Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Bahasa (3): Bahasa Melayu, Lingua Franca di Hindia Timur; Bahasa Melayu Bermula di Sumatra Menyebar di Nusantara

Tempo Doelo by Tempo Doelo
06.09.2023
Reading Time: 7 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

ADVERTISEMENT


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Bahasa dalam blog ini Klik Disini

Fakta
bahwa masa kini Bahasa Indonesia sebagai lingua franca di Asia Tenggara. Fakta
bahwa Bahasa Indonesia berakar dari bahasa Melayu. Fakta bahwa bahasa Melayu
bermula di pulau Sumatra. Dalam konteks inilah sejarah bahasa Melayu, suatu bahasa
lingua franca di masa lampau. Suatu bahasa yang awalnya terbentuk di pantai timur
Sumatra.


Bahasa
Melayu merupakan sebuah bahasa dalam rumpun bahasa Austronesia yang dituturkan
terutama di Asia Tenggara Maritim. Bahasa ini memiliki sekitar 290 juta penutur
(dengan 30 juta sebagai “bahasa Melayu” dan 260 juta sebagai
“bahasa Indonesia” di seluruh dunia. Selain itu, bahasa Melayu
tempatan merupakan salah satu bentuk bahasa daerah di Sumatra, Kalimantan, dan
sebagai kreol di berbagai daerah di Indonesia. Bahasa Melayu merupakan bahasa
perantara dalam kegiatan perdagangan dan keagamaan di Kepulauan Nusantara. Catatan
tertulis pertama dalam bahasa Melayu ditemukan di pesisir tenggara Pulau
Sumatra. Istilah “Melayu” sendiri berasal dari di Dharmasraya. Sejarah
bahasa Melayu dapat dibagi menjadi beberapa zaman: bahasa Melayu Purba, bahasa
Melayu Kuno, Zaman Peralihan, Zaman Melaka (Bahasa Melayu Klasik), bahasa
Melayu Modern Akhir, dan bahasa Melayu Modern. Prasasti Telaga Batu, catatan
bahasa Melayu terawal. Bahasa Melayu Kuno. Selepas masa Sriwijaya, catatan
tertulis baru muncul semenjak masa Kesultanan Malaka (abad ke-15). Batu
Prasasti Terengganu dalam tulisan Jawi yang ditemukan di Terengganu, bahasa
Melayu Klasik bertarikh 1303 M,. Bahasa Melayu mulai digunakan secara meluas
sebagai bahasa perantara Kesultanan Melaka (1402–1511). Surat-surat tertua ditulis
dalam bahasa Melayu antara lain dari Sultan Abu Hayat dari Ternate, bertarikh
sekitar tahun 1521–1522. Teks itu ditujukan kepada raja Portugis, setelah
hubungan dengan penjelajah Portugis Francisco Serrão
. (Wikipedia)

Lantas bagaimana sejarah Bahasa Melayu, lingua
franca di Hindia Timur? Seperti disebut di atas, bahasa Bahasa Indonesia
merupakan suksesi bahasa Melayu. Bahasa Melayu bermula di Sumatra lalu menyebar
menjadi lingua franca di Nusantara. Lalu bagaimana sejarah Bahasa Melayu, lingua
franca di Hindia Timur? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada
permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja.

Bahasa Melayu, Lingua Franca di Hindia Timur; Bahasa
Melayu Bermula di Sumatra Menyebar di Nusantara

Bahasa Melayu sudah lama terbentuk, sudah lama pula
menyebar di nusantara. Sejak kahadiran pelaut/pedagang Eropa di Hindia Timur,
bahasa yang digunakan dalam perdagangan, bahasa Melayu tetap digunakan. Namun
selama era VOC terhadap bahasa Melayu ini kurang diperhatikan. Meski demikian
adanya, dua pemerhati awal dalam bahasa Melayu adalah seorang Belanda Werndly
(pada awal abad ke-18) dan seorang Inggris W Marsden (pada akhir abad ke-18).
Secara seius perhatian terhadap bahasa Melayu (dan juga disusul bahasa Jawa)
baru dimulai pada era Pemerintah Hindia Belanda. Mengapa?


Menteri Pendidikan Umum di Belanda menyelenggarakan kursusu bahasa Melayu
dan bahasa Jawa pada tahun 1841/1842 (lihat Javasche courant, 14-01-1843). Kursus
ini dilakukan selama setahun dengan Pendidikan dua kali seminggu sebagaimana
disebut dalam laporan panitia kepada Menteri Pendidikan Umum.
 

Pada masa awal Pemerintah Hindia Belanda ini, sejumlah
individu di Belanda sudah menguasai praktis bahasa Melayu, tetapi tentu saja
tidak begitu mendalam dari aspek linguistic. Salah satu pemerhati bahasa Melayu
yang terkenal di Belanda adalah Prof Roorda van Eysinga, profesor bahasa Melayu
di Akademi Militer Kerajaan di Breda dan Dr Ed Dulaurier.

 

Roorda van Eysinga seorang profesor linguistik oriental, geografi dan rtnologi
pernah cukup lama di Hindia dan telah banyak mengumpulkan manuskrip langka dan
berharga. Tingkat pengetahuan bahasa Melayunya jauh lebih tinggi jika
dibandingkan dua Inggris terdahulu Raffles dan William Marsden. Dr Ed Dulaurier
adalah seorang peneliti muda Prancis yang bekerja di Belanda. Meski koleksi
Dulaurier lebih sedikit dari Roorda, tetapi koleksinya cukup lengkap termasuk
dari kerajaan-kerajaan kuno Jawa yang berasal dari abad ke-15. Koleksi Dulaurier
ini Sebagian dari Belanda dan Sebagian yang lain dari Inggris (termasuk koleksi
Raffles). Setelah Roorda cukup lama guru besar bahasa Melayu dan bahasa Jawa di
Breda, kemudian diketahui Dr Dulaurier menjadi hoogleeraar in de Maleische en
Javaansche talen di Parijs (lihat Nederlandsche staatscourant, 25-01-1843).
Dalam fase mereka inilah kemudian muncul doctor-doktor baru dalam bidang linguistic
bahasa timur seperti Dr HN ban der Tuuk dan Dr Matthes.

Prof Dulaurier, guru besar bahasa di Prancis dan
juga menjadi anggota dewan sastra di Belanda, yang menjadi pengajar dalam kursus
bahasa Melayu dan bahasa Jawa tahun 1841/1842 di Belanda. Bahasa dalam hal ini
bahasa-bahasa di Hindia terutama bahasa Melayu dan bahasa Jawa adalah milik
semua bangsa.

Tunggu deskripsi lengkapnya

Bahasa Melayu Bermula di Sumatra Menyebar di Nusantara:
Tercatat dalam Berbagai Wujud Sejak Abad ke-7

 

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di seputar
rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel di blog
hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya jelang
tidur.
Saya sendiri bukan sejarawan
(ahli sejarah), tetapi ekonom yang memerlukan aspek sejarah dalam memahami
ekonomi dan bisnis Indonesia. Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah
catatan pinggir yang dibuang sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11.07.2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10.07.2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

09.07.2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

08.07.2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

07.07.2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

06.07.2024
Next Post

Sejarah Bahasa (4): Bahasa Madura di Pulau Madura dan Bahasa Jawa di P Jawa; Migrasi Madura ke Jawa, Pengaruh Jawa di Madura

Dari koleksi studio foto Onnes Kurkdjian tentang Jawa (9): Kawasan Bromo

Iklan

Recommended Stories

Perbedaan Antara Ulama Ahli Hadits dan Ahli Fikih

Perbedaan Antara Ulama Ahli Hadits dan Ahli Fikih

05.02.2017
Alamat Lengkap Dan Nomor Telepon BFI Finance Se-Bengkulu

Alamat Lengkap Dan Nomor Telepon BFI Finance Se-Bengkulu

30.07.2018

Penyatuan Tanah-Tanah Islam – Kebijakan Khilafah

19.12.2011

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?