Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Bandung (26): Lukisan Bandung Tempo Doeloe; Adrianus Johannes Bik, Le Clercq, Junghuhn dan Groneman

Tempo Doelo by Tempo Doelo
19.02.2017
Reading Time: 14 mins read
0
ADVERTISEMENT



false
EN-US




























































































































































false
EN-US



























































































































































Pelukis-pelukis tersebut di atas memiliki
fungsi ganda dan fungsi khusus: dokter, botanis, militer dan pelukis. Saat itu
tentu belum ada alat perekam seperti camera. Lukisan-lukisan mereka itu menjadi
abadi dan yang terpenting kita dapat melihat kembali visual masa lampau seperti
di Bandung dan Padang Sidempuan. Lukisan-lukisan mereka menjadi sumber
data/informasi masa kini ketika kita ingin menulis sejarah Bandung masa lampau.
Untuk menginterpretasi lukisan-lukisan mereka kita perlu mengkombinasikan
dengan data/informasi yang bersumber dari peta (kaart) dan surat kabar (blad).
Tapi untunglah mereka adalah pelukis beraliran realitas (melukis apa adanya).   
Jalur masuk Padang Sidempuan (Clercq, 1846)

Dalam
menulis serial artikel Sejarah Bandung ini, lukisan-lukisan mereka juga turut
memperkuat fakta sejarah. JHW le Clercq, Franz Wilhelm Junghuhn sama-sama
pernah merekam situasi dan kondisi di Padang Sidempuan dan Bandung. Mereka
berdua sebelum bekerja di Bandung, Preanger Regentschap sudah lebih dahulu
bekerja di Padang Sidempuan afdeeling Mandailing en Angkola. Junghuhn sebagai
geolog dan botanis (asal Jerman) meninggal di Lembang, Bandung dan Clercq
tentara professional (asal Perancis) meninggal di Den Haag.

RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

Jembatan rotan dekat Padang Sidempuan (Junghuhn 1840)

Isaac Groneman 
pada tahun 1860 datang ke Bandoeng sebagai dokter. Junghuhn dan Groneman
memiliki kontribusi besar dalam pembangunan social dan ekonomi pada tahap awal
di Bandung dan Preanger. Groneman intens membantu penanganan berbagai penyakit
dan endemik di Bandung khususnya dan di Preanger umumnya. Demikian juga Junghuhn
yang memetakan geologi dan botani di Preanger termasuk di dalamnya
introduksinya soal kina dan the. Satu logi tokoh yang seangkatan dua pelukis
ini adalah Holle yang bergerak di bidang pendidikan termasuk social budaya.
Mereka bertiga adalah ahli di bidangnya, sarjana yang berdedikasi tidak hanya
kepada pemerintah yang mempekerjakan mereka tetapi juga kepada penduduk (mereka
bertiga adalah orang-orang yang juga humanis).

*Dikompilasi oleh Akhir
Matua Harahap
berdasarkan sumber-sumber tempo doeloe.

ADVERTISEMENT
Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11.07.2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10.07.2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

09.07.2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

08.07.2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

07.07.2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

06.07.2024
Next Post

Inilah Hal Penting dan Biaya Kartu Kredit yang Harus Anda Tahu

Masjid dan Pusat Kebudayaan Islam Madrid, Spanyol

Iklan

Recommended Stories

Beli JR Pass, Yakin Udah Langsung Berhemat?

Beli JR Pass, Yakin Udah Langsung Berhemat?

22.04.2017
Hari Raya di Perantauan

Sejarah Bahasa (16): Bahasa Mori Morowali Utara di Pantai Timur di Sulawesi Tengah; Nama Mori, Morowali, Morotai dan Maori

12.09.2023
Alamat Lengkap BPJS Kesehatan Di Wilayah Regional VII

Alamat Lengkap BPJS Kesehatan Di Wilayah Regional VII

12.12.2017

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Hayati Kamelia Bantah Cekcok dengan Irish Bella di Medsos: Kenal Saja Enggak

Hayati Kamelia Bantah Cekcok dengan Irish Bella di Medsos: Kenal Saja Enggak

23.01.2026
Insanul Fahmi Akhirnya Minta Maaf pada Wardatina Mawa, Akui Khilaf Lakukan Poligami

Insanul Fahmi Akhirnya Minta Maaf pada Wardatina Mawa, Akui Khilaf Lakukan Poligami

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?