Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Banyuwangi (37): Sepak Bola di Banyuwangi, Apakah Ada Sejarah Sepak Bola di Wilayah Banyuwangi? Jadi Hiburan

Tempo Doelo by Tempo Doelo
11.06.2023
Reading Time: 6 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

ADVERTISEMENT


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Banyuwangi dalam blog ini Klik Disini

Apakah
sejarah sepak bola di wilayah Banyuwangi hanya Persewangi? Nah, itu dia. Apakah
ada sejarah lama tentang sepakbola di wilayah Banjoewangi? Nah, ini dia. Apakah
tidak ada yang tertarik menulisnya? Apakah dalam hal ini memang benar-benar
tidak ada sejarah sepak bola di Banyuwangi? Okelah, kita tidak harus terus
bertanya, ada baiknya perlu diselidiki. Mari kita lacak.

Persatuan
Sepak Bola Banyuwangi (disingkat Persewangi) tim sepak bola Indonesia yang
bermarkas di Stadion Diponegoro, Banyuwangi. Pada tahun 1997 tim ini pernah
berlaga di Divisi Satu Liga Indonesia. Setelah itu, klub ini vakum kembali
memulai kiprahnya pada tahun 2002, kini Persewangi bermain di Liga 3. Tim ini
pada tahun 2008 menghuni Divisi Satu Liga Indonesia setelah pada musim
kompetisi 2007 menjadi juara kedua Kompetisi Divisi II PSSI sekaligus promosi
ke divisi I. Sebelumnya, Persewangi meraih juara 4 dalam kompetisi divisi III
2006 dan promosi ke divisi II 2007. Persewangi juga pernah menghasilkan
beberapa pemain yang bermain untuk tim nasional, seperti Hendro Kartiko, Zaenal
Ichwan, Imam Hambali, dsb. Perseaangi pernah mengalami dualisme kepengurusan
pada awal tahun 2012 sampai dengan tahun 2019 dan pada awal tahun 2020
persewangi resmi menjadi satu di bawah naungan Yayasan Persewangi Banyuwangi
Indonesia (YPBI). Julukan Laskar Blambangan atau yg sering disingkat dengan
nama The Lasblang adalah julukan dari Persewangi Banyuwangi. Nama
“Blambangan” diambil dari “nama Kerajaan Hindu” yang dahulu
terdapat di “Kabupaten Banyuwangi”. Alasan diberinya julukan Laskar
Blambangan kepada “Persewangi Banyuwangi”, karena diharapkan pemain
mempunyai jiwa yang kuat dan bersemangat serta tangguh menghadapi lawan
layaknya pasukan Kerajaan Blambangan.
(Wikipedia)

Lantas bagaimana sejarah sepak bola di
Banyuwangi, apakah ada sejarah sepak bola di wilayah Banyuwangi? Seperti
disebut di atas, sejarah sepak bola di wilayah Banuwangi tidak terinformasikan.
Apakah benar-benar tidak ada? Tempo doeloe sepak bola jadi hiburan. Lalu
bagaimana sejarah sepak bola di Banyuwangi, apakah ada sejarah sepak bola di wilayah
Banyuwangi? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe, semuanya ada permulaan.
Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita
telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja*.

Sepak Bola di Banyuwangi, Apakah Ada Sejarah Sepak
Bola di Wilayah Banyuwangi? Sepak Bola Jadi Hiburan

Sejak kapan adanya sepak bola di Banyuwangi sulit
diketahui. Namun yang jelas di Banyuwangi sudah ada permain sepak bola yang diadakan
di aloen-aloen. Mengapa tidak terinformasikan, boleh jadi karena di Banyoewangi
tidak ada surat kabar. Tentu saja berbeda dengan di kota-kota besar seperti
Batavia, Semarang, Soerabaja, Medan dan Bandoeng. Banyuwangi hanyalah sebuah
kota kecil, yang dapat dikatakan jauh dari Soerabaja dan Malang.


Pertandingan sepak bola sendiri di Hindia Belanda dilaporkan kali pertanam
di Medan tahun 1893. Lalu kemudian disusul di Batavia (1895), dan Soerabaja
(1898). Namun adanya klub dan kompetisi sepak bola dimulai di Batavia pada
tahun 1903. Salah satu klub sepak bola di Batavia pada tahun 1904 diketahui melakukan
lawatan ke Bandoeng untuk melakukan pertandingan sepak bola dengan kesebelasan
di kota tersebut. Kompetisi di Soerabaja diadakan pada tahunb 1907. Sukses
penyelenggaraan pertandingan sepak bola di Soerabaja diduga memicu diadakannya
sepakbola di kota-kota lain di wilayah Jawa bagian timur. Bagaimana dengan di
Banyuwangi?  

Situasi dan kondisi di Banyuwangi hanya ditemukan
dalam surat-surat yang dikirim dari Banjoewangi yang dimuat di surat kabar yang
terbit di Soerabaja. Oleh karena itu, hanya kejadian tertentu saja yang dapat
terinformasikan di Banjoewangi. Di Banyoewangi hanya ada satu kesebelasan yang
dibentuk dari orang-orang Eropa/Belanda. Hal itu tidak dimungkiankan untuk
bertanding di Banyuwangi antar kesebelasaan Eropa/Belanda. Sementara
kesebelasan pribumi juga sudah terbentuk. Dua kesebelasan inilah yang kerap
melakukan pertandingan di aloen-aloen Banjoewangi.


Pada tahun 1925 terjadi keributan di lapangan aloen-aloen antara
kesebelasan Eropa/Belanda dengan kesebelasan pribumi (lihat De Indische courant,
26-09-1925). Disebutkan pemicu keributan itu berawal dari salah satu pemain
pribumi entah sengaja atau sengaja bermain kasar. Tindakan itu tidak dapat
diterima para pemain kesebelahasan Eropa/Belanda. Hubungan dua kesebelasan yang
selama ini baik-baik saja menjadi tercoreng. Akibat dari masalah itu keributan
tidak terhindarkan. Salah satu pemain Arab (Hadji Hoesin, yang juga seorang jaksa)
melepaskan tembakan revolver ke udara untuk meleraikannya.

Tunggu deskripsi lengkapnya

Sepak Bola Jadi Hiburan: Apakah Benar-Benar Tidak Ada
Sejarah Sepak Bola di Banyuwangi?

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur.
Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetSendShare
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11.07.2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10.07.2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

09.07.2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

08.07.2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

07.07.2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

06.07.2024
Next Post
Karena Salah Ajar, Anak Pun Enggan Belajar

Karena Salah Ajar, Anak Pun Enggan Belajar

Inilah 8 Pekerjaan yang Banyak Dibutuhkan di Era Ai

Iklan

Recommended Stories

Resep Donat Ubi Ungu Empuk Lembut

15.11.2015
Suluh Kemajuan – TG Haji Karim

Promosikan Citra Positif Wisata Cirebon dan Kuningan, Kemenpar Gelar Press Tour Kedua Tahun Ini

23.12.2017

Puasa Qadha Dengan Puasa 6 Syawal

29.05.2020

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

OPPO Reno15 Pro Max: Flagship Reno dengan Bezel Tertipis dan Kamera 200MP Terbaru

23.01.2026
Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

Mengenal Syariat, Hakikat, dan Ma‘rifat dalam Islam: Pengertian, Perbedaan, dan Tahapannya

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Review
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?