*Semua artikel Sejarah Kota Surabaya dalam blog ini Klik Disini
Wilayah Malang dan Mojokerto pada zaman kuno begitu
dekat ke laut. Tentu saja wilayah Sidoarjo-Subaya
masih perairan (lau). Demikian juga wilayah-wilayah Pasuruan, Gresik, Lamongan
dan Tuban sebagian besar masih wilayah perairan. Pada era inilah di wilayah
Mojokerto dan Malang terdapat kerajaan hebat pernah didirikan Kerajaan
Singhasari dan Kerajaan Majapahit yang sangat kuasa di bidang maritim. Di wilayah belakang dua wilayah
tersebut terdapat Kediri.

terbentuk kerajaan Singhasari di wilayah Malang, Kerajaan Kadiri (Kediri) eksis
(1042-1222) yang salah satu rajanya yang terkenal Airlangga. Nun jauh di
Sumatra, ketika Kerajaan Chola dari India selatan melakukan invasi ke berbagai
wilayah sejak 1022, Kerajaan Panai (baca: Kerajaan Aru) di daerah aliran sungai
Barumun dan Kerajaan Sriwijaya di daerah aliran sungai Batanghari termasuk yang
ditaklukkan (lihat prasasti Tanjore 1030). Kerajaan Aru dengan pelabuhan
kampernya din pantai barat Sumatra sudah eksis sejak abad ke-5. Kerajaan
Sriwijaya mulai sangat kuat pada abad ke-7 di Bangka (prasasti Kedukan Bukit).
Pasca pendudukan Chola, Kerajaan Aru dan Kerajaan Sriwijaya yang sudah relokasi
ke daerah aliran sungai Musi bangkit kembali bersamaan dengan munurunnya Kerajaan
Kediri pada era Kertajaya dan munculnya Kerajaan Singhasari di Malang
(pengganti kerajaan Tumapel). Kerajaan Singhasari dapat dikatakan suksesi
Kerajaan Kediri (sebelumnya Tumapel bawahan Kediri, kini Kerajaan Kediri
menjadi bawahan Singhasari). Pada saat Singhasari di bawah raja Kertanegara,
keturunan Kediri memberontak (Kertanegara terbunuh 1292). Kertanegara adalah
pendukung fanatik agama Boedha Batak (sekte Bhairawa). Menantu Kertangera yakni
Raden Wijaya yang didukung Kerajaan Mongol berhasil mengalahkan Kediri. Raden
Wijaya mendirikan Kerajaan Majapahit di muara sungai Brantas (kini Mojokerto).
Lantas bagaimana sejarah zaman kuno
di bagian timur pulau Jawa? Sebelum terbentuk Kerajaan Kediri, di masa lampau
pernah eksis kerajaan Kanjuruhan di wilayah Malang (Prasasti Dinoyo 760 M). Salah
satu raja Kanjuruhan yang terkenal adalah Gajayana. Kerajaan Kanjuruhan diduga
ditaklukkan Kerajaan Mataram Kuno yang memberi jalan munculnya Kerajaan Kediri.
Seperti disebut di atas Kerajaan Kadiri runtuh dan kemudian muncul kerajaan
kuat di Malang (Singhasari). Itulah siklus kerajaan-kerajaan zaman kuno di
bagian timur pulau Jawa. Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada
permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*.
Kerajaan
Pegunungan Kanjuruhan: Prasasti Dinoyo hingga Singhasari
Tunggu deskripsi
lengkapnya
Kerajaan
Kuasa Maritim: Singhasari hingga Majapahit
Tunggu deskripsi
lengkapnya
*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi: akhirmh@yahoo.com




