TETAP MENJAGA KEIKHLASAN KETIKA BERSEDEKAH
Disusun oleh : Azwir B. Chaniago
Berinfak atau bersedekah adalah perbuatan
mulia yang betul betul sangat dianjurkan dalam syariat Islam. Ketika
bersedekah, sangatlah dianjurkan untuk tetap menjaga keikhlasan. Sungguh semua
ibadah kita haruslah karena mencari wajah Allah, ikhlas karena Allah, termasuk
berinfak dan bersedekah sehingga benar benar bernilai di sisi-Nya. Allah Ta’ala
berfirman :
وَاحِدٌ فَمَنْ كَانَ يَرْجُوا لِقَآءَ
رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلاً صَالِحًا وَلاَيُشْرِكُ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا
Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan
Rabb-nya, maka hendaklah dia mengerjakan amal shalih dan janganlah dia
mempersekutukan seorangpun dengan Rabb-nya. (Q.S al Kahfi 110).
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam
bersabda :
إِنَّ اللهَ لاَ يَقْبَلُ مِنَ العَمَلِ
إِلاَّ مَا كَانَ لَهُ خَالِصاً وَ ابْتُغِيَ بِهِ وَجْهُهُ
Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla tidak
menerima amal perbuatan, kecuali yang ikhlas dan dimaksudkan (dengan amal
perbuatan itu) mencari wajah Allah. (H.R an Nasa-i, dihasankan oleh Syaikh al
Albani dalam Shahih at Targhib wat Tarhib).
Bahkan bersedekah dengan disembunyikan itu
lebih baik (memiliki nilai lebih) dari pada terang terangan. Allah Ta’ala
berfirman :
إِنْ تُبْدُوا الصَّدَقَاتِ فَنِعِمَّا
هِيَ ۖ وَإِنْ تُخْفُوهَا وَتُؤْتُوهَا الْفُقَرَاءَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۚ
وَيُكَفِّرُ عَنْكُمْ مِنْ سَيِّئَاتِكُمْ ۗ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
Jika kamu menampakkan sedekah sedekahmu maka
itu baik. Dan jika KAMU MENYEMBUNYIKANNYA dan memberikannya kepada orang fakir
MAKA ITU LEBIH BAIK BAGIMU. Dan Allah akan menghapus sebagian kesalahan
kesalahanmu. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan. (Q.S al
Baqarah 271).
Dalam surat al Insan digambarkan tentang orang
yang memberi makanan dengan mengharapkan ridha Allah saja. Allah
Ta’ala berfirman :
إِنَّمَا نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ اللَّهِ
لَا نُرِيدُ مِنْكُمْ جَزَاءً وَلَا شُكُورًا
(Sambil berkata) : Sesungguhnya kami
memberikan makanan kepadamu (orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan) HANYALAH
KARENA MENGHARAPKAN KERIDHAAN ALLAH, kami tidak mengharap balasan dan terima
kasih dari kamu. (Q.S al Insan 9)
Syaikh as Sa’di berkata : Maksudnya mereka
memberi makan dan infak adalah demi mencari ridha Allah Ta’ala semata. Mereka
tidak mengharapkan balasan materi ataupun sanjungan. (Tafsir Taisir Karimir
Rahman).
Diantara keutamaan sedekah dengan diam diam
dijelaskan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sabda beliau :
إن صَدَقَةُ
السِّرِّ تُطْفِئُ غَضَبَ الرَّبِّ
Sesungguhnya sedekah yang dikeluarkan secara
rahasia dapat memadamkan murka Allah Subhanahu wa Ta’ala. (H.R ath Thabrani,
dishahihkan oleh Syaikh al Albani).
Orang yang bersedekah mestilah menunjukkan
bahwa dia seorang hamba berlaku ikhlas kepada Allah. Ia berlaku tulus kepada Allah
Subhanahu wa Ta’ala yaitu bersedekah dengan cara diam-diam. Dengan
demikian Allah Subhanahu wa Ta’ala akan ridha kepada-nya dan Allah Subhanahu wa
Ta’ala akan mengangkat adzab ataupun murka-Nya atas hamba tersebut.
Insya Allah ada manfaatnya bagi kita semua.
Wallahu A’lam. (2.313)









