Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Australia (30): Antarktika di Laut Selatan, Benua Es Semakin Hangat; Sejarah Penemuan Awal Antarktika dari Australia?

Tempo Doelo by Tempo Doelo
09.04.2021
Reading Time: 29 mins read
0
ADVERTISEMENT




false
IN


























































































































































 

RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

*Untuk melihat semua artikel
Sejarah Australia dalam blog ini Klik Disini

Seperti
halnya benua Australia, benua Antarktika juga berada di ujung dunia. Benua
Australia dapat dikatakan sebagai hunian terakhir orang-orang Eropa, benua
Antarktika juga benua es yang terakhir dikunjungi. Penemuan benua Antarktika di
kutub selatan, seperti halnya daratan Amerika (selatan), peran daratan
Australia begitu penting. Jarak terdekat ke Antarktika dapat dicapai dari
Amerika Selatan, Selandia Baru dan Australia. Semakin majunya Australia dan
semakin majunya teknologi kelautan (navigasi pelayaran) semakin memudahkan pula
para ahli untuk menyelidiki Antarktika.

ADVERTISEMENT
Benua Antartika terdapat di laut selatan yang
cukup jauh dari Australia. Benua Antartika ini tertutup es sepanjang waktu
(sekitar 98 persen) dengan rata-rata ketebalan es 1.9 Km. Untuk mencapai kutub
utara tidak mudah dilakukan dan hanya bisa dengan kapal yang dibuat  khusus. Benua es ini dikelilingi oleh Lautan
Pasifik, Lautan Atlantik dan Lautan Hindia. Benua ini luas 14.0 Juta Km2 (bandingkan
dengan luas laut dan daratan Indonesia 5.2 Juta Km2; dan Australia 8.6 Juta
Km2. Betapa luasnya benua es ini. Antarktika memiliki kelembaban rata-rata
terendah, suhu rata-rata terendah di antara semua benua di bumi, benua
tertandus, benua berangin terkencang, Antarktika juga dianggap sebagai gurun
yang hanya memiliki curah hujan 200 mm di sepanjang pantai dan jauh lebih
sedikit di pedalaman. Benua terdingin di muka bumi ini sebagian besar tertutup
es sepanjang tahun mencapai -89°C. Warga yang tinggal di benua ini umumnya para
peneliti dan ilmuwan untuk batas waktu tertentu saja. Hanya organisme yang
dapat hidup dan beradaptasi di suhu dingin termasuk berbagai jenis fungi, alga,
bakteri, protista, tumbuhan, selain itu hewan seperti penguin, nematoda, anjing
laut. Vegetasi yang ada hanya tundra. Benua Antarktika terbilang sebagai zona
bebas, tanpa status kepemilikan.

Lantas
bagaimana sejarah penemua benua baru Antarktika
? Sudah barang tentu sudah ada yang menulisnya. Namun
sejarah tetaplah sejarah. Sejauh data baru ditemukan, penulisan narasi sejarah benua
Antraktika tidak pernah berhenti. Lalu apa peran Australia untuk urusan benua
es ini
? Yang jelas benua ini memiliki jarak yang
terbilang dekat dengan benua Australia. Okelah kalau begitu.
Seperti
kata ahli
sejarah
tempo doeloe,
semuanya
ada permulaan.
Untuk
menambah pengetahuan dan meningkatkan wawasan sejarah
nasional, mari kita telusuri
sumber-sumber tempo doeloe.

Sejarah seharusnya memiliki permulaan. Jika
sejarawan gagal memberikan bukti catatan tertulis, setiap orang bahkan oleh
penduduknya sendiri akan menciptakan imajinasi sendiri. Untuk menghindari hal
itu terjadi, sumber utama yang digunakan dalam artikel ini adalah ‘sumber
primer’ seperti surat kabar dan majalah sejaman, foto dan peta-peta. Sumber
buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku
juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam
penulisan artikel ini tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut
di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja*.

Nama Antarktika dan Penemuan
Australia

Penemuan
(benua) Antarktika terkesan simpang siur. Hal itu dapat diperhatikan dalam
Wikipedia. Bahkan nama Carsten Borchgrevink tidak dihubungkan, tetapi nama nama
Carsten Borchgrevink hanya dibuat terpisah. Anehnya, nama James Cook dikaitkan-kaitkan
dalam upaya penemua Antarktika meski James Cook sendiri melakukan ekspedisi
dengan misi yang lain. Disebutkan James Cook pada tahun 1773 melintasi
Lingkaran Antarktika sekitar 75 mil dari pantai Antarktika. Padahal faktanya,
hingga tahun itu tidak seorangpun yang sudah dapat mencapai (menjejakkan kaki)
di pantai Antarktika. Okelah, kita mulai membicarakannya dari nama Carsten
Borchgrevink.

Sebelum nama Carsten Borchgrevink muncul,
pengetahuan tentang benua Antarktika belum diketahui. Carsten Borchgrevink
adalah orang pertama yangberuntung menjadi penghuni
bumi pertama yang menginjakkan kaki di benua keenam Antarktika yang diperkirakan
berukuran dua kali Eropa pada psosisi GPS 78°50′ Lintang Selatan (lihat Op de
hoogte 1904 No. 8). Majalah ini mengutip dari buku berjudul ‘Das Festland am Sudpo;’
atau ‘Schlesische Verlags Anstalt v. S. Schottlaender’. Buku tersebut ditulis
sendiri oleh Carsten Borchgrevink berdasarkan perjelajahannya antara tahun
1898-1900. Dalam buku ini juga ditampilkan sejumlah hasil pemotretan profil
tentang kutub selatan,

Borchgrevink
lahir di Ghristiania pada tahun 1864. Setelah menyelesaikan studinya, Borchgrevink
berangkat ke Sydney. Pertama bekerja sebagai surveyor, lalu kemudian diangkat
sebagai guru ilmu alam di Universitas di Sydney. Pada tahun 1894 ia bergabung
dalam pelayaran sebagai pelaut biasa ke tanah selatan dengan kapal penangkap
ikan paus Norwegia dan Borchgrevink bertindak menjadi pemimpin dalam ekspedisi
ke wilayah ini: daerah Antarktika. Dia telah melihat daratan dan ingin mengumpulkan
dukungan dan melakukan pelayaran melalui penyelidikan. Namun tidak mudah dan
baru membuahkan hasil setelah mendapatkan dukungan kekuangan dari jutawan Sir
George Newnes.

Borchgrevink menggunakan sebuah kapal yang
dibangun di Norwegia. Dengan sebagian besar awak Norwegia, Borchgrevink berangkat
ke Laut Selatan di bawah bendera Inggris. Setelah mencapai target awal bendera Inggris
tersebut ditancapkan di selatan Cape Adare. Setelah itu Borchgrevink dengan kapalnya
dan dua pertiga awaknya tiba di Nieuw Zeeland dan sebanyak 10 orang tinggal di
kutub musim dingin di sebuah kabin di pantai. Orang-orang gagah berani yang
tiggal disana, terputus dari peradaban, menghadapi kehidupan yang penuh
petualangan, terkadang perlu melarikan diri dari massa glasial yang sering
runtuh, di tengah-tengah dahsyatnya angin topan yang dingin dan menderu-deru.
Pada tahun 1900 tim ekspedisi yang berani ini mengarungi 800 mil Inggris di
sepanjang garis pantai yang sama sekali tidak diketahui. Borchgrevink mendekati.
gunung berapi besar yang tertutup es ‘Erebus’ dan ‘Terror’ dan akhirnya
mencapai es besar yang mengeram. Sebuah gua yang dibentuk oleh Zuidpool.
Petualangan ini terletak di kutub selatan magnet. penghalang es besar dan lebar
yang sebelumnya dianggap tidak bisa dilewati. Dengan dua orang Laplander yang
menemaninya, Borchgrevink menaikinya dengan anjing dan kereta luncur
mendorongnya begitu jauh ke depan hingga hanya 12°50 ‘ garis lintang yang
memisahkan mereka dari Kutub Selatan.

Tunggu deskripsi lengkapnya

Dunia Peneliti di Laut
Selatan: Pasifik, Atlantik dan Hindia

Tunggu
deskripsi lengkapnya

 

*Akhir
Matua Harahap
, penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok
sejak 1999 hingga ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan
Jakarta Pusat (1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti
di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi
berkebun di seputar rumah–agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau.
Menulis artikel di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu
senggang, utamanya jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah),
tetapi ekonom yang memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis
Indonesia. Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang
dibuang sayang (publish or perish). Korespondensi:
akhirmh@yahoo.com

 

Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11.07.2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10.07.2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

09.07.2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

08.07.2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

07.07.2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

06.07.2024
Next Post
Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank Bukopin Syariah di Solo

Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank Bukopin Syariah di Solo

Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank Bukopin Syariah di Sragen

Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank Bukopin Syariah di Sragen

Iklan

Recommended Stories

Mengapa Ibu Kota Negara Perlu Pindah? Ini 6 Alasannya

03.11.2021

Pengadilan kejahatan perang atas 17 tentara Jepang di Makassar, 1947

01.10.2019
Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank OCBC NISP di Tangerang

Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank OCBC NISP di Tangerang

26.02.2021

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

Solusi Islam Menurut Hadist untuk Dua Insan yang Saling Jatuh Cinta

22.01.2026
Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

Trofi Asli Piala Dunia Dipamerkan di Jakarta

22.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?