Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Surakarta (17): Bahasa Jawa dan Institut Bahasa Jawa di Soerakarta; Batak Instituut hingga Java Instituut (kini era LIPI)

Tempo Doelo by Tempo Doelo
05.01.2023
Reading Time: 8 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

ADVERTISEMENT


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Surakarta/Solo dalam blog ini Klik Disini  

Seperti halnya bahasa Batak, bahasa Jawa
menjadi sangat penting dalam berbagai penelitian pada era Hindia Belanda.
Tatabahasa pertama bahasa-bahasa di Hindia Belanda adalah bahasa Batak terbit
tahun 1857 yang ditulis oleh Dr NH van der Tuuk. Tidak cukup sampai disitu pada
tahun 1906 didirikan Lembaga Batak dimana anggotanya antara lain Charles
Adriaan van Ophuijsen yang telah menyusun kamus dan tata bahasa Melayu. Lalu
bagaimana dengan bahasa Jawa? Sudah sejak lama didirikan Het Instituut voor de
Javasche taal di Soerakarta. Bagaimana dengan Jawa Insituut sendiri.? Ini bermula
tahun 1918 (lihat De locomotief, 02-01-1919). Disebutkan pada akhir tahun 1918
diadakan pertemuan di Jogja untuk mempersiapkan pendirian Java Instituut.
 


Java
Instituut: Lembaga Ilmiah Pertama Hindia Belanda
. Kumparan.com. Keseriusan
Mangkunegoro VII untuk melindungi dan melestarikan budaya Jawa, pada 1918
mengantar pada pembentukan Komite Pembangunan Kebudayaan Jawa yang
mempersiapkan suatu konferensi tentang budaya Jawa. Konferensi isukses digelar,
para utusan dari 50 organisasi, Jawa maupun Eropa, datang ke Solo. Seribu dua
ratus orang menghadiri konferensi itu, dengan Mangkungegoro sebagai ketua
kehormatan. Java Instituur, yang didirikan setahun kemudian, merupakan hasil
langsung dari konferensi ini. Java Instituut merupakan lembaga ilmiah pertama
yang berdiri di Hindia Belanda, didirikan pada 4 Agustus 1919 di Surakarta. Statuta
lembaga ini disahkan Gubernur Jenderal tanggal 17 Desember 1919 No 75.
Pendirinya antara lain PAAP Prangwadono (Mangkunegoro VII), Dr. Hoesein
Djajadiningrat, R. Sastrowijono, dan Dr. EDK Bosch, sedangkan pengurus yayasan
pertama kali diketuai oleh Dr. Hoesein Djajadjningrat, sedangkan Dr. FDK Bosch sebagai
sekretaris. Tujuan utama perkumpulan ini ialah mendorong perkembangan budaya
Jawa, Madura, Sunda, dan Bali dalam arti yang seluas-luasnya. Guna mencapai
tujuan ini, lembaga tersebut akan mengumpulkan dan menyebarkan segala macam
informasi mengenai seluruh aspek kebudayaan Jawa, Sunda, Madura dan Bali baik
yang mutakhir maupun yang lama. Kegiatan-kegiatan Java-Instituut yang cukup
menonjol dan dapat menyumbangkan banyak hal bagi pengembangan intelektualitas
antara lain, diadakannya Kongres Kebudayaan dan Sejarah, menerbitkan empat
majalah, yaitu Djawa, Poesaka Djawi, Poesaka Sunda, dan Poesaka Madhoera, dan didirikannya
museum Sana Budaya pada 1935
(https://kumparan.com/potongan-nostalgia/java)

Lantas bagaimana sejarah bahasa Jawa dan
Institut Bahasa Jawa di Soerakarta? Seperti disebut di atas bahasa Melayu,
bahasa Batak dan bahasa Jawa adalah tiga diantara bahasa-bahasa nusantara yang
dipejari pada era Pemerintah Hindia Belanda. Dalam hubungan ini terkait dengan
lembaga yang akan menaungi yakni pendirian kelembagaan. Dalam konteks inilah
dipahami Batak Instituut hingga Java Instituut (kini era LIPI). Lalu bagaimana sejarah
bahasa Jawa dan Institut Bahasa Jawa di Soerakarta? Seperti kata ahli sejarah
tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan
meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo
doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja*.

Bahasa Jawa dan Institut Bahasa Jawa di Soerakarta;
Batak Instituut hingga Java Instituut (Kini era LIPI)
 

Segera setelah usai Perang Jawa (1825-1830),
sejumlah pemuda Eropa/Belanda dijadikan oleh Pemerintahan Hindia Belanda di
Jogjakarta dan Soerakarta direkrut untuk menjadi eleves (siswa) dalam
mempelajari bahasa Jawa (kursus) dan juga berfungsi sebagai penerjemah
(Belanda-Jawa atau sebaliknya). Salah satu lulusannya adalah CL van den Berg
(lihat Javasche courant, 10-11-1832). Disebutkan diangkat sebagai Asisten
Residen Karang-anjar, Residentie Bagelen, eleves untuk bahasa Jawa dan penjabat
penerjemah di Djocjocarta, CL van den Berg untuk menggantikan Asisten Residen HJ
Levijssohn yang diberhentikan dengan hormat.


Tentang bahasa Jawa sudah kerap terinformasikan sejak era VOC. Tetapi
tidak terkait dengan orang Belanda. Saat itu orang Belanda tergantung kepada
para penerjemah, terutama orang Moor dan orang Arab. Orang Jawa teriutama di
pedalaman masih sangat jarang yang bisa berbahasa Belanda, tetapi sudah banyak
yang mampu berbahasa Melayu terutama para pedagang bahkan orang kraton. Residen
pertama Soerakarta, HJ Nahuijs sudah bisa berbahasa Melayu. Namun mulai menjadi
persoalan Ketika cabang-cabang pemerintahan semakin meluas di pedalaman Jawa
hingga ke pantai selatan. Pengetahun bahasa Melayu tidak lagi cukup, karena
orang Jawa berbahasa Jawa. Hal itulah mengapa pengetahuan bahasa Jawa menjadi
prioritas bagi pejabat-pejabat baru Belanda di wilayah pedalaman. Namun sebelum
terbentuk pelembagaan bahasa Jawa, ketika HG Nahuijs menjadi Residen di
Jogjakarta, terjadi pemberontakan (Perang Jawa 1825-1830).

Kursus bahasa Jawa di Jogjakarta pada tahun 1832
ditingkatkan menjadi suatu lembaga yang disebut Instituut voor de Javaansche
taal yang berlokasi di Soerakarta. Yang menjadi direktur lembaga adalah JFC Gericke.
Siswa-siswa pertama dalam pembentukan lembaga ini adalah
K Vikcert, J Schbitz, H Homs
Loonoic, S Senstius, G Bader, C Chauvigny de Blot, N
Esche, L Külbhkamp Lemmers, J Lichte dan J Tab yang kemudian turut dua elèves dari pegawai resident di Soerakarta J Wilkens dan A
Vincent
. JFC Gericke sendiri
sebenarnya adalah seorang misionaris yang ditempatkan Nederlandsch
Bijbelgenootschap di Soerakarta. Di lembaga ini JFC Gericke dibantu oleh
seorang mantan perawat.


Beberapa waktu yang lalu di Belanda, tepatnya di Haarlem seorang peminat
bahasa Jawa (Javaansche taal) P van Vlissingen, menginisiasi pembuatan aksara
Jawa (Javaansche alphabet) atas permintaan pemerintah ke dalam percetakan pada tahun
1824 dengan nama Javaansche Drukkerij. Hasil pertama percetakan itu adalah
menerbitkan suatu puisi dengan menggunakan bahasa dan aksara (karakters) Jawa
(lihat Bataviasche courant, 19-10-1825). Sejak inilah awal era baru dunia cetak
mencetak bahasa Jawa dan aksara Jawa. Dalam hubungan ini van Vlissingen,
ditempatkan di Soerakarta pada tahun 1820, untuk berkonsentrasi disana pada
bahasa Jawa yang ditugaskan oleh Sekretaris Jenderal Pemerintah, Baud, untuk menyiapkan
rancangan produksi dan pembentukan sebuah perusahaan percetakan Jawa.

Pendirian institut di Soerakarta ini penting dalam
bahasa Jawa. JFC Gericke juga mendapat bantuan dari CF Winter (penerjemah
bahaasa Jawa-Belanda) untuk mengajar dua jam setiap minggu. JFC Gericke
menyebut orang Jawa, sekalipun terpelajar tidak mengetahui struktur gramatikal
bahasanya sendiri dan karenanya tidak memiliki kemampuan untuk mengajar orang
lain. Hal itulah JFC Gericke sendiri yang menyusun materi untuk para partisipannya
yang orang Belanda di dalam institute. Tentu saja pada saat ini sudah ada orang
Belanda lainnya yang bisa berbahasa Jawa seperti CF Winter.

Tunggu deskripsi lengkapnya

Batak Instituut hingga Java Instituut: Bahasa Jawa dan
Bahasa Batak (KITLV hingga Kini Era LIPI)

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah ginalun (belimbing Cina)

20.01.2026
Sejarah

Sejarah Bahasa Indonesia (12):Nama Negara Lain dalam Bahasa Indonesia (KBBI); Nama Indonesia di Negara Lain Sejak Kapan?

20.01.2026
Sejarah

Karel Doorman, Panglima Laut Gabungan Sekutu yang memilih tenggelam bersama kapal perangnya setelah kalah dari Jepang di pertempuran Laut Jawa

19.01.2026
Sejarah

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Gambar kuno tentang buah jambu bol

18.01.2026
Sejarah

Sejarah Jepang (5): Orang Portugis, Orang Belanda dan VOC di Jepang; Awal Bermula Orang Portugis di Indonesia di Hindia Timur

18.01.2026
Sejarah

Kepulangan Jenderal Mansergh dari Surabaya ke Inggris setelah konflik pasukannya dengan para pejuang menyulut pertempuran Surabaya

17.01.2026
Next Post

Sejarah Surakarta (18):Candi Sukuh Gunung Lawu, Residentie Soerakarta (Karanganyar); Perbedaan Candi AntarWilayah AntarWaktu

Wisata Kuliner Viral NK Cafe Malang Jadi Tempat Favorit Banyak Orang

Iklan

Recommended Stories

Menyembunyikan Amalan Itu Lebih Utama (Agar Ikhlas)

Menyembunyikan Amalan Itu Lebih Utama (Agar Ikhlas)

10.08.2017

Sejarah Aceh (38): Sejarah Perjalanan Haji di Aceh, Wilayah Paling Dekat ke Mekkah; Sejarah Perjalanan Haji Era Hindia Belanda

02.01.2021

Resep Cara Membuat Ayam Bumbu Bali Enak Mudah

06.06.2014

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?