Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Kota Depok (29): Islam, Kristen, Pagan Sama Penting Bagi Pemerintah Hindia Belanda; Gemeente Depok Pernah Mangkir

Tempo Doelo by Tempo Doelo
03.08.2017
Reading Time: 9 mins read
0
ADVERTISEMENT



false
IN



























































































































































RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta


Dalam banyak hal, Pemerintah Hindia Belanda tidak terlalu mengistimewakan
warga Land Depok dibandingkan penduduk land lainnya. Pemerintah menganggap
Islam, Kristen dan pagan dipandang sama, yang membedakan adalah siapa yang
bersedia berpartisipasi dalam pembangunan dalam wujud kerjasama untuk membangun
jalan; jembatan dan mengembangkan lahan-lahan pertanian. Itulah inti politik
kolonial: memaksimumkan keuntungan.
Papan nama Gemeente Bestuur Depok

Bagi Pemerintah
Hindia Belanda melihat tidak ada yang istimewa di Land Depok, yang ada adalah
popularitas Land Depok karena warga terus melestarikan wasiat Cornelis
Chastelein sejak era VOC. Meski popularitas Land Depok terus meningkat, karena jemaat
Kristen (gemeente) Land Depok telah menjadi pusat zending (1871), pemerintah
tidak bergeming. Dalam perbedaan sudut pandang antara pemerintah dam gereja, sejumlah
warga di Gemeente Depok justru mulai coba mengkapitalisasi popularitas.

Pemerintah Hindia Belanda menganggap warga Gemeente Depok hanyalah sebagai
penyewa lahan (pemerintah). Namun warga Gemeente Depok tetap menganggap lahan
Land Depok adalah warisan Cornelis Chastelein sejak 1714. Ketika muncul
peraturan perpajakan yang baru tahun 1933 (Staatsblad No. 352), pemerintah
bertindak tegas terhadap warga yang tidak memenuhi kewajiban untuk membayar
pajak. Tidak diketahui apa yang melatarbelakangi motif ‘setangah membangkang’
ini.

Het nieuws van den
dag voor Nederlandsch-Indie, 08-02-1934 melaporkan seorang penyewa lahan di
Land Depok coba tidak membayar pajak. Pengadilan memutuskan untuk warga
membayar kewajiban yang sudah terlambat dibayar. Terdakwa selain harus membayar
kewajiban juga harus membayar biaya-biaya yang muncul selama persidangan.
Ketegasan dalam kasus ini, pemerintah menilai ini sebagai peringatan untuk
penghuni (Land) Depok yang lain, yang berpikir untuk menghindari kewajiban
mereka terhadap gemeenschap.
Dalam hal ini Gemeente Depok hanyalah dianggap sebuah area yang setara
dengan desa, wilayah administrasi pemerintahan terkecil seperti puluhan desa
yang berada di sekitar Land Depok. Pemerintah bersama pemimpin lokal secara
bersama-sama mengerahkan penduduk asli dan warga Depok berpartisipasi seperti
membangun jalan, jembatan dan irigasi. Atas dasar inilah Pemerintah Hindia
Belanda yang berpusat di Buitenzorg semua warga dan penduduk diperlakukan sama:
hak memanfaatkan fasilitas umum dan kewajiban membayar pajak tanpa terkecuali.
Dalam Sensus
Penduduk 1930 kampung-kampung yang berasal dari dua distrik dikelompokkan ke dalam sejumlah desa. Dari
distrik Tjibinong terbentuk tiga desa (Tapos, Tjilangkap dan Tjilodong) dan dua
kemandoran (Kmd Tjimanggis dan Kmd Tjilodong). Sedangkan dari distrik Paroeng
dibentuk sebanyak 29 desa, yakni: Tjimanggies, Tjinangka, Tjinere, Tjipajoeng, Tjitajam,
Tjoeroeg, Bedji, Bodjonggede, Grogol, Kalisoeren, Kedoengringin, Kemiri Moeka, Koekoesan,
Limo, Mampang Ilir, Mampang Oedik, Nangerang, Paboearan, Pangkalan Djati, Paroengblingbing,
Pasir Poetih, Pitara, Ratoe Djaja, Rawadenok, Saroea, Sasak Pandjang, Sawangan,
Tadjoerhalang dan Tanahbaroe (lihat Alphabetisch Register van de
Administratieve-(Bestuurs-) en Adatrechtelijk Indeeling van Nederlandsch-Indie.
Deel I: Java en Madoera. Door W. F. Schoel. Landsdrukkerij, Batavia, 1931). Gemeente
Depok adalah bagian dari desa Paroengblimbing.
*Dikompilasi oleh Akhir Matua Harahap berdasarkan sumber-sumber tempo doeloe. Sumber
utama yang digunakan lebih pada ‘sumber primer’ seperti surat kabar sejaman,
foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding),
karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari
sumber-sumber primer. Dalam setiap penulisan artikel tidak semua sumber
disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja.
ADVERTISEMENT
Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11.07.2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10.07.2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

09.07.2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

08.07.2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

07.07.2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

06.07.2024
Next Post
Prinsip Leave No Trace Jadi Jawaban Problem Sampah di Lingkungan Pariwisata

Jepretan K.T. Satake: Kebun Raya Bogor di sekitar tahun 1933

Cara TNBTS Cegah Pendaki Bandel Nyampah di Gunung Semeru, Patut Dicontoh

Sejarah Kota Depok (30): Sejarah Cibubur dan Tanjung Timur; ECC Ament, Anak Pemilik Land Tandjong Oost di Landhuis Tjiboeboer

Iklan

Recommended Stories

Resep Ikan Tongkol Bumbu Kuning Sehat & Halal

18.03.2014

Hidangan Nusantara – Masakan Betawi

07.06.2008

Resep Choco Banana Pie

15.05.2016

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?