*Untuk melihat semua artikel Sejarah Cirebon dalam blog ini Klik Disini
Wilayah
Ciamis dapat dilihat dari dua sisi, pantai utara di Cheribon dan pantai selatan
di Banjoemas. Kini gilirannya memperhatikan sejarah Ciamis daru wilayah pantai
utara di Cheribon. Seperti halnya dari sisi selatan, mengapa penting sejarah
Ciamis dari pantai utara. Satu yang pasti bahwa wilayah Ciamis cukup berada di
wilayah residentie Cheribon (sebelum kemudian batas wilayah diubah yang
menyebabkan Ciamis masuk residentie Preanger).

Kabupaten
Ciamis dikenal Galuh adalah sebuah kabupaten di Jawa Barat, ibu kota di
kecamatan Ciamis. Kabupaten ini berada di bagian tenggara Jawa Barat,
berbatasan dengan Majalengka dan Kuningan di utara, Cilacap dan Kota Banjar di
timur, Pangandaran di selatan, serta kota dan kabupaten Tasikmalaya di barat.
Kecamatan Banjar ditingkatkan statusnya menjadi kota 2002. Pada tahun 2012 dilakukan
pemekaran dengan membentuk kabupaten Pangandaran. Menurut sejarawan W.J Van der
Meulen, Pusat Kerajaan Galuh di Kawali. Dalam Bahasa Sanskerta, kata
“galuh” menunjukkan sejenis batu permata. Kabupaten Galuh Imbanagara
berlokasi di Barunay beribukota di Imbanagara dan sejak 1812 Kabupaten Galuh
berlokasi di Cibatu, beribukota di Ciamis. Dalam Prasasti Berangka tahun 910,
Raja Dyah Balitung disebut sebagai “Rakai Galuh”. Dalam Prasasti
Siman berangka tahun 943 M, disebutkan bahwa “kadatwan rahyangta mdang
bhumi mataram ingwatu galuh” menunjuk sebuah tempat di Watugaluh. Kemudian
dalam sebuah Piagam Calcutta disebutkan bahwa para musuh penyerang Airlangga
lari ke Galuh dan Barat, mereka dimusnahkan pada tahun 1031 M. Pada Carita
Parahyangan, disebutkan bahwa Prabu Maharaja Linggabuanawisésa (1350-1357)
berkedudukan di Kawali sebagai penguasa Kerajaan Sunda Galuh. Singkatnya: Pada
tahun 1595, Kerajaan Galuh jatuh ke tangan Senapati dari Mataram. Invasi
Mataram ke Galuh semakin diperkuat pada masa Sultan Agung. (Wikipedia).
Lantas bagaimana sejarah Ciamis, suatu distrik
semasa Residentie Tjeribon? Seperti disebut di atas wilayah Ciamis dalam
sejarahnya penting dari sisi pantai selatan maupun pantai utara. Wilayah Ciamis
masuk Residentie Cheribon dan distrik Soekapoera di Residentie Preanger
Regentschappen. Lalu bagaimana sejarah Ciamis, suatu distrik semasa Residentie
Tjeribon? Seperti kata ahli sejarah
tempo doeloe, semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan
meningkatkan wawasan sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo
doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan saja*.
Ciamis, Distrik Semasa Residentie Tjeribon; Distrik
Soekapoera di Residentie Preanger Regentschappen
Tunggu deskripsi lengkapnya
Distrik Soekapoera di Residentie Preanger
Regentschappen: Dipisahkan dari (Wilayah) Kerajaan Cheribon Era VOC
Tunggu deskripsi lengkapnya
Harahap, penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak
1999 hingga ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta
Pusat (1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun
di seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis
artikel di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang,
utamanya jelang tidur. Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi: akhirmh@yahoo.com





