*Untuk melihat semua artikel Sejarah Kupang dalam blog ini Klik Disini
Sebelum
kehadiran orang-orang Belanda di pulau Timor, ada suatu masa dimana orang-orang
Portugis membentuk koloni dan mengembangan perdagangan di pulau-pulau sekitar
pulau Timor. Lantas apakah situasi dan kondisi penduduk di pulau Timor dan
sekitar berubah setelah pengaruh Belanda semakin menguat? Lalu mengapa pengaruh peradaban Portugis begitu
mendalam dan bertahan lama di pulau Timor dan sekitar?

kerajaan Aroe di ujung utara pulau Sumatra) dan ujung selatan Maluku di
kepulauan Aroe hampir seabad berlangsung sebelum kehadiran orang-orang Belanda.
Itu dimulai pada tahun 1511 perlaut-pelaut Portugis menaklukkan Malaka (yang
menjadi basis utama mereka di nusantara). Pada tahun 1613 pelaut-pelaut Belanda
merebut kota pelabuhan Coepang di pulau Timor. Orang-orang Portugis yang
bergeser dari Coepang ke bagian timur pulau di suatu tempat yang disebut Dilli
menjadi awal keberadaan Belanda di pulau Timor. Satu abad bagi Portugis
mendahului Belanda di nusantara bukanlah waktu yang singkat. Pada era inilah
pengaruh Portugis masuk wilayah pulau Timor dan sekitar.
Situasi
dan kondisi di Pulau Timor dan Sekitar pada era Portugis sebelum kehadiran
Belanda adalah bagian awal dalam sejarah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebagai bagian awal sejarah, tentu saja banyak pertanyaan yang muncul. Namun
sangat sulit menjawab pertanyaan yang banyak terebut, karena sulitnya
mendapatkan data. Akan tetapi sejarah tetaplah sejarah. Seperti kata ahli sejarah
tempo doeloe, semuanya
ada permulaan. Bagaimana
permulaan orang-orang Portugis di pulau Timor dan sekitar adalah termasuk
sejarah yang penting. Okelah, apapun yang dapat diketahui, untuk ntuk
menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.
Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*.
Sejarah Pelayaran Belanda
Pertama 1597
Dalam
teori pelacakan data, jika sulit menemukan data dari pangkal (awal) maka
mulailah dari ujung (akhir). Pendekatan pencarian data semacam ini disebut data
retrospektif (melihat mundur ke belakang). Data-data pada era Portugis sulit
diperoleh. Hal itulah mengapa diperlukan pelacakan data sejarah pulau Timor dan
sekitar dimulai sejak kehadiran orang-orang Belanda. Seperti kita pada masa
kini menggali data dari sumber Belanda, orang-orang Belanda di masa lampau
menggali data dari sumber-sumber Portugis. Dalam hal ini sejarah pulau Timor
pada era Portugis tidak bersifat langsung tetapi melalui tangan kedua
orang-orang Belanda (sumber Belanda).
Tunggu
deskripsi lengkapnya
Situasi dan Kondisi di Pulau
Timor dan Sekitar pada Era Portugis
Tunggu
deskripsi lengkapnya
*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi: akhirmh@yahoo.com




