Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Semarang (7): Situs Tertua di Kota Semarang, Masjid Agung Kauman, Pasar, Alun-Alun dan Kraton Bupati Semarang

Tempo Doelo by Tempo Doelo
19.11.2017
Reading Time: 15 mins read
0
ADVERTISEMENT



false
IN




























































































































































false
IN



























































































































































Pasar belum teridentifikasi pada Peta Semarang 1719. Baru
pada Peta Semarang 1741 pasar teridentifikasi. Hal ini diduga karena pusat
transaksi sebelumnya berada di sepanjang pinggir sungai. Pasar yang
diidentifikasi dekat Dalem (kraton) dan masjid yang diduga lokasi Pasar Djohar
yang sekarang. Pasar ini diduga berkembang setelah orang-orang Moor/Arab
memisahkan diri dari perkampungan Melayu di hilir [Melayu dalam hal ini adalah
pribumi non Jawa termasuk Riaow, Bandjar Bugis, Madura yang beragama Islam,
sedangkan Moor adalah orang-orang laut Tengah yang beragama Islam yang
dibedakan dengan orang-orang (Jazirah) Arab].

RELATED POSTS

Dari album foto Bali-Jawa sekitar tahun 1920 (31): Kawasan pegunungan Jawa Timur

Aneka wajah Nusantara dalam lukisan Josias Rappard, 1888 (5)

Sejarah Menjadi Indonesia (325): Pahlawan Indonesia Tadjuddin Noor, Borneo; Indische Vereeniging di Leiden, Volksraad di Batavia

Aloon-Aloon Semarang, 1880

Pada nantinya
orang-orang Moor di sekitar masjid, VOC dipisahkan dari perkampungan Jawa dan
menempatkannya di seberang sungai menempati perkampungan Tionghoa. Sementara
orang-orang Tionghoa direlokasi ke sisi barat sungai Semarang di hulu perkampungan
Jawa. Hal ini diduga karena orang-orang Cina pada tahun 1741 melakukan
pemberontakan (yang diduga adanya ekses pembantaian orang-orang Cina oleh
militer Belanda di Batavia tahun 1740). Eks perkampungan Tionghoa yang menjadi
perkampungan (baru) menjadi area komunitas Moor yang disebut
Pakadjan/Pekodjan.   

Masjid dan alun-alun Semarang, 1890

Di
area kauman (sekitar masjid) diduga telah berkembang pasar. Suatu lokasi
bertemunya semua komunitas untuk urusan transaksi dagang, yang mana sebelumnya
transaksi dilakukan berada di (sepanjang) pinggir-pinggir sungai. Pasar ini
(sekitar kauman dan masjid) lambat laun menjadi (pusat) pasar. Seiring dengan
perkembangan pasar, persil lahan yang menjadi ‘kantor bupati’ Semarang diubah
menjadi aloon-aloon kota. Sedangkan kebun kopi yang ada di halaman rumah bupati
(kraton) difungsikan sebagai lokasi pasar yang lebih luas (menggantikan pasar
di kauman) yang mana pasar baru ini kelak dikenal sebagai Pasar Djohar.

Dalam
perkembangan lebih lanjut area Eropa/Belanda juga mengalami pertumbuhan
sehingga diperluas ke seberang sungai di sisi barat sungai Semarang. Lokasi
yang dipilih (ditentukan) adalah area antara desa (perkampungan) Jawa di kauman
dengan perkampungan Melayu di arah pesisir. Situs pertama yang dibangun di area
Eropa/Belanda yang baru ini adalah kantor Residen Semarang (yang kelak menjadi
rumah Gubernur Semarang). Sejak itulah dibangun jembatan permanen yang
menghubungkan sisi timur dan sisi barat di atas sungai Semarang yang lokasinya
tepat berada di dekar kantor Residen.
Situs-situs kuno Semarang ini masih terlihat pada masa
ini. Dari beberapa situs kuno di Kota Semarang hanya situs menjadi yang dapat
dianggap eksis sejak doeloe hingga ini hari. Situs masjid ini tidak berubah
meski situs-situs yang lain pernah mengalami relokasi di Semarang. Relokasi
adalah bagian dari perkembangan dan upaya pengembangan kota yang disesuaikan
dengan perencanaan (planologi) kota oleh pemerintah VOC maupun Pemerintah Nederlandsch
Indie (Hindia Belanda). Hal serupa ini kelak terjadi di Kota Bandoeng, Kota
Buitenzorg (Bogor), Kota Padang dan Kota Medan.

*Dikompilasi
oleh Akhir Matua Harahap berdasarkan sumber-sumber tempo doeloe. Sumber utama
yang digunakan lebih pada ‘sumber primer’ seperti surat kabar sejaman, foto dan
peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena
saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber
primer. Dalam setiap penulisan artikel tidak semua sumber disebutkan lagi
karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang
disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan
kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan saja.
ADVERTISEMENT
Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Sejarah

Dari album foto Bali-Jawa sekitar tahun 1920 (31): Kawasan pegunungan Jawa Timur

31.12.2021
Sejarah

Aneka wajah Nusantara dalam lukisan Josias Rappard, 1888 (5)

30.12.2021
Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (325): Pahlawan Indonesia Tadjuddin Noor, Borneo; Indische Vereeniging di Leiden, Volksraad di Batavia

30.12.2021
Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (324): Pahlawan Nasional Sultan Aji Muhammad Idris Asal Kutai; Pantai Timur Borneo pada Era VOC

30.12.2021
Sejarah

Dari album foto Bali-Jawa sekitar tahun 1920 (30): Enam foto dari Jawa Timur

29.12.2021
Sejarah

Sejarah Menjadi Indonesia (323): Pahlawan Nasional Pengeran Mohamad Noor, Banjar; THS te Bandoeng, Volksraad dan BPUPKI

29.12.2021
Next Post
Trip To Bromo Day 2 : Dari Surabaya ke Probolinggo Naik Patas Akas Asri

Kode Pos Kota Ambon Paling Lengkap - Provinsi Maluku

Trip To Bromo Day 2 : Aku dan Balada Si “Bison”

Kode Pos Kota Balikpapan Paling lengkap - Kalimantan Timur

Iklan

Recommended Stories

Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank Sinarmas di  Jakarta Timur

Alamat Lengkap dan Nomor Telepon Kantor Bank Sinarmas di Jakarta Timur

20.11.2020

Air Terjun Tegan Kiri: Dari Suara Tangis sampai Keindahannya

10.04.2012

Khutbah Idul Adh-ha (Renungan Terhadap Keadaan Kita)

08.10.2013

Popular Stories

  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

Bagaimana Nasihat Guru Mengubah Jalan Hidup Imam Hanafi

21.01.2026
Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

Xiaomi Resmi Luncurkan Kids Watch Dengan pelacakan lokasi canggih

21.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?