• Latest
  • Trending

Gaya Penggiat Alam Bebas Era Digital

16 Juni 2010
Video Cut Salwa dan Sarwendah Sedang Viral, Diburu Netizen

Video Cut Salwa dan Sarwendah Sedang Viral, Diburu Netizen

5 Juni 2026
Video ‘Scandals’ aespa Picu Reaksi Beragam Netizen, Jadi Perbincangan Hangat di Media Sosial

Video ‘Scandals’ aespa Picu Reaksi Beragam Netizen, Jadi Perbincangan Hangat di Media Sosial

5 Juni 2026
Video Kakak Imut Pas Lagi Ngambek Malah Tambah Cantik, Netizen “Ekspresinya Bikin Gemas!”

Video Kakak Imut Pas Lagi Ngambek Malah Tambah Cantik, Netizen: “Ekspresinya Bikin Gemas!”

4 Juni 2026
Viral! Perjuangan Ayah dari NTT ke Bandung Demi Hadiri Kelulusan Anak, Kisah Haru Pengorbanan Orang Tua yang Menginspirasi

Viral! Perjuangan Ayah dari NTT ke Bandung Demi Hadiri Kelulusan Anak, Kisah Haru Pengorbanan Orang Tua yang Menginspirasi

3 Juni 2026
Kisah Mahasiswi Cantik Ini Sering Prank Mas Wawan Kang Ojol Yang Sedang Viral

Kisah Mahasiswi Cantik Ini Sering Prank Mas Wawan Kang Ojol Yang Sedang Viral

26 Mei 2026
Viral Mahasiswi Pulen Ini Sering Prank Mas Wawan Kang Ojol!

Viral Mahasiswi Pulen Ini Sering Prank Mas Wawan Kang Ojol!

24 Mei 2026
Viral Perjuangan Suami Rawat Istri Idap TB Tulang hingga Komplikasi, Kisah Gilang dan Chahya Bikin Haru

Viral Perjuangan Suami Rawat Istri Idap TB Tulang hingga Komplikasi, Kisah Gilang dan Chahya Bikin Haru

23 Mei 2026
Calon Pengantin Hilang di Pati Ditemukan Bersama Pacar di Hotel Jepara

Calon Pengantin Hilang di Pati Ditemukan Bersama Pacar di Hotel Jepara

23 Mei 2026
Viral Video Ayaa Ebot Pakai Stoking Favorit 30 Menit Bikin Netizen Langsung Penasaran Kelanjutannya

Viral Video Ayaa Ebot Pakai Stoking Favorit 30 Menit Bikin Netizen Langsung Penasaran Kelanjutannya

22 Mei 2026
Solo Table Theory: Arti, Tren Viral di Media Sosial, dan Alasan Banyak Anak Muda Nyaman Sendiri

Solo Table Theory: Arti, Tren Viral di Media Sosial, dan Alasan Banyak Anak Muda Nyaman Sendiri

21 Mei 2026
Viral Teror Pocong di Tangerang Bikin Warga Resah, Polisi Tingkatkan Patroli dan Imbau Aktifkan Siskamling

Viral Teror Pocong di Tangerang Bikin Warga Resah, Polisi Tingkatkan Patroli dan Imbau Aktifkan Siskamling

21 Mei 2026
Ibu Guru Cantik Ini Prank Murid Saat Ekstrakurikuler, Bikin Netizen Heboh!

Guru Cantik Ini Prank Murid Saat Ekstrakurikuler, Bikin Netizen Heboh!

21 Mei 2026
Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Register
  • Home
    • Join Komunitas
    • Pasang Iklan Gratis
    • Filter
      • Terbaru
      • Viral
      • Hot
      • Galeri
      • Populer
      • Terviral
      • Terbaik
      • Trending
  • Hiburan
    • Cerita
    • Musik
      • Chord Lirik
      • Terjemahan lirik
    • Foto
    • Gosip
    • Video
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Dunia
    • Kriminal
    • Nasional
    • Perang Dunia
    Video Cut Salwa dan Sarwendah Sedang Viral, Diburu Netizen

    Video Cut Salwa dan Sarwendah Sedang Viral, Diburu Netizen

    Video ‘Scandals’ aespa Picu Reaksi Beragam Netizen, Jadi Perbincangan Hangat di Media Sosial

    Video ‘Scandals’ aespa Picu Reaksi Beragam Netizen, Jadi Perbincangan Hangat di Media Sosial

    Video Kakak Imut Pas Lagi Ngambek Malah Tambah Cantik, Netizen “Ekspresinya Bikin Gemas!”

    Video Kakak Imut Pas Lagi Ngambek Malah Tambah Cantik, Netizen: “Ekspresinya Bikin Gemas!”

    Trending Tags

    • Perang Dunia
    • Viral
    • Musik
    • Gosip
    • Ramadhan
    • Jelajah
  • Bisnis
    • Seputar Bisnis
    • Investasi & Trading
    • Top Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Ulasan Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Biodata Viral
    • Cerpen
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Review
    • Sejarah
    • Wisata
  • Sports
    • All
    • Bulutangkis
    • Sepakbola
    Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, Bungkam Unggulan India dan Bangkitkan Harapan Bulutangkis Indonesia

    Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, Bungkam Unggulan India dan Bangkitkan Harapan Bulutangkis Indonesia

    Viral! Reaksi Kylian Mbappé di Media Sosial Saat Real Madrid Dibantai FC Barcelona Jadi Sorotan

    Viral! Reaksi Kylian Mbappé di Media Sosial Saat Real Madrid Dibantai FC Barcelona Jadi Sorotan

    John Herdman Janji Timnas Indonesia Tampil dengan Skuad Terbaik saat Hadapi Jepang di Piala Asia 2027

    John Herdman Janji Timnas Indonesia Tampil dengan Skuad Terbaik saat Hadapi Jepang di Piala Asia 2027

    Resmi! Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Juni 2026, SUGBK Dipastikan Bergemuruh

    Resmi! Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Juni 2026, SUGBK Dipastikan Bergemuruh

    5 Pelatih Termahal di Piala Dunia 2026, Nomor 1 Tembus Rp200 Miliar!

    5 Pelatih Termahal di Piala Dunia 2026, Nomor 1 Tembus Rp200 Miliar!

    Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-17 vs Qatar di Piala Asia U-17 2026, Live RCTI Malam Ini!

    Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-17 vs Qatar di Piala Asia U-17 2026, Live RCTI Malam Ini!

    FIFA Resmi Tutup Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Iran Dipastikan Tampil dan Harapan Garuda Sirna

    FIFA Resmi Tutup Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Iran Dipastikan Tampil dan Harapan Garuda Sirna

    Peran John Herdman di Balik Kemenangan 4-0 Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste di Piala AFF U-17 2026

    Peran John Herdman di Balik Kemenangan 4-0 Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste di Piala AFF U-17 2026

    12 Pemain Bintang Dunia yang Absen di Piala Dunia 2026, Italia Paling Terpukul!

    12 Pemain Bintang Dunia yang Absen di Piala Dunia 2026, Italia Paling Terpukul!

  • More
    • Tekno
    • Religi
      Hari Lebaran 21 Maret 2026 Makna, Tradisi, dan Kebahagiaan Umat Muslim

      Hari Lebaran 21 Maret 2026: Makna, Tradisi, dan Kebahagiaan Umat Muslim

      Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

      Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

      Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

      Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

      Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

      Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

      Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

      Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

      Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

      Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

      Belajar dari Sistem Ramadhan

      Belajar dari Sistem Ramadhan

      Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

      Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

      Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

      Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    • Bangka Belitung
    • Otomotif
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Kesehatan & Kecantikan
    • Chord Lirik
    • Keimanan
    • Tempo Dulu
    • Lainnya
IKLAN GRATIS
  • Home
    • Join Komunitas
    • Pasang Iklan Gratis
    • Filter
      • Terbaru
      • Viral
      • Hot
      • Galeri
      • Populer
      • Terviral
      • Terbaik
      • Trending
  • Hiburan
    • Cerita
    • Musik
      • Chord Lirik
      • Terjemahan lirik
    • Foto
    • Gosip
    • Video
  • Berita
    • All
    • Daerah
    • Dunia
    • Kriminal
    • Nasional
    • Perang Dunia
    Video Cut Salwa dan Sarwendah Sedang Viral, Diburu Netizen

    Video Cut Salwa dan Sarwendah Sedang Viral, Diburu Netizen

    Video ‘Scandals’ aespa Picu Reaksi Beragam Netizen, Jadi Perbincangan Hangat di Media Sosial

    Video ‘Scandals’ aespa Picu Reaksi Beragam Netizen, Jadi Perbincangan Hangat di Media Sosial

    Video Kakak Imut Pas Lagi Ngambek Malah Tambah Cantik, Netizen “Ekspresinya Bikin Gemas!”

    Video Kakak Imut Pas Lagi Ngambek Malah Tambah Cantik, Netizen: “Ekspresinya Bikin Gemas!”

    Trending Tags

    • Perang Dunia
    • Viral
    • Musik
    • Gosip
    • Ramadhan
    • Jelajah
  • Bisnis
    • Seputar Bisnis
    • Investasi & Trading
    • Top Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Ulasan Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Biodata Viral
    • Cerpen
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Review
    • Sejarah
    • Wisata
  • Sports
    • All
    • Bulutangkis
    • Sepakbola
    Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, Bungkam Unggulan India dan Bangkitkan Harapan Bulutangkis Indonesia

    Leo/Daniel Juara Thailand Open 2026, Bungkam Unggulan India dan Bangkitkan Harapan Bulutangkis Indonesia

    Viral! Reaksi Kylian Mbappé di Media Sosial Saat Real Madrid Dibantai FC Barcelona Jadi Sorotan

    Viral! Reaksi Kylian Mbappé di Media Sosial Saat Real Madrid Dibantai FC Barcelona Jadi Sorotan

    John Herdman Janji Timnas Indonesia Tampil dengan Skuad Terbaik saat Hadapi Jepang di Piala Asia 2027

    John Herdman Janji Timnas Indonesia Tampil dengan Skuad Terbaik saat Hadapi Jepang di Piala Asia 2027

    Resmi! Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Juni 2026, SUGBK Dipastikan Bergemuruh

    Resmi! Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Juni 2026, SUGBK Dipastikan Bergemuruh

    5 Pelatih Termahal di Piala Dunia 2026, Nomor 1 Tembus Rp200 Miliar!

    5 Pelatih Termahal di Piala Dunia 2026, Nomor 1 Tembus Rp200 Miliar!

    Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-17 vs Qatar di Piala Asia U-17 2026, Live RCTI Malam Ini!

    Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia U-17 vs Qatar di Piala Asia U-17 2026, Live RCTI Malam Ini!

    FIFA Resmi Tutup Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Iran Dipastikan Tampil dan Harapan Garuda Sirna

    FIFA Resmi Tutup Mimpi Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Iran Dipastikan Tampil dan Harapan Garuda Sirna

    Peran John Herdman di Balik Kemenangan 4-0 Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste di Piala AFF U-17 2026

    Peran John Herdman di Balik Kemenangan 4-0 Timnas Indonesia U-17 vs Timor Leste di Piala AFF U-17 2026

    12 Pemain Bintang Dunia yang Absen di Piala Dunia 2026, Italia Paling Terpukul!

    12 Pemain Bintang Dunia yang Absen di Piala Dunia 2026, Italia Paling Terpukul!

  • More
    • Tekno
    • Religi
      Hari Lebaran 21 Maret 2026 Makna, Tradisi, dan Kebahagiaan Umat Muslim

      Hari Lebaran 21 Maret 2026: Makna, Tradisi, dan Kebahagiaan Umat Muslim

      Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

      Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Secara Hisab Jatuh pada 19 Februari 2026

      Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

      Makna Sabar dalam Al-Qur’an: Kunci Lulus Ujian Hidup Menuju Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

      Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

      Mengapa Muslim dan Non-Muslim Dibedakan dalam Islam? Penjelasan Aqidah, Dalil Al-Qur’an, dan Makna Ketakwaan

      Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

      Tanggal Berapa Bulan Suci Puasa Ramadan 2026?

      Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

      Kisah Nabi Yunus Ditelan Ikan, Mukjizat, dan Kekuatan Doa di Saat Putus Asa

      Belajar dari Sistem Ramadhan

      Belajar dari Sistem Ramadhan

      Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

      Makna Hadits “Agama Adalah Nasehat”: Tafsir Lengkap & Aplikasi dalam Kehidupan Muslim

      Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

      Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    • Bangka Belitung
    • Otomotif
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Kesehatan & Kecantikan
    • Chord Lirik
    • Keimanan
    • Tempo Dulu
    • Lainnya
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Explore

Gaya Penggiat Alam Bebas Era Digital

Jelajah by Jelajah
16 Juni 2010
Reading Time: 11 mins read
Donasi
0
Share on TwitterFacebookWhatsappTelegram


Pernah booming lalu hening. Kini kegiatan alam bebas kembali bergeming. Komunitas baru bergenre petualangan bermunculan bak jamur di musin hujan. Ada yang memiliki warna tersendiri dengan penambahan kegiatan khusus. Tak sedikit yang masih sekadar wadah penyaluran hobi. Tapi yang pasti, gaya dan karakternya beda dengan pendahulunya.

Daftar acara di facebook Anjani (27) dan Rahman (29), penuh undangan kegiatan alam bebas dari sejumlah komunitas. Ada yang mengajak mereka mendaki gunung, rafting, caving, diving, hunting photography, offroad, mengunjungi suku pedalaman, menjambangi pulau-pulau eksotis, mencicipi kuliner tradisional, menyusuri peninggalan bersejarah, dan melakukan aksi konservasi.

RELATED POSTS

5 Tips Long Trip Saat Libur Panjang agar Perjalanan Nyaman, Aman, dan Bebas Drama

Viral Tren Meditasi di Dalam Peti Mati di Jepang, Cara Unik Refleksi Hidup dan Atasi Stres

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

Kedua penggiat alam bebas yang bekerja di perusahaan swasta di Jakarta ini mengaku senang mendapat bermacam undangan itu namun terkadang bingung memilihnya. “Kalau diikuti semua, mungkin hampir setiap akhir pekan tak pernah di rumah. Jadi aku pilih yang menarik dan pas waktunya,” jelas Anjani yang diamini Rahman.

Sejumlah pemilik akun di jejaring sosial yang belakangan ini digandrungi masyarakat Indonesia pun kebanjiran undangan serupa, terutama mereka yang berteman dengan penyuka kegiatan alam bebas bernuansa petualangan. Belum termasuk lagi undangan senada dari milist-milist berbasis minat yang sama. Ini menjadi bukti kegiatan alam bebas yang dulu lebih sering disebut kepecintaalaman, kembali berdenyut.

Bagaimana bisa kembali bergairah dan apakah ada perbedaan karakter kepecintaalaman dulu dan kini? Berdasarkan pengamatan penulis, banyak faktor penyebab terjadinya kelemahan lalu kegairahan kembali kepecintaalaman di Tanah Air. Perbedaan karakternya juga kental, mulai dari peminatnya, perlengkapan, kekuatan keanggotaan, dan cara penjaringan anggotanya.

Masa Keemasan
Sebelum mendalam, baiknya kita tengok sedikit latarbelakang organisasi kepecintaalaman terbesar di Indonesia yang muncul pada era tahun 60-an yakni Wanadri di Bandung dan Mapala UI di Jakarta. Wanadri dicetuskan oleh sekelompok pemuda yang sebagian besar bekas pandu (pramuka) Januari 1964 kemudian diresmikan 16 Mei 1964.

Sedangkan Mapala UI, cikal-bakalnya tercetus 8 November 1964 oleh Soe Hok Gie yang meninggal karena menghirup gas beracun saat turun dari Puncak Mahameru Gunung Semeru pada 16 Desember 1969 (satu hari jelang ultahnya ke-27). Semula bernama Impala, kemudian Mapala Prajnaparamita dan kemudian sejumlah organisasi kepecintaalaman di UI itu bergabung dan menyandang nama Mapala UI.

Kedua organisasi di atas menjadi pelopor berbagai ekspedisi baik di dalam maupun mancanegara. Mereka seolah ‘bersaing’, dan ternyata keduanya berhasil mendapat simpati dan tempat di hati para pendatang baru di dunia petulangan Indonesia.

Semasa itu kelompok-kelompok pecinta alam marak di kalangan SMA dan kampus lain. Beberapa di antaranya gaungnya cukup menonjol seperti Trupala SMA 6 Jakarta. Ada juga kelompok pecinta alam yang dibangun oleh anak-anak karang taruna yang memiliki pendidikan dasar dan pengalaman kepecintaalaman.

Jalur umum pendakian seperti Jalur Cibodas Gunung Gede-Pangrango ketika itu sudah ramai ditapaki pendaki dari berbagi penjuru kota di Pulau Jawa. Bahkan jalur tersebut dijuluki ‘jalan raya’ oleh para pendaki yang berpengalaman dan suka membuka jalur baru atau mencoba jalur lama yang sudah jarang dijajaki.

Sejumlah prestasi berhasil diraih saat itu, Wanadri misalnya sukses ber-ekspedisi di Sungai Mahakam tahun 1987, pendakian gunung es di Garwal dan Gunung Himalaya (1982), dan ekspedisi Leuser (1986). Sedangkan Mapala UI juga berhasil melakukan ekspedisi pendakian puncak Trikora bersama pendaki Amerika tahun 1981, penelitian pegunungan salju katulistiwa (1984), pendakian Himalaya (1986), mengarungi Jeram Sungai Alas 1986, pemanjatan dinding Utara Jayakusuma (986), pemanjatan Bogaboo Spire, Canada (Juli– gustus 1988), pendakian Gunung Salju Kaulistiwa Andes (September 1988), dan ekspedisi caving Gua Lebak Tipar(1987).

Tak sedikit pula petaka yang berujung kematian para pedaki gunung, antara lain Willy dan Arief di Pangrango tahun 1970, Sukardi di Gunung Burangrang (1986), enam pelajar STM Pembangunan di Gunung Salak (1987-penulis sempat ikut SAR), dan Sri Yanser di Gunung Ceremai(1988).

Puncak dukanya, ketika pecinta alam legendaris Norman Edwin meninggal saat mendaki Gunung Aconcagua (6.959 m dpl) di perbatasan Argentina-Chile, April 1992. Pendakiannya merupakan rangkaian dari ekspedisi Sevent Summits atau pendakian 7 puncak dunia oleh Mapala UI. Norman merupakan salah satu pelopor ekspedisi besar ke beberapa gunung ternama di dunia. Berkat aksi dan prestasinya semasa itu, nama Mapala UI kian tersohor.

Era Pengujian
Entah benar atau tidak, sejak kematian Norman, masa keemasan Mapala UI ikut meredup. Meski ekspedisi baru masih dilakukan, namun tak jua mengangkat ketenarannya. Begitu juga dengan Wanadri, kendati sejumlah ekspedisi rajin digelar sampai era 2000-an, namun gaung dan kibarnya tak setegar dulu, semasa era 70 dan 80-an.

Aktivitas organisasi kepecintaalaman lain di tingkat SMA dan kampus juga turut melemah. Bahkan ada yang mati lantaran tak lagi mendapat izin pihak sekolah. Pendakian pun tak seramai dulu dan bukan satu-satunya pilihan. Kemunculan kegiatan alam bebas lain yang kian berkembang seperti wall-climbing, caving, rafting, paragliding, dan menyusul diving yang 5 tahun belakangan ini mendapat respon luar biasa, menjadikan pendakian gunung tidak lagi memonopoli kegiatan alam bebas Indonesia. Kegiatan pendakian pun sempat hening.

Akibat krisis moneter (krismon) tahun 1998, biaya pendakian meninggi. Tarif transportasi, perlengkapan, dan logistik ikut-ikutan naik. Pendakian yang dulu terjangkau kalangan pelajar dan mahasiswa berubah menjadi kegiatan mahal. Kondisi itu pun berimbas terhadap kegiatan pendakian yang kian hening.

Setelah perekonomian Indonesia membaik, peminat kepecintaalaman belum sepenuhnya pulih. Menjamurnya pusat hiburan di kota-kota besar seperti mall, diskotik, fitnes, dan karoke membuat banyak generasi muda memiliki alternatif selain mendaki gunung dan kegiatan alam bebas lain.

Kegiatan pendakian sepi tapi tidak mati. Bendera beberapa organisasi pecinta alam masih berkibar di puncak-puncak gunung meski tak seramai dulu. Masa-masa itulah kualitas kepecintaalaman seseorang teruji. Ketika banyak orang memilih kegiatan lain termasuk sejumlah pendaki yang pindah ke lain hati, segelincir pendaki tetap loyal dengan pilihannya. Tak sedikit terdengar cemoohan, “hari gini masih naik gunung” dari mereka yang sudah mati rasa dengan kegiatan mendaki. Bahkan generasi anak mall dan dugem, seakan aneh melihat para pendaki yang tetap setia di jalurnya.

Proses alami pun terjadi. Mereka, pendaki sejati, tak bergeming dengan godaan hiburan gaya anak-anak urban kota. Andaipun ada yang mencoba kegiatan petualangan lain seperti rafting, paragliding, surfing, dan diving, mereka hanya ingin melebarkan sayap petualangannya. Rasa cinta terhadap pendakian tetap hidup dan tak pernah ditinggalkan.

Sementara mereka yang menjadikan kegiatan kepecintaalaman sebagai wadah pelarian dari masalah pribadi (entah itu masalah asmara, keluarga, sekolah, kampus, dan masalah di lingkungan pergaulannya) akhirnya kandas, mundur perlahan tapi pasti. Sebaliknya, mereka yang lebih serius menganggap kepecintaalaman sebagai wadah untuk mengenal Tanah Air lebih dekat sekaligus menumbuhkan nasionalisme-nya, tetap bertahan. Terlebih mereka yang memberi nilai plus atas kegiatan kepecintaalamannya dengan berekspedisi, penelitian, dan pelestarian.

Masa Kebangkitan
Memasuki era 2000, kepecintaalaman khususnya pendakian mulai berdenyut. Pengaruh perkembangan internet dan teknlogi informasi termasuk ponsel turut membantu geliat itu. Muncul komunitas-komunitas baru penggiat alam bebas yang menjaring anggotanya lewat milist.

Contoh Kembaratropis yang terbentuk akhir 2001 usai kegiatan di Taman Nasional Ujung Kulon. Komunitas ini memiliki ciri khas makan bersama beralaskan daun pisang atau daun jati utuh dalam setiap perjalanannya.

Mereka berhasil melakukan sejumlah petualangan, antara lain caving Gua Kerek di Sukabumi, pendakian ke Gunung Krakatau, Puntang, Gede, Papandayan, Guntur, Klabat, dan Gunung Salak, perjalanan ke Kawah Ratu, Badui, Taman Nasional Meru Betiri, Alas Purwo, Kawah Ijen, Ujung Genteng, Curug Cikaso, hingga ke Curug Gendang di Pandeglang Mei 2010 lalu. “Meski anggotanya kian menipis lantaran kesibukan mengurus rumah tangga dan pekerjaan, namun komunitas yang selalu mempublikasikan hasil kegiatannya ke media cetak dan online ini tetap hidup,” aku Herman salah satu pendiri.

Kehadiran tayangan kegiatan kepecintaalaman di stasiun TV swasta seperti Jejak Petualang dengan host cantik dan fresh Riani Jangkaru tak bisa dipungkiri ikut menggairahkan kepecintaalaman Tanah Air yang sempat lesu. Terlebih sejak booming-nya jejaring sosial facebook yang memudahkan segelincir orang membuat jaringan pertemanan baru lalu membentuk komunitas penggiat alam bebas dadakan.

Komunitas yang tercipta dari hasil perjalanan atau dari pertemanan dunia maya itu, keanggotaanya lebih bersifat longgar. Jarang atau mungkin tidak ada yang memberikan pendidikan dasar kepecintaalaman kepada anggotanya sebagai bekal sebelum terjun berpetualang. Anggotanya didasarkan perasaan sehobi. Umumnya para pekerja yang semasa sekolah atau kuliah pernah bergelut dalam kegiatan alam bebas. Tapi banyak pula yang tidak punya latar belakang itu, alias pemain baru dalam dunia petualangan.

Karena tidak terikat, komunitas ini mudah menerima anggota dan simpatisan, kapanpun dan dari manapun. Tapi mudah pula ditinggalkan. Rasa memiliki (sense of belonging) terhadap komunitas itu pun tidak sekuat dibandingkan organisasi pecinta alam di kampus atau sekolah, yang harus melalui proses pendidikan dasar dan serangkaian ‘tugas’ sebelum menjadi anggota tetap.

Justru kelonggaran itulah membuat orang dengan mudah membuat komunitas baru tanpa harus repot menyusun Angaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga sebagaimana organisasi resmi di kampus maupun sekolah. Komunitas-komunitas baru ini kian marak meski kebanyakan peminatnya menjadikannya semata sarana buat alternatif mengusir jenuh dari rutinitas sehari-hari, pelampiasan hobi lama, dan sekaligus menjalin pertemanan baru.

Tapi ada pula beberapa komunitas yang punya karakter lebih, misalnya dengan memberi pelatihan penulisan dan pemotretan perjalanan kepada anggotanya. Komunitas khusus seperti itu memang bukan hal baru, jauh sebelumnya sudah ada PHINISI Outdoor Activity Companion (POAC) yang terbentuk di Jakarta tahun 1992.

Komunitas ini bermotto journalistic adventure, yang mewajibkan anggotanya membuat hasil karya jurnalistik baik itu tulisan maupun foto dari setiap perjalanan yang dilakukan. “Anggotanya sekarang sibuk bekerja sebagai wartawan di berbagai media, jadi komunitas ini perlahan lenyap,” kata Erwin, salah satu anggotanya yang kini sukses menjadi fotografer di sebuah kantor berita asing.

Ada juga komunitas baru yang menekankan pada kegiatan petualangan yang peduli akan kelestarian. Namanya PROGA (Pro Green Adventures). Komunitas yang terbentuk 2008 lalu di Jakarta ini memiliki 10 sub bidang petualangan; Pro Green Mountaineering, Climbing, Diving, Rafting, Caving, Paragliding, Surfing, Sailing, Canoeing, dan Pro Green Camping. “Kegiatan kami menekankan petualangan yang berpihak pada kelestarian alam dan konservasi, bukan sekadar pemuasan adrenalin semata” jelas Bara, pendiri komunitas ini.

Masih banyak komunitas lain yang mengkhususkan pada kegiatan bernilai plus seperti FORPEG (Forum Pengelolaan dan Pemanfaatan Gunung) yang kerap menggadakan penelitian di gunung mulai dari flora, fauna, kondisi tanah, batu, dan obyek-obyek alamnya, serta tradisi budaya masyarakatnya. “Tujuannya untuk pengumpulan data yang berujung pada pengembangan daya tarik wisata dan lainnya,” terang Bram, sang pendiri.

Penampilan & Perlengkapan
Penampilan peminat penggiat alam bebas era digital ini juga beda, lebih fashionable dan lengkap. Pakaian, kaos, celana, dan aksesorisnya (kacamata, balaklava, jam tangan, dan topi) bermacam pilihan. Begitu juga dengan sepatu, sandal lapangan, dan raincoat-nya. Ranselnya besar berwarna-warni. Intinya, pendaki era masa kini dimanjakan dengan berbagai macam pilihan perlengkapan pendakian dari bermacam merk dalam dan luar negeri. Dulu, hanya ada dua produk lokal yang ketika itu berkibar namanya (maaf tidak bisa saya sebutkan di sini). Paling banter sepatu dan ransel ABRI serta kemeja planel kotak-kotak.

Perlengkapan masaknya juga lebih praktis, ada satu set trangia bermacam ukuran dengan bahan baker spritus. Tidak seperti jaman dulu, cuma parafin atau gas padat, kompor parafin dari seng dan wadah nasting. Perlengkapan tidurnya tenda domme aneka warna berbeda ukuran, lengkap dengan sleeping-bag yang lebih ringkas namun hangat serta matras aluminiumfoil yang dapat mengantarkan panas. Tidak seperti jaman dulu, bivak jadi andalan untuk bermalam atau tenda pramuka, karena tenda domme masih barang langka.

Alat navigasi untuk orientasi medan (ormed) pendaki sekarang jelas hightec seperti alat pengukur ketinggian sekaligus pencatat suhu digital Garmint GPS Map 76, Garmint Vista CX, Garmint 60, dan tentu saja ponsel teranyar dengan fitur-fitur lengkap dan praktis. Sedangkan dulu, cuma ada kompas dangdut dan peta tofografi lama buatan Belanda.

Pembekalan
Mengingat kegiatan kepecintaalaman berunsur petualangan termasuk kegiatan yang berisiko tinggi (high risk activity), komunitas-komunitas penggiat alam bebas yang baru terbit, semestinya membekali anggotanya dengan pengetahuan dasar kepecintaalaman meski kadar dan bentuk penyampaiannya berbeda dengan pendidikan dasar di sekolah dan kampus. Namun materinya tetap sama, seperti pembekalan tentang orientasi medan (navigasi), survival, ketrampilan tali-temali, pengepakan peralatan, penguasaan PPPK, dan ketrampilan SAR serta etika.

Pembekalan materi itu ditujukan terutama buat anggota yang tidak punya latarbelakang kepecintaalaman untuk menghindari atau mengurangi risiko yang sangat mungkin terjadi. Sebaiknya pula dibekali pengetahuan dalam bidang lingkungan hidup seperti konservasi, penghijauan, dan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat lokal.

Dengan pembekalan itu, pengikut komunitas penggiat alam bebas era dunia maya ini bukan sekadar lebih gaya dalam penampilan tapi juga kaya akan wawasan kepecintaalaman. Kemudahan mengakses informasi aktivitas alam bebas lewat internet dan kelengkapan perangkat digitalnya, turut menunjang.

Naskah & Foto: Adji Kurniawan_pemerhati gunung & pariwisata (adji_travelplus@yahoo.com)

NB.: Boleh mengutip tulisan ini, asal menyebutkan sumbernya.

Terkait

Tags: ExploreIndahJalan-JalanJelajahTempatTravelTravelingwisataWisatawan
TweetShareSendShare
Jelajah

Jelajah

Related Posts

5 Tips Long Trip Saat Libur Panjang agar Perjalanan Nyaman, Aman, dan Bebas Drama
Edukasi

5 Tips Long Trip Saat Libur Panjang agar Perjalanan Nyaman, Aman, dan Bebas Drama

12 April 2026
Viral Tren Meditasi di Dalam Peti Mati di Jepang, Cara Unik Refleksi Hidup dan Atasi Stres
Entertainment

Viral Tren Meditasi di Dalam Peti Mati di Jepang, Cara Unik Refleksi Hidup dan Atasi Stres

13 Maret 2026
Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung
Explore

Makan Siang di Meeting Point (Rebranding Umanusa Resto) Bandung

20 Januari 2026
Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya
Explore

Keuntungan Menginap di Dormitory Room dan Tips Nyaman Menikmatinya

17 Januari 2026
Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata
Explore

Kiat Hijrah dalam Konteks Berwisata

16 Januari 2026
Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet
Explore

Roti Tawar Bobo Pontianak Tanpa Pengawet

15 Januari 2026
Next Post

8 Cara Jitu Hindari PHK

Arti Makna Definisi Syariah Islam Pengertian Penjelasan Syariat Islam

Iklan

Recommended Stories

Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Bank Syariah Mandiri di NTB

Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Bank Syariah Mandiri di NTB

11 April 2019
Ustadz Arifin Ilham: Kalau Tidak Mampu Poligami, Sabar dan CUKUP SATU ISTRI

Ustadz Arifin Ilham: Kalau Tidak Mampu Poligami, Sabar dan CUKUP SATU ISTRI

13 November 2015

Will I fail in the recent IELTS exam? (why?)

20 Maret 2014

Popular Stories

  • Heboh! Video Ibu Tiri dan Anaknya Viral Main di Dapur Pondok Kebun Sawit

    Heboh! Video Ibu Tiri dan Anaknya Viral Main di Dapur Pondok Kebun Sawit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral! Video Ibu Guru Bahasa Inggris dan Muridnya Bikin Heboh Jagat Maya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral Video Tak Senonoh Sejoli di Batang Jateng, Kini Diburu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Baru! Video Cewek Jilbab Cantik Asal Jawa di Kamar Hotel Hebohkan Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Viral! Tante Prank Ojol di Kolam Renang Ini Berujung Tak Terduga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia. Lanjut baca »



Topoin.com - Iklans.com - Pugur.com - Tradingan.com - Piool.com - Terviral.id - Keimanan.com - Dului.com - Jokbangka.com - Biodataviral.com - Topbisnisonline.com

Tools & Data

Heatmap Saham | Heatmap Forex | Heatmap ETF | Heatmap Koin Kripto | Bunga Bank Sentral | Harga IHSG | Saham Aktif | Saham Untung | Saham Rugi | Harga Emas | Harga Minyak | Swift Kode Bank | Semua Data | Heatmap | Kurs Silang Forex | Grafik Real-Time | Kalender Ekonomi | Forex Quotes | Rasio Forex | Waktu Forex | Top Berita Utama | Ikhtisar Pasar | Pasar Kripto | Konversi Mata Uang | Kalkulator Fibonacci | Kalkulator Pivot | Kalkulator Profit | Kalkulator Pip Forex | Kalkulator Margin Forex | Kalkulator Kurs | Kalkulator MM | Bunga Majemuk | Simulasi KPR | Donasi | Beli Crypto | Tukar Crypto | Mining Crypto | Top Broker | Market | Bonus | Penawaran

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Cerita
  • Chord Lirik
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Foto
  • Gosip
  • Kesehatan & Kecantikan
  • Kriminal
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Musik
  • Nasional
  • Otomotif
  • Perang Dunia
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains
  • Terjemahan Lagu
  • Video

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Iklan Gratis
  • Join Komunitas
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Subscribe
  • Kategori
    • Berita
    • Explore
      • Food & Travel
      • Kuliner
      • Sejarah
      • Review
    • Bisnis
    • Edukasi
    • Hiburan
      • Cerita
      • Foto
      • Gosip
      • Musik
      • Video
    • Otomotif
    • Religi
    • Sports
    • Teknologi & Sains
  • Terbaru
  • Join Komunitas
  • Pasang Iklan Gratis
  • Trading & Investasi
  • Seputar Bisnis
  • Biodata Viral
  • Networks
    • Berita Viral
    • Chord Lirik
    • Keimanan
    • Seputar Bangka
    • Seputar Kripto
    • Tempo Doeloe
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?