Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Kota Surabaya (17): Jembatan Merah Surabaya ‘Roode Brug’; Namanya Disebut Jembatan Merah Sudah dari Doeloe

Tempo Doelo by Tempo Doelo
10.12.2017
Reading Time: 17 mins read
0
ADVERTISEMENT



false
IN




























































































































































false
IN



























































































































































Residen Surabaya mengeluarkan peraturan (dan
sanksi) untuk menjaga jembatan dan properti yang terkait (bruggen of andere
werken van den waterstaat) Kali Emaas (Javasche courant, 14-03-1829). Tahun
keluarnya peraturan ini adalah tahun-tahun terakhir Perang Jawa. Untuk
mengantisipasi ekses dari berakhirnya Perang Jawa boleh jadi peraturan ini
dibuat oleh Resident van Soerabaja.
Lokasi jembatan ini berada di sekitar rumah
Bupati Soerabaja (di arah hulu rumah Resident). Sebab jalan pos
Trans-Java masih berada di sekitar rumah Bupati (kini Jembatan).
Jembatan yang ada ini diduga
masih terbuat dari kayu. Jembatan ini besar kemungkinan jembatan yang dibangun setelah
era pembangunan jalan pos Trans-Java (era Daendels). Jalan pos ini
menghubungkan utara di Gresik dengan selatan di Pasoeroang melalui Soerabaja.
Kapan jembatan merah dibangun belum ada data
dan informasi yang akurat. Meski demikian, nama Roode Brug di Surabaya sudah
diberitakan tahun 1858 (De Oostpost: letterkundig, wetenschappelijk en
commercieel nieuws- en advertentieblad, 25-02-1858). Disebutkan roode brug ini
di Kembang Jepoon.
Ini juga berarti nama
Kembang Jepoon paling tidak sudah muncul tahun 1858.
Pembangunan jembatan merah besar kemungkinan
dilakukan (diintegrasikan) bersamaan dengan pembangunan Rumah Residen yang
baru. Pembangunan dua situs utama di Soerabaja ini antara tahun 1830 dan 1858.
Kapan tepatnya masih memerlukan penelusuran lebih lanjut.
Java-bode, 21-05-1875
Jembatan
Merah di Buitenzorg tidak diketahui secara pasti kapan dibangun. Namun
demikian, jembatan yang menghubungkan pusat Kota Buitenzorg dengan Land Semplak
ini sudah terdeteksi namanya pada tahun 1855 dengan nama Roode Brug (Java-bode:
nieuws, handels- en advertentieblad voor Nederlandsch-Indie, 18-07-1855).
Penyebutan dengan nama Jembatan Merah untuk Roode Brug di Buitenzorg baru
muncul tahun 1875. Seorang pemasang iklan di surat kabar Java-bode: nieuws,
handels- en advertentieblad voor Nederlandsch-Indie, 21-05-1875 menulis
Djambatang Merah. Jembatan Merah sendiri berada di Kampong Gardoe. Disebut
gardo karena di tempat itu terdapat 
gardu listrik (kini, Kantor PLN Bogor).
Teknologi pembangunan jembatan di Hindia
Belanda sudah sangat berkembang. Insinyur-insinyur Belanda cukup piawai untuk
urusan konstruksi air seperti kanal, bendungan dan irigasi. Jembatan pertama
yang dibangun di Hindia Belanda adalah Jembatan Buitenzorg (kini Jembatan
Warung Jambu) di atas sungai Tjiliwong pada era Daendels. Jembatan kedua di
atas sungai Tjiliwong adalah Jembatan Kwitang di Batavia yang menghubungkan
Oosterweg dengan Westerweg di Weltevreden menuju
Tanabang (lihat Bataviasche koloniale courant, 26-10-1810).
Setelah Buitenzorg dan Batavia, konstruksi jembatan
berikutnya dibangun di Semarang dan Sourabaja.
Jembatan terpanjang di Hindia Belanda (-18791883)
Jembatan terpanjang di Hindia Belanda
terdapat di Afdeeling Padang Sidempoean yang berada di atas sungai Batangtoro. Jembatan
ini menghubungkan Kota Sibolga dengan Kota Padang Sidempoean. Jembatan
Batangtoroe dibangun tahun 1879 dan selesai dibangun tahun 1883. Jembatan ini
panjangnya 110,23 meter dan lebar 5.54 meter yang dikerjakan oleh arsitek Ir.
A. Eisses. Bahan-bahan yang digunakan selain beton, besi juga menggunakan kayu
yang dengan panjang 30 meter dengan lebar 60 cm. Lokasi jembatan ini berada di
daerah hilir jembatan rotan (yang lama) yang mengambil lebar sungai dengan
kedalaman sungai yang rendah dimana diantara dua sisi sungai terdapat pulau.
Deskripsi jembatan ini dapat dibaca dalam Sumatra-courant: nieuws- en
advertentieblad, 08-05-1883. Disebutkan bahwa jembatan ini kala itu adalah
kebanggaan keberhasilan sipil di Nederlandsch Indie. Pembangunan jembatan ini
menelan biaya f140.000 (dan juga menelan banyak korban karena jatuh dan
hanyut). Jembatan ini menjadi jembatan terpanjang yang pernah ada (hingga tahun
1883).
Jembatan teknologi tradisional

Jembatan Merah Surabaya
atau Roode Brug di bangun di atas Kali Mas (eks sungai Soerabaja) sendiri
panjangnya kala itu sekitar 30 meter. Jika membandingkan dengan Jembatan
Batangtoroe yang panjangnya 110 meter, panjang jembatan Batangtoroe sekitar
empat kali panjang Jembatan Merah. Namun demikian, sebelum introduksi jembatan
teknologi Eropa/Belanda tersebut, nenek moyang Indonesia sudah sejak lama
memiliki pengetahuan sendiri tentang konstruksi jembatan: ada yang terbuat dari
rotan dan ada yang terbuat dari bambu. Jembatan teknologi tradisional di sungai
Soerabaya sesungguhnya bukan di lokasi Roode Brug tetapi agak ke hulu di dekat
Rumah/kraton Bupati (suatu jembatan teknologi bambu persis di lokasi jembatan
Bibis).

RELATED POSTS

Dari album foto Bali-Jawa sekitar tahun 1920 (31): Kawasan pegunungan Jawa Timur

Aneka wajah Nusantara dalam lukisan Josias Rappard, 1888 (5)

Sejarah Menjadi Indonesia (325): Pahlawan Indonesia Tadjuddin Noor, Borneo; Indische Vereeniging di Leiden, Volksraad di Batavia

Jembatan di Era Perang Kemerdekaan

Jembatan Merah menjadi lokasi pertempuran di
Surabaya. Jembatan Merah di Bogor juga menjadi lokasi pertempuran. Hal ini juga
yang terjadi di Jembatan Batang Toroe. Jembatan memang strategis untuk
pertempuran yang didahului penghadangan dan penyergapan.
Tunggu deskripsi lengkapnya
*Dikompilasi oleh Akhir
Matua Harahap
berdasarkan sumber-sumber tempo doeloe. Sumber utama yang
digunakan lebih pada ‘sumber primer’ seperti surat kabar sejaman, foto dan
peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena
saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber
primer. Dalam setiap penulisan artikel tidak semua sumber disebutkan lagi
karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang
disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan
kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan saja.
ADVERTISEMENT
Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari album foto Bali-Jawa sekitar tahun 1920 (31): Kawasan pegunungan Jawa Timur

31.12.2021
Sejarah

Aneka wajah Nusantara dalam lukisan Josias Rappard, 1888 (5)

30.12.2021
Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (325): Pahlawan Indonesia Tadjuddin Noor, Borneo; Indische Vereeniging di Leiden, Volksraad di Batavia

30.12.2021
Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (324): Pahlawan Nasional Sultan Aji Muhammad Idris Asal Kutai; Pantai Timur Borneo pada Era VOC

30.12.2021
Sejarah

Dari album foto Bali-Jawa sekitar tahun 1920 (30): Enam foto dari Jawa Timur

29.12.2021
Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (323): Pahlawan Nasional Pengeran Mohamad Noor, Banjar; THS te Bandoeng, Volksraad dan BPUPKI

29.12.2021
Next Post
Wedhang Asle, Wedhang Manis yang Membuat Rindu

Wedhang Asle, Wedhang Manis yang Membuat Rindu

10 HOTEL KELUARGA TERBAIK BUAT LIBURAN AKHIR TAHUN

Iklan

Recommended Stories

Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank Sinarmas di  Jakarta Timur

Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank Sinarmas di Jakarta Timur

20.11.2020

Air Terjun Tegan Kiri: Dari Suara Tangis sampai Keindahannya

10.04.2012

Khutbah Idul Adh-ha (Renungan Terhadap Keadaan Kita)

08.10.2013

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?