Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Bengkulu (23): Kaur di Wilayah Bengkulu; Peradaban Sumatra Zaman Era Megalitik Negroid hingga Hindoe Boedha

Tempo Doelo by Tempo Doelo
19.11.2022
Reading Time: 6 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

ADVERTISEMENT


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Bengkulu dalam blog ini Klik Disini  

Apakah ada sejarah Kaur di Bengkulu? Tentu
saja ada, tapi sejauh ini tampaknya sejarah Kaur belum dinarasikan. Wilayah
Kaur berbatasan dengan Krui di selatan. Narasi sejaraj Krui telah dideskripsikan
dalam serial artikel sejarah Lampung. Dalam hal ini hanya membicarakan sejarah
Kaur. Apa hubungan satu sama lain sejarah Kaur dengan Bintuhan di wilayah pesisir
dan danau Ranau di wilayah pedalaman, pakah terhubung dengan peradaban Sumatra sejak
zaman megalitik era Negroid hingga era Hindoe Boedha? Bagaimana situasinya pada
era VOC Belanda hingga era Pemerintah Hindia Belanda?


Kaur
adalah kabupaten di Provinsi Bengkulu, ibu kotanya terletak di Bintuhan.
Kabupaten ini terletak sekitar 252 km ke arah selatan dari Kota Bengkulu. Kabupaten
Kaur dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2003 bersamaan dengan
pembentukan Kabupaten Seluma dan Kabupaten Mukomuko. Kabupaten Kaur merupakan
buah pemekaran dari Kabupaten Bengkulu Selatan. Kabupaten Kaur terletak di
ujung paling selatan wilayah Provinsi Bengkulu dan dikelilingi oleh perbatasan
dengan Provinsi Lampung dan Provinsi Sumatera Selatan. Jembatan terpanjang di
Provinsi Bengkulu terdapat di kabupaten ini, yaitu Jembatan Manula (Desa Tebing
Rambutan, Kec. Nasal, Kab. Kaur) terbentang sepanjang 215 M yang berada di
perbatasan dengan Provinsi Lampung. Sumber daya alam batubara, pasir besi,
perak, tembaga, migas. Beberapa objek pariwisata yang berada di kabupaten Kaur,
berupa danau. Danau kembar terletak di desa Tanjung Agung kecamatan Maje sangat
indah terdiri 2 danau yang dikelilingi pohon cemara berdekatan langsung pasir
putih laut menambah keindahan danau lembar. Dahan Langit terletak di Kecamatan
Padang Guci Hilir ditambah kuliner khas suku Basemah Selatan
(Wikipedia) 

Lantas bagaimana sejarah Kaur di wilayah
Bengkulu? Seperti disebut di atas kabupaten Kaur di provinsi Bengkulu (wilayah
Orang Pasemah) berbatasan dengan kabupaten Pesisir Barat provinsi Lampung
(Orang Lampung). Dua kelompok populasi yang bertetangga ini bermula di pedalaman
di seputar danau Ranu, yang diduga bermula dari peradaban Sumatra zaman era megalitik
Negroid hingga era Hindoe Boedha. Lalu bagaimana sejarah Kaur di wilayah
Bengkulu? Seperti kata ahli
sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan
meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo
doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai pendukung
(pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi (analisis)
dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua sumber
disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja*.

Kaur di Wilayah Bengkulu; Peradaban Sumatra Zaman Era Megalitik
Negroid hingga Era Hindoe Boedha

Tunggu deskripsi lengkapnya

Peradaban Sumatra Zaman Era Megalitik Negroid hingga
Era Hindoe Boedha: Orang Lampung dan Orang Pasemah Bermula di Danau Ranau?

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11.07.2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10.07.2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

09.07.2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

08.07.2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

07.07.2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

06.07.2024
Next Post

Sejarah Bengkulu (24): Seluma di Wilayah Bengkulu; Era Megalitik di Rejang dan di Pasemah hingga Orang Serawai di Tais

Manifestasi Cinta

Manifestasi Cinta

Iklan

Recommended Stories

Ayam Kodok Anniversary

23.05.2011
Jamak Shalat Boleh Jika Ada Keperluan dan Kesulitan

Cara Memasak Sayur Bayam dan Wortel Kuah Bening dengan Tingkat Kematangan Pas

02.11.2018
wisata kekinian Bukit Indah Simarjarunjung Sumatera Utara

wisata kekinian Bukit Indah Simarjarunjung Sumatera Utara

28.01.2019

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?