*Untuk melihat semua artikel Sejarah Menjadi Indonesia dalam blog ini Klik Disini
Siapa Minoru Tanaka? Tidak ada yang
peduli? Namun yang jelas nama Minoru Tanaka terdapat sebagai salah satu anggota
BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Besar
dugaan narasi Minoru Tanaka tidak ditemukan karena terbatasnya data yang ada.
Akan tetapi sejarah tetaplah sejarah. Nama Minoru Tanaka terdapat dalam daftar
anggota BPUPKI.
adalah sebuah badan yang dibentuk oleh pemerintah pendudukan balatentara
Jepang. Pemerintahan militer Jepang yang diwakili komando AD Ke-16 dan Ke-25
menyetujui pembentukan Badan Penyelidikan Upaya Persiapan Kemerdekaan Indonesia
pada 1 Maret 1945. Karena kedua komando ini berwenang atas daerah Jawa
(termasuk Madura) dan Sumatra. BPUPK hanya dibentuk untuk kedua wilayah
tersebut, sedangkan di wilayah Kalimantan dan Indonesia Timur yang dikuasai
komando AL Jepang tidak dibentuk badan serupa. Pendirian badan ini sudah
diumumkan oleh Kumakichi Harada pada tanggal 1 Maret 1945, tetapi badan ini
baru benar-benar diresmikan pada tanggal 29 April 1945 bertepatan dengan hari
ulang tahun Kaisar Hirohito. Badan ini dibentuk sebagai upaya mendapatkan
dukungan dari bangsa Indonesia dengan menjanjikan bahwa Jepang akan membantu
proses kemerdekaan Indonesia. BPUPK beranggotakan 67 orang yang diketuai oleh
Dr. KRT Radjiman Wedyodiningrat dengan wakil ketua Ichibangase Yosio (orang
Jepang) dan Raden Pandji Soeroso. Di luar anggota BPUPK, dibentuk sebuah Badan
Tata Usaha (semacam sekretariat) yang beranggotakan 60 orang. Badan Tata Usaha
ini dipimpin oleh Raden Pandji Soeroso dengan wakil Mr. Abdoel Gafar
Pringgodigdo dan Masuda Toyohiko (orang Jepang). Tugas dari BPUPK sendiri
adalah mempelajari dan menyelidiki hal-hal yang berkaitan dengan aspek-aspek
politik, ekonomi, tata pemerintahan, dan hal-hal yang diperlukan dalam usaha
pembentukan negara Indonesia merdeka. Pada tanggal 7 Agustus 1945, Jepang
membubarkan BPUPK dan kemudian membentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan
Indonesia (PPKI). (Wikipedia).
Lantas
bagaimana sejarah Minoru Tanaka? Seperti disebut di atas, narasi sejarah Minoru
Tanaka tidak terinformasikan meski namanya terdapat dalam daftar Anggota
BPUPKI. Lalu bagaimana sejarah Minoru Tanaka? Seperti kata ahli sejarah
tempo doeloe, semuanya
ada permulaan. Untuk
menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.
Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*.
Pahlawan Indonesia dan Minoru
Tanaka: Keberadaan Orang Jepang di Hindia Belanda Sudah Lama
Tunggu
deskripsi lengkapnya
Minoru Tanaka: Anggota BPUPKI
Era Pendudukan Jepang di Indonesia
Tunggu
deskripsi lengkapnya
*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi: akhirmh@yahoo.com




