Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (745): Cotabato Teluk Kuno di Mindanao dan Geomorfologi; Sungai Tamontoka hingga Danau Buluan

Tempo Doelo by Tempo Doelo
31.07.2022
Reading Time: 6 mins read
0
ADVERTISEMENT

RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

ADVERTISEMENT


*Untuk melihat semua artikel Sejarah Menjadi Indonesia dalam blog ini Klik Disini

Pulau Mindanao adalah pulau yang bergunung-gunung.
Namun diantara gunung-gunung itu juga terdapat teluk dan dataran rendah.
Dataran rendah yang terbilang luas terdapat pantai barat dimana terdapat kota Cotabato.
Nama “Cotabato” disebut merujuk dari kata Maguindanao ‘kuta wato’,
atau kemungkinan dari kata Melayu “kota batu”. Penduduk asli disebut
orang Maguindanao, bagian dari kelompok etnis Moro. Nama manguindano berarti
“penghuni dataran banjir”.


Cotabato, officially the Province of Cotabato and formerly but still
colloquially known as North Cotabato (Hiligaynon: Aminhan Cotabato; Cebuano:
Amihanang Cotabato; Maguindanaon: Pangutaran Kutawatu; Filipino: Hilagang
Cotabato), is a landlocked province in the Philippines located in the
Soccsksargen region in Mindanao. Its capital is the city of Kidapawan. Some of
its barangays are under the jurisdiction of the nearby Bangsamoro Autonomous
Region. Cotabato derives its name from the Maguindanaon word kuta watu (from
Malay – “Kota Batu”), meaning “stone fort”, referring to
the stone fort which served as the seat of Sultan Muhammad Kudarat in what is
now Cotabato City (which the province derives its name from). Islam was
introduced in this part of the country in the later part of the 15th century by
Sharif Mohammed Kabungsuwan, an Arab-Malay Muslim warrior-missionary. Sharif
Kabungsuwan invaded Malabang in 1475, facing armed resistance from the
non-Muslim natives, nevertheless successfully vanquishing and subjugating them
to his (Islamic) rule through the might of his Samal warriors. Christianity was
introduced in 1596, but the Spaniards were unable to penetrate into the region
until the second half of the 19th century. The district of Cotabato was formed
in 1860, covering the areas of what is now Cotabato, Maguindanao and Sultan
Kudarat provinces with its capital at Tamontaka. Fort Pikit was established by
the Spaniards in 1893 as they continued their conquest of the remnants of
Maguindanao Sultanate, which would soon be the site of one of the province’s
oldest towns, Pikit
. (Wikipedia) 

Lantas bagaimana sejarah geomorfologi teluk
Kota Cotabato di pulau Mindanao?
Seperti disebut di atas, kota Cotabato ini terhubung
dengan danau-danau pedalaman melalui sungai Tamontoka hingga ke danau Buluan
. Lalu bagaimana sejarah geomorfologi
teluk Kota Cotabato di pulau Mindanao? Seperti kata ahli sejarah tempo doeloe,
semuanya ada permulaan. Untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan
sejarah nasional, mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika sejarawan gagal memberikan
bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh penduduknya sendiri akan
menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal itu terjadi, sumber utama
yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber primer’ seperti surat kabar dan
majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai
pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi
(analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam penulisan artikel ini tidak semua
sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya
sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di
artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan
saja*.

Geomorfologi Teluk Kota Cotabato di Pulau Mindanao;
Sungai Tamontoka hingga Danau Buluan

Kapan kota Cotabato terbentuk? Tidak diketahui
secara jelas. Namun di kawasan dimana Kota Cotabato yang sekarang berada di
antara dua sungai besar, yakni sungai de Gradande dan sungai Tamontaka. Kota Cotabato
berada di sisi barat sungai de Grande. Kawasan kota ini kini terkesan jauh di
pedalaman.


Di pedalaman terdapat danau besar
yang ke hilir dihubungkan sungai Tamontaka. Singai ini kemudian di dihilir
bercabang dengan cabang baru sungai de Grande. Pada sungai de Grande ini di
hilir terbentuk kota Cotabato dimana awalnya ditandai sebuah benteng. Dalam
pembangunan benteng ini dibangun kanal yang menghubungkan sungai de Grande ke
sungai Tamontaka. Kanal yang dibangun ini diduga awalnya adalah jalur air yang
membedakan Kawasan benteng dengan Kawasan ke dekat laut yang berawa-rawa. Sungai utamanya Rio Grande
de Mindanao, yang dengan banyak anak sungainya mengairi bagian dalam Mindanao
yang luas dan jatuh ke laut di pelabuhan Cótabato di Laut Sulawesi (lihat De
Indische mercuur; orgaan gewijd aan den uitvoerhandel, jrg 33, 1910, no 14).

Tunggu deskripsi lengkapnya

Sungai Tamontoka hingga Danau Buluan: Terbentuknya
Kota Cotabato

Tunggu deskripsi lengkapnya

 

 

*Akhir Matua Harahap,
penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga
ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat
(1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di
seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel
di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya
jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang
memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia.
Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang
sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11.07.2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10.07.2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

09.07.2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

08.07.2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

07.07.2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

06.07.2024
Next Post

Sejarah Menjadi Indonesia (746): Teluk di Manila, Danau Laguna di Pulau Luzon dan Geomorfologi; Danau Terbesar Danau Toba

CARA MEMBUAT TELUR DADAR GORENG CRISPY

Iklan

Recommended Stories

Fiqh Hajr (3)

11.02.2012

خطبة من احكام اليتيم

04.02.2017

PEMBERI HARAPAN PALSU BISA JADI MUNAFIK

12.07.2021

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?