Aopok
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
Iklan Gratis
SUBSCRIBE
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis
No Result
View All Result
Aopok
No Result
View All Result
Home Sejarah

Sejarah Kota Padang (19): Abdoel Moeis Jaga Jarak Sarikat Islam, Kritik Boedi Oetomo; Sumatranen Bond Didirikan

Tempo Doelo by Tempo Doelo
19.04.2017
Reading Time: 12 mins read
0
ADVERTISEMENT



false
EN-US



























































































































































Abdoel Moeis (1916)

Abdoel
Moeis lahir di Sungai Puar, Agam, 3 Juli 1883. Setelah tamat ELS, Abdoel Moeis melanjutkan
pendidikan ke Batavia di STOVIA. Oleh karena tidak berhasil menyelesaikan
pendidikannya, Abdoel Moeis memulai karir sebagai pegawai pemerintah di Bandoengsche
Afdeelingsbank di Bandoeng. Kemudian pada tahun 1911 dipindahkan menjadi Mantri
Loemboeng di Afdeeling Bandoeng (De Preanger-bode, 11-03-1911). Pada tahun
1913, Abdoel Moeis diketahui bekerja di surat kabar De Preanger-bode yang
terbit di Bandoeng sebagai corrector (De Preanger-bode, 01-01-1913).

Sarikat Islam
Ketika
Sarikat Islam membuka cabang di Bandoeng, Abdoel Moeis  ikut berpartisipasi yang duduk sebagai
sekretaris (lihat De Preanger-bode, 10-02-1913). Abdoel Moeis juga menjadi
editor mingguan Serikat Islam, yang menyuarakan misi Sarikat Islam. Dalam edisi
No. 2 terdapat tulisan dari Dr. Tjipto dan Soewardi (De Preanger-bode, 16-03-1913).
Dalam perkembangannya tiga orang komite SI ditangkap: Tjipto Mangoenkoesoemo
(di kantor redaksi majalah Expres), Suardi Surjaningrat dan Abdul Moeis (di kantor
administrasi Preanger Bode). Mereka ditangkap polisi karena alasan provokatif. Selain
juga Wigna di Sastra, hoofdredacteur van de Kaoem Moeda juga ditangkap (Bataviaasch
nieuwsblad, 31-07-1913).

Bataviaasch
nieuwsblad, 31-07-1913

Sarikat Islam
adalah sarikat pribumi didirikan oleh Tjokroaminoto dan kawan-kawan di
Soerabaja (transformasi Sarikat Dagang Islam) ingin mencounter sarikat Boedi
Oetomo yang telah didirikan tahun 1908 (yang eksklusif bagi dirinya di Jawa). Pada
tahun 1908 mahasiswa-mahasiswa pribumi di Belanda yang dipimpin oleh Soetan
Casajangan coba mengcounter Boedi Oetomo yang dianggap kedaerahan dengan
mendidirikan Perhimpoenan Indonesia (Indsich Vereeniging/IV). Ide ini boleh
jadi di dalam pikiran Soetan Casajangan bahwa sarikat pribumi yang berbasis
nasional sudah didirikan oleh Dja Endar Moeda di Padang pada tahun 1900 yang
diberi nama Medan Perdamaian. Kini, Sarikat Islam yang memiliki cakupan seluruh
Hindia Belanda seakan mengikuti pakem IV (organisasi trans-nasional).

RELATED POSTS

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

De Preanger-bode, 31-07-1913

Abdoel
Moeis dalam perkembangannya mendapat tekanan. De Preanger-bode, 31-07-1913 melaporkan empat anggota komite SI
tersebut yang ditangkap sebelum dilakukan pertemuan ‘besar’ di rumah Soewardi
kini telah terpecah: ‘Tjipto dan Suardi berada di dalam tahanan. Wigoja dan
Moeis yang sebelumnya ditahan dan setelah ditekan dilepaskan.. kita dapat
mengatakan dengan kepastian lebih dari Moeis, karena kita tahu dia sebagai
teman baik dari ras kita. Selanjutnya membuktikan mendengar bahwa yang terakhir
telah mengundurkan diri dari komite, dan karena itu tidak bertanggung jawab
tidak bisa bersatu’.
Abdoel Moeis kembali ke pakem semula.

Saat mana SI
mulai digembosi, Boedi Oetomo mulai dianakemaskan oleh pemerintah melalui Dr.
Rinkes. Jong Javanen BO telah mendapat subsidi dan empat anggotanya telah
mendapat beasiswa untuk sekolah di Belanda. SI mulai ‘gigit jari karena iri’
melihat BO yang semakin ‘gemuk’ dengan asupan gizi yang lebih baik. Dewan
Eksekutif yang baru BO saat ini terdiri dari: R. Soetopo. R Soemarsono, R.
Ardiwinata, RM. Gondoatmodjo, R. Soerjo, R. Soepadmo dan R Soetomo. Pada ulang
tahun BO yang ketujuh kantor pusat BO yang baru telah didirikan dengan
sukacita.
Dalam
suatu kesempatan pada ulang tahun ketujuh BO, Abdoel Moeis mengatakan bahwa selama
tujuh tahun BO, dimiliki oleh intellectuels Jawa, menurut undang-undang jelas
tetap mengecualikan warga Hindia Belanda lainnya (De Preanger-bode, 08-08-1915).
Bantuan berupa uang Pemerintah tak sedikit pun menyentuh Sumatera meski keramahan
yang tulus dari Sumatera untuk menampung tamu (transmigran) dari Jawa yang penuh
sesak pada tanah yang bersih (Lampong, Sumatera Tengah, Pantai timur Sumatera,
Aceh), yang pada intinya keinginan hanya kemajuan pulau Jawa dengan Jawanya.
Para pengurus manajemen pusat BO sekarang sudah saatnya istirahat dengan arah
konservatif seperti itu. Fakta bahwa itu bukan untuk melakukan hanya kemajuan
dengan Jawa saja, tetapi kemajuan Hindia Belanda dengan Boemi Poetra. Asosiasi BO
seperti yang didambakan.
Pada tahun 1900
Medan Perdamaian di Padang yang dipimpin oleh Dja Endar Moeda telah memberikan
bantuan untuk pendidikan di Semarang.
Sumatranen Bond
Didirikan di Belanda
Kritik
Abdoel Moeis ini dapat dirasakan oleh seorang mahasiswa Sekolah Kedokteran
Hewan di Buitenzorg, bernama Sorip Tagor.
Pada
tahun 1916 Sorip Tagor melanjutkan sekolah ke Belanda. Mungkin Sorip Tagor
kecele, setelah Soetan Casajangan pulang ke tanah air tahun 1914, IV yang
dilihatnya di Belanda sudah tidak bergairah, Para pengurus IV tampaknya sudah
mulai ‘berkiblat’ ke BO di Jawa.
Soetan
Casajangan setelah selesai studi bekerja di Belanda. Pada tahun 1914 Soetan
Casajangan pulang ke tanah air. Sebelum mendapat penempatan sebagai guru,
Soetan Casajangan mengajar di sekolah Eropa di Buitenzorg. Pada saat ini Soetan
Casajangan dan Sorip Tagor yang berbicara banyak hal. Pada tahun 1915 Soetan
Casajangan ditempatkan sebagai guru di Sekolah Radja di Fort de Kock.  
Pada
tahun 1917, Sorip Tagor ‘berteriak’ dan menghimpun mahasiswa-mahasiswa asal
Sumatra untuk mendirikan Sumatranen Bond (untuk ‘melawan’, euphoria Jong
Javanen yang terus memuncak dengan sokongan pemerintah).
Pada akhir tahun
1917 di Batavia didirikan Sumatranen Bond oleh mahasiswa-mahasiswa STOVIA.
Tunggu
deskripsi lengkapnya
*Dikompilasi
oleh Akhir Matua Harahap berdasarkan
sumber-sumber tempo doeloe. Sumber utama yang digunakan lebih pada ‘sumber
primer’ seperti surat kabar sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya
digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga
merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam setiap
penulisan artikel tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di
artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber
yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini
hanya untuk lebih menekankan saja.
ADVERTISEMENT
Tags: IlmuInformasiPengetahuanPeradabanSejarahZamam Dahulu
ShareTweetPin
Tempo Doelo

Tempo Doelo

Related Posts

Kanker darah tidak boleh makan ini
Sejarah

Peta kuno dari tahun 1724: Jawa dalam tujuh bagian

11.07.2024
Sejarah

Pasukan Inggris meninggalkan Indonesia, 29 November 1946

10.07.2024
Sejarah

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

09.07.2024
Sejarah

Apel terakhir pasukan Inggris sebelum meninggalkan Indonesia dan menyerahkan kontrol militer kepada tentara Belanda, 28 November 1946

08.07.2024
Sejarah

Peta kuno dari sekitar tahun 1633: Posisi Nusantara di Asia

07.07.2024
Sejarah

Pemindahan warga Belanda/Indo mantan penghuni kamp Jepang ke Australia, 1946

06.07.2024
Next Post

Tips Jalan-jalan Hemat di Jepang

Alamat PT Pegadaian Di Sumbawa Dan Sumbawa Barat

Alamat PT Pegadaian Di Sumbawa Dan Sumbawa Barat

Iklan

Recommended Stories

Meluruskan Aqidah dan Manhaj (12)

23.06.2016

5 Karakteristik Mentor Bisnis Ideal

23.04.2012

Perelokkanlah Urusan Pengkafanan

24.06.2019

Popular Stories

  • Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    Video Viral Andini Permata Bersama Bocil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Masih Buka Peluang Beri Insentif Industri Tekstil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga iPhone 14 Turun di Indonesia Jadi Mulai Rp 8 Jutaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denada Tolak Ganti Rugi Rp7 Miliar, Ressa Rizky: Saya Cuma Mau Pengakuan!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Timnas Indonesia Akan Hadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon & Saint Kitts & Nevis bersama John Herdman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Aopok

Aopok merupakan layanan informasi terbaru dan terpercaya yang mengabarkan berita di indonesia dan seluruh dunia.

LEARN MORE »

Terkini

Hayati Kamelia Bantah Cekcok dengan Irish Bella di Medsos: Kenal Saja Enggak

Hayati Kamelia Bantah Cekcok dengan Irish Bella di Medsos: Kenal Saja Enggak

23.01.2026
Insanul Fahmi Akhirnya Minta Maaf pada Wardatina Mawa, Akui Khilaf Lakukan Poligami

Insanul Fahmi Akhirnya Minta Maaf pada Wardatina Mawa, Akui Khilaf Lakukan Poligami

23.01.2026

Kategori

  • Berita
  • Bisnis
  • Bulutangkis
  • Daerah
  • Dunia
  • Edukasi
  • Entertainment
  • Explore
  • Food & Travel
  • Kuliner
  • Lainnya
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Otomotif
  • Religi
  • Sejarah
  • Sepakbola
  • Sports
  • Teknologi & Sains

Navigasi

  • Tentang
  • Kontak
  • Subscription
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Siber
  • Cookies dan IBA
  • Terms

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Filter
    • Terbaru
    • Spesial
    • Istimewa
    • Hot
    • Galeri
  • Berita
    • Daerah
    • Dunia
    • Nasional
  • Bisnis
  • Explore
    • Alamat
    • Food & Travel
      • Kuliner
      • Resep Masakan
    • Kode Pos
    • Masjid
    • Wisata
  • Religi
  • Sports
  • Tekno
  • More
    • Otomotif
    • Entertainment
    • Lifestyle
    • Edukasi
    • Lainnya
  • Network
    • Artikel
      • Biodata Viral
      • Chord Lirik
      • Religi
      • Resep Masakan
      • Ulasan Film
      • Tempo Dulu
    • Iklan Gratis
    • Media Sosial
    • Terviral
    • Seputar Bisnis
    • Pasang Iklan
    • Jok Bangka
    • Ulasan Bisnis
    • Trading
    • Top Bisnis

© 2026 Aopok.com - theme by Iklans.com - Pugur.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?