burgemeester
dijabat oleh orang Eropa/Belanda. Hanya ada dua kota yang memiliki Loco-Burgemeester
dari kalangan pribumi, yakni Kota Batavia dan Kota Padang. Loco-Burgemeester
Kota Batavia (1930-1934) adalah M Husni Thamrin, sedangkan Loco-Burgemeester
Kota Padang sejak 1931 hingga berakhirnya era kolonial Belanda adalah Dr. Abdul
Hakim Nasution.

Dr. Abdul Hakim Nasution adalah alumni Docter Djawa
School di Batavia tahun 1905. Sebelum melanjutkan kuliah di Docter Djawa
School, Abdul Hakim menyelesaikan pendidikan ELS di Kota Padang Sidempoean pada
tahun 1898. Teman satu angkatannya ketika kuliah di Docter Djawa School adalah
Abdul Karim Lubis.  Setelah lulus kuliah Dr.
Abdul Hakim Nasution ditempatkan di Padang dan Dr. Abdul Karim Lubis di Fort
van der Capellen (kini Batusangkar). Dr. Abdul Hakim dan Dr. Abdul Karim van
Padang Sidempoean teman satu kelas Dr. Tjipto Mangoenkosoemo di Docter Djawa
School.

RELATED POSTS

Dari album foto Bali-Jawa sekitar tahun 1920 (31): Kawasan pegunungan Jawa Timur

Aneka wajah Nusantara dalam lukisan Josias Rappard, 1888 (5)

Sejarah Menjadi Indonesia (325): Pahlawan Indonesia Tadjuddin Noor, Borneo; Indische Vereeniging di Leiden, Volksraad di Batavia

Sebaran Dewan di Hindia
Belanda
Sampai tahun 1921 di seluruh Hindia Belanda hanya
terdapat 53 dewan, termasuk
gemeenteraad
Soerabaja. Uniknya, hanya satu dewan yang berada di level onder-afdeeling
(kecamatan), yakni Angkola en Sipirok (kini Padang Sidempuan). Sementara di
level afdeeling juga hanya terdapat satu yakni di Minahasa (lihat Tabel-1).
Selebihnya terbagi ke dalam sejumlah kota (gemeente) dan sejumlah kabupaten
(afdeeling atau regentschap).
Tabel-1. Jumlah anggota dewan
pribumi/timur asing (non-Eropa)
di Hindia Belanda
No
Nama Daerah
Bentuk administrasi
Jumlah anggota dewan pribumi
(non-Eropa)
Angkola en Sipirok
( afd. Padang Sidempoean)
Onder-afdeeling
23
Bandjermasin
Gemeente
12
Bandoeng
Gemeente
13
Bantam (Banten)
Gewest
12
Banjoemas
Gewest
13
Basoeki
Gewest
15
Batavia
Gemeente
17
Batavia
Gewest
22
Bindjei
Gemeente
6
Blitar
Gemeente
9
Buitenzorg (Bogor)
Gemeente
14
Cheribon (Cirebon)
Gemeente
7
Cheribon (Cirebon)
Gewest
16
Fort de Kock (Bukittinggi)
Gemeente
7
Kediri
Gemeente
9
Kediri
Gewest
19
Kedoe
Gewest
26
Komering Ilir
Gewest
17
Lematang Ilir
Gewest
17
Madioen
Gemeente
11
Madioen
Gewest
13
Madura
Gewest
12
Magelang
Gemeente
11
Makasser
Gemeente
12
Malang
Gemeente
12
Medan
Gemeente
10
Menado
Gemeente
9
Minahasa
Afdeeling
37
Mr. Cornelis (Jatinegara)
Gemeente
12
Modjokerto
Gemeente
8
Ogan Ilir
Gewest
23
Oostkust Sumatra
(Sumtra Timur)
Gewest
21
Padang
Gemeente
15
Padang Pandjang
Gewest
20
Palembang
Gemeente
12
Pasoeroean
Gemeente
9
Pasoeroean
Gewest
25
Pekalongan
Gemeente
12
Pekalongan
Gewest
11
Pematang Siantar
Gemeente
8
Preanger Regentschappen
Gewest
28
Probolinggo
Gemeente
12
Rembang
Gewest
16
Salatiga
Gemeente
8
Sawah Loento
Gemeente
5
Semarang
Gemeente
16
Semarang
Gewest
27
Soekaboemi
Gemeente
10
Soerabaja
Gemeente
19
Soerabaja
Gewest
24
Tandjong Balei
Gemeente
6
Tebing Tinggi
Gemeente
9
Tegal
Gemeente
10
Total
767
Catatan:
-Koefisien Pemilu adalah 50
-Gemeente=kota
-Gewest=Terdiri dari beberapa afdeeling
-Afdeeling=Terdiri dari beberapa onder-afdeeling
Sumber: De Preanger-bode, 01-02-1921

Uniknya
lagi, di Residentie Tapanoeli dewan hanya terdapat di onder-afdeeling Angkola
en Sipirok. Jumlah kursi di dewan di onder-afdeeling Angkola en Sipirok
sebanyak 23 kursi. Sementara di Province Sumatra’s Oostkust (Sumatra Timur)
terdapat dewan di lima kota (gemeente): Kota Medan (10 kursi), Kota Tandjong
Balai (6 kursi), Kota Pematang Siantar (8 kursi), Kota Bindjei (6 kursi), Kota
Tebingtinggi (9 kursi). Selain itu masih terdapat satu kabupaten (geweest) yang
memiliki dewan dengan jumlah kursi untuk pribumi/timur asing sebanyak 21 orang
(lebih sedikit dibandingkan dengan onder-afdeeling Angkola en Sipirok).

*Dikompilasi oleh Akhir Matua Harahap berdasarkan
sumber-sumber tempo doeloe. Sumber utama yang digunakan lebih pada ‘sumber
primer’ seperti surat kabar sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya
digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga
merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam setiap
penulisan artikel tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di
artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja.
ADVERTISEMENT
Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari album foto Bali-Jawa sekitar tahun 1920 (31): Kawasan pegunungan Jawa Timur

31.12.2021
Sejarah

Aneka wajah Nusantara dalam lukisan Josias Rappard, 1888 (5)

30.12.2021
Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (325): Pahlawan Indonesia Tadjuddin Noor, Borneo; Indische Vereeniging di Leiden, Volksraad di Batavia

30.12.2021
Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (324): Pahlawan Nasional Sultan Aji Muhammad Idris Asal Kutai; Pantai Timur Borneo pada Era VOC

30.12.2021
Sejarah

Dari album foto Bali-Jawa sekitar tahun 1920 (30): Enam foto dari Jawa Timur

29.12.2021
Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (323): Pahlawan Nasional Pengeran Mohamad Noor, Banjar; THS te Bandoeng, Volksraad dan BPUPKI

29.12.2021
Next Post
Suluh Kemajuan – TG Haji Karim

Promosikan Citra Positif Wisata Cirebon dan Kuningan, Kemenpar Gelar Press Tour Kedua Tahun Ini

5 Hal Yang Perlu Diperhatikan Ketika Berpakaian Saat Winter

Iklan

Recommended Stories

(Ringkasan) Hukum-hukum yang Berkaitan dengan Qurban

16.09.2015

Menjaring Wisatawan Lewat Festival Kopi Indonesia

29.08.2012

Pantai, penyu dan pantat

12.03.2012

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?